Hasil imbang 1-1 di markas Polandia pada Jumat lalu memang menunda pesta mereka. Belanda tertinggal terlebih dahulu lewat gol Jakub Kaminski sebelum Memphis Depay menyamakan kedudukan dua menit setelah jeda.
Secara matematis, posisi Belanda masih mungkin digeser Polandia. Namun, skenarionya begitu tidak masuk akal yakni Belanda harus kalah dari Lituania, dan Polandia wajib menghancurkan Malta dengan selisih 13 gol atau lebih. Dengan kondisi tersebut, publik Belanda bisa bernapas lega menjelang laga di Johan Cruyff Arena.
Belanda juga datang dengan modal impresif. Selain kekalahan adu penalti dari Spanyol di UEFA Nations League, Oranje belum tersentuh kekalahan selama lebih dari satu tahun. Di kandang sendiri, mereka tidak pernah tumbang sejak Oktober 2023.
Lituania: Hindari Juru Kunci, Misi yang Hampir Mustahil
Di kubu lawan, Lituania belum meraih satu pun kemenangan dalam tujuh pertandingan Grup G dan mengoleksi hanya tiga poin, lebih sedikit dari Malta. Peluang mereka untuk menghindari posisi juru kunci hanya terjadi jika mampu mengalahkan Belanda dan Polandia mengatasi Malta.
Namun performa mereka belakangan tidak menjanjikan. Pasukan Edgaras Jankauskas sudah 16 laga tanpa kemenangan di semua ajang, termasuk hasil imbang 0-0 pada laga uji coba melawan Israel pekan lalu.
Meski sempat memberi perlawanan sengit saat kalah 2-3 dari Belanda pada pertemuan pertama di Vilnius, tantangan kali ini diprediksi jauh lebih berat.
Performa Terbaru
Belanda – Kualifikasi Piala Dunia 2026 (Eropa): Menang -Seri -Menang -Menang -Menang -Seri
Lituania – Kualifikasi Piala Dunia 2026 (Eropa): Seri -Seri -Seri -Kalah -Kalah -Kalah
Lituania – Semua Kompetisi: Kalah -Seri -Kalah -Kalah -Kalah -Seri
Berita Tim
Belanda
1. Jan Paul van Hecke menerima kartu kuning pada menit-menit akhir kontra Polandia dan harus absen.
2. Ronald Koeman diperkirakan melakukan beberapa rotasi sektor serang.
3. Tijjani Reijnders berpeluang menggantikan Justin Kluivert sebagai gelandang serang.
4. Xavi Simons juga menjadi kandidat kuat untuk masuk starting XI menggantikan Donyell Malen.
5. Matthijs de Ligt dapat kembali dipasang mendampingi Virgil van Dijk di jantung pertahanan.
Lituania
1. Edvinas Girdvainis absen akibat akumulasi kartu, meski ia memang tidak dipanggil pada jeda internasional kali ini.
2. Kapten Fedor Cernych mencatat sejarah dengan caps ke-102, menjadi pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang sejarah tim nasional.
3. Gvidas Gineitis kemungkinan kembali tampil sejak awal di lini tengah.
Perkiraan Susunan Pemain
Belanda (4-2-3-1)
Verbruggen; Timber, De Ligt, Van Dijk, Van de Ven; Gravenberch, De Jong; Simons, Reijnders, Gakpo; Depay
Lituania (3-5-2)
Svedkauskas; Tutyskinas, Armalas, Utkus; Sirvys, Gineitis, Vorobjovas, Golubickas, Lasickas; Cernych, Paulauskas
Prediksi Skor: Belanda 3–0 Lituania
Lituania memang tampil cukup baik pada pertemuan pertama, tetapi level permainan keduanya sangat timpang. Di hadapan publik sendiri dan dengan ambisi mengunci tiket Piala Dunia 2026, Belanda diprediksi menang meyakinkan dan memastikan puncak klasemen Grup G. (*)
Editor : Niklaas Andries