Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Aksi ‘Lamaran’ Marco Bezzecchi ke RS-GP, Kisah Unik Usai Menangi MotoGP Valencia 2025

Lugas Rumpakaadi • Senin, 17 November 2025 | 16:00 WIB
Selebrasi unik Marco Bezzecchi usai menangi MotoGP Grand Prix Valencia 2025.
Selebrasi unik Marco Bezzecchi usai menangi MotoGP Grand Prix Valencia 2025.

RADARBANYUWANGI.ID - Grand Prix Valencia 2025 menghadirkan salah satu momen paling menghibur dan berkesan dalam dunia MotoGP.

Marco Bezzecchi, pemenang balapan di Sirkuit Riccardo Tormo pada Minggu (16/11/2025), merayakan kemenangannya dengan cara yang tidak biasa.

Pembalap Italia itu melakukan aksi ‘lamaran’ kepada motor Aprilia RS-GP yang mengantarkannya meraih podium tertinggi.

Dalam victory lap yang sarat emosi dan hiburan, Bezzecchi berlutut di hadapan RS-GP.

Aksi tersebut bukan hanya mengundang tawa para penonton, tetapi juga membuat sang mentor, Valentino Rossi, merasa bangga atas kreativitas muridnya itu. Selebrasi ini segera menjadi sorotan di paddock maupun media internasional.

Ketika kembali ke paddock, Bezzecchi menegaskan kepada media bahwa “dia mengatakan ya”.

Ucapan itu merujuk pada simbolik ‘persetujuannya’ membawa pulang motor RS-GP, hadiah yang dipertaruhkan bersama CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola.

Bezzecchi mengungkapkan bahwa ia menantang Rivola di awal musim, bila ia berhasil meraih tiga kemenangan grand prix, ia berhak membawa pulang sepeda motor RS-GP.

Dengan kemenangan di Valencia sebagai kemenangan ketiganya pada musim 2025, Bezzecchi resmi memenangi taruhan tersebut.

Dengan nada bercanda, ia menuturkan, “Saya harus bertanya apakah RS-GP mau menikah dengan saya. Untungnya dia menjawab ‘ya’. Sekarang sedang tren untuk menikah, jadi saya ikut tren sedikit.”

Di balik candaan itu, Bezzecchi mengakui bahwa taruhan tersebut menjadi pendorong kuat sepanjang musim.

Ia bahkan mengosongkan sebuah ruang besar di ruang tamunya untuk memajang motor yang ia incar.

“Setiap kali pulang dari latihan, saya melihat ruang kosong itu. Itu menjadi pengingat tentang apa yang ingin saya capai,” ujar pembalap berusia 27 tahun tersebut.

Pendekatan tersebut terbukti efektif, mengingat konsistensi performanya sepanjang musim 2025.

Aksi ‘lamaran’ ini bukan satu-satunya selebrasi kreatif yang Bezzecchi lakukan tahun ini.

Pada September lalu, setelah memenangi sprint race di Misano, ia menampilkan selebrasi dengan kaki kayu yang merujuk pada film populer Italia.

Walau terlihat membingungkan bagi penonton internasional, selebrasi tersebut sangat dikenali oleh penggemar di negara asalnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Marco Bezzecchi #motogp #valencia