RADARBANYUWANGI.ID - Hari kedua gelaran Banyuwangi BMX Supercross 2025 kembali memadati Sirkuit BMX Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Minggu (16/11).
Ratusan riders dari berbagai negara kembali memacu kecepatan dalam balapan berstandar internasional tersebut.
Tidak hanya dari Indonesia, peserta juga hadir dari Malaysia, Latvia, hingga China. Namun, lima riders asal China terpaksa tak melanjutkan lomba hari kedua.
“Peserta dari China pamit karena Senin (17/11) mereka ada ujian sekolah,” jelas Plt Kadispora Banyuwangi, M. Alfin Kurniawan.
Alfin menambahkan, selain mengejar garis finis tercepat, para rider juga memperebutkan poin penting untuk syarat menuju kualifikasi Olimpiade.
“Yang mengumpulkan poin adalah kategori champion: Junior usia 17–18 tahun, Elite usia 19 tahun ke atas, dan U-23,” terangnya.
Bupati Ipuk: Semua Riders adalah Juara
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung event internasional ini.
Baca Juga: Emas Perhiasan Anjlok Akhir Pekan! 24K Turun, 23K Naik — Cek Daftar Lengkap Harga 16 November 2025
Ia berharap ajang BMX Supercross dapat digelar setiap tahun dan mengokohkan Banyuwangi sebagai pusat sport tourism kelas dunia.
“Semua riders di pergelaran ini adalah pemenang. Mereka sudah bekerja keras dan berlomba secara sportif,” ujar Ipuk.
Ia juga memotivasi riders muda asal Banyuwangi agar tidak minder dan percaya pada kemampuan diri.
“Suatu hari nanti, podium tertinggi akan menjadi milik kalian.”
Salah Satu yang Terbaik di Asia
Ketua Umum Federasi Sepeda Indonesia sekaligus KOI, yang diwakili Jadi Rajagukguk, mengapresiasi Banyuwangi yang dinilai mampu menyelenggarakan event BMX internasional dengan sangat baik.
“BMX Supercross di sini salah satu yang terbaik di Asia,” ucapnya.
Hasil Hari Pertama: Latvia & Indonesia Kuasai Podium
Pada hari pertama (15/11), rider Latvia, Martins Emils, tampil menggila di kategori men elite.
Ia menuntaskan lintasan 465 meter dengan waktu 43 detik, mengungguli dua rider Indonesia, Rio Akbar dan Rifki Fasya.
Martins mengaku lintasan Muncar sangat panjang dan menantang, apalagi cuaca berubah-ubah.
“Kemenangan hari pertama ini luar biasa. Besok saya akan simpan tenaga lebih untuk final,” katanya.
Baca Juga: Liverpool Siapkan Kejutan di Bursa Transfer! Serge Gnabry Masuk Radar The Reds untuk 2026
Sementara itu, di kategori women elite, Indonesia berjaya. Amellya Nur Sifa menjadi yang tercepat, diikuti Latifah.
“Dari semua kejuaraan yang saya ikuti, sirkuit Banyuwangi yang paling menantang dan paling panjang di dunia,” kata atlet peraih emas Asian Games 2023 itu.
Hasil Banyuwangi BMX Supercross 2025
Men Elite:
-
Martins Emils (Latvia)
-
Rio Akbar (Indonesia)
-
Fasya Rifki (Indonesia)
-
M. Fattahillah Haq Nursalam (Indonesia)
-
Firman Chandra Alin (Indonesia)
Women Elite:
-
Amellya Nur Sifa (Indonesia)
-
Latifah (Indonesia)
Men Junior:
-
M. Fernando Van Persie Agusta (Indonesia)
-
Julias Pascal Ginting (Indonesia)
-
Saputra Maulidan Dwi Hartono (Indonesia)
Gelaran hari kedua berlangsung meriah dan menegangkan, sekaligus mempertegas posisi Banyuwangi sebagai tuan rumah ajang sepeda ekstrem bertaraf internasional. (*)
Editor : Ali Sodiqin