Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Inggris Ukir Sejarah! Menang di Albania, Singkirkan Rekor 71 Tahun dan Catat Prestasi Belum Pernah Terjadi

Niklaas Andries • Senin, 17 November 2025 | 15:59 WIB

REKOR: Inggris catatkan sejarah usai menundukkan Albania di kualifikasi Piala Dunia 2026
REKOR: Inggris catatkan sejarah usai menundukkan Albania di kualifikasi Piala Dunia 2026
RADARBANYUWANGI.ID - Timnas Inggris mencatatkan tonggak sejarah saat menundukkan Albania 2-0 pada laga pamungkas Grup K Kualifikasi Piala Dunia 2026, Minggu malam.

Kemenangan di Tirana tersebut bukan sekadar menjaga rekor sempurna, tetapi juga menghadirkan pencapaian yang belum pernah diraih sebelumnya oleh skuad senior putra Inggris.

Meski sudah memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia di Amerika Utara sejak jeda internasional November, pasukan Thomas Tuchel tetap tampil serius dalam menutup fase grup.

Albania pun sudah aman di posisi kedua setelah menang 1-0 atas Andorra, sehingga laga ini lebih menjadi ajang menjaga gengsi.

Eksperimen Tuchel, Babak Pertama Tumpul

Baca Juga: Gubernur Luthfi Turun Gunung! Relokasi Korban Longsor Cibeunying Dikebut, 20 Warga Masih Dicari

Dengan status juara grup yang sudah terkunci, Tuchel melakukan eksperimen besar dengan merombak tujuh pemain dari susunan starter sebelumnya. Perubahan itu membuat Inggris kehilangan ritme dan koneksi permainan pada babak pertama.

Namun, pergantian pemain pada babak kedua menjadi titik balik. Umpan flick Bukayo Saka dari situasi sepak pojok dan umpan silang matang Marcus Rashford sukses diselesaikan Harry Kane menjadi dua gol cepat.

Cetak Rekor Nasional: 11 Kemenangan Kompetitif Beruntun

Kemenangan di Tirana menandai 11 kemenangan kompetitif beruntun Inggris, rekor baru sepanjang sejarah tim nasional mereka. Ini adalah rentetan kemenangan kompetitif terpanjang yang pernah dicatat tim senior putra Inggris.

Rangkaian kemenangan tersebut mencakup dua kemenangan atas Albania, Serbia, Andorra, dan Latvia di Grup K, ditambah kemenangan era Lee Carsley atas Republik Irlandia, Yunani, dan Finlandia di UEFA Nations League.

Inggris kini sudah 13 bulan tidak terkalahkan di ajang kompetitif sejak terakhir kali tumbang dari Yunani pada Oktober 2024. Satu-satunya kekalahan di bawah Tuchel datang dari laga persahabatan melawan Senegal yang berakhir 1-3.

Samai Rekor 71 Tahun Tanpa Kebobolan

Inggris juga mencatat delapan clean sheet dari delapan laga kualifikasi—menjadikan mereka negara UEFA kedua dalam sejarah yang menyapu bersih kemenangan tanpa kebobolan pada seluruh pertandingan Kualifikasi Piala Dunia. Rekor tersebut sebelumnya hanya dimiliki Yugoslavia pada edisi 1954.

Catatan itu berpotensi disamai Spanyol yang telah mencetak 19 gol tanpa kebobolan jelang laga pamungkas melawan Turki.

Jarell Quansah Dapat Pujian Setinggi Langit

Salah satu sorotan laga adalah debut starter Jarell Quansah. Bek Bayer Leverkusen itu tampil sebagai bek kanan dan langsung menuai pujian dari Tuchel.

“Saya sangat terkesan dengan Jarell Quansah. Di laga debutnya, ia bermain seolah sudah memiliki 50 caps,” ujar Tuchel.

Pelatih Jerman itu juga menekankan kekuatan kedalaman skuad Inggris yang mampu mengubah jalannya pertandingan lewat pemain pengganti.

Menanti Undian Grup Piala Dunia

Inggris akan mengetahui lawan-lawan mereka di fase grup Piala Dunia 2026 pada 5 Desember mendatang. Saat ini, mereka menjadi satu dari 31 negara yang telah memastikan tempat di putaran final. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#piala dunia 2026 #albania #inggris #thomas tuchel