Italia sudah mengunci posisi dua besar sehingga tidak tersisa banyak tensi dalam dua laga terakhir grup. Meski begitu, mereka tetap membutuhkan kemenangan untuk menjaga momentum setelah performa yang sempat goyah.
Sejak kekalahan 0-3 dari Norwegia pada laga pembuka, hasil yang berujung pada perpisahan dengan Luciano Spalletti, Italia bangkit di bawah komando pelatih baru, Gennaro Gattuso.
Enam kemenangan beruntun berhasil diraih, termasuk kemenangan 2-0 atas Moldova pada Kamis lalu lewat gol telat Gianluca Mancini dan Francesco Pio Esposito.
Secara matematis, Italia masih mungkin merebut posisi puncak, namun peluang itu nyaris mustahil terwujud. Mereka tertinggal tiga poin dan kalah jauh dalam selisih gol. Satu-satunya jalan adalah menang dengan margin sembilan gol atas Norwegia, sebuah skenario yang sangat tidak realistis.
Yang lebih rasional bagi Italia adalah menuntaskan dendam mereka terhadap Norwegia, sekaligus menambah kepercayaan diri jelang playoff, jalur yang dua kali menggagalkan La Nazionale tampil di Piala Dunia terakhir.
Norwegia: Euforia Menjelang Akhir Penantian 28 Tahun
Norwegia tinggal selangkah lagi menuju penampilan perdana di Piala Dunia sejak 1998. Mereka tampil luar biasa di Grup I, menjadi tim tersubur dengan 33 gol, termasuk 14 gol Erling Haaland.
Landslaget menyapu bersih 21 poin dari tujuh pertandingan, termasuk kemenangan telak 11-1 atas Moldova dan 5-0 atas Israel. Satu-satunya hasil non-kemenangan dalam periode panjang mereka hanyalah imbang kontra Selandia Baru di laga persahabatan bulan lalu.
Pada laga terakhir, Haaland dan Alexander Sorloth masing-masing mencetak dua gol untuk memastikan kemenangan 4-0 atas Estonia, membuat Norwegia semakin dekat dengan tiket ke Amerika Utara.
Satu gol tambahan saja akan membuat mereka mencetak rekor gol terbanyak dalam satu kampanye kualifikasi UEFA abad ini.
Performa Terbaru
Italia – Kualifikasi Piala Dunia (Eropa): Menang - Menang - Menang - Menang - Menang - Menang
Norwegia – Kualifikasi Piala Dunia (Eropa): Menang - Menang - Menang - Menang - Menang - Menang
Norwegia – Semua Kompetisi: Menang - Menang - Menang - Menang - Seri - Menang
Berita Tim
Italia
1. Gennaro Gattuso mengisyaratkan rotasi demi menghindari pemain terkena akumulasi kartu sebelum playoff.
2. Sandro Tonali hampir pasti diistirahatkan.
3. Moise Kean dan Nicolo Cambiaghi absen karena cedera.
4. Nicolo Barella kembali setelah menjalani skorsing.
5. Mateo Retegui, lima gol dan empat assist di Grup I, diprediksi kembali mengisi lini depan menggantikan Gianluca Scamacca yang belum tajam.
6. Gianluigi Donnarumma kembali ke posisi kiper utama.
Norwegia
1. Erling Haaland hanya butuh dua gol untuk menyamai rekor Robert Lewandowski sebagai top skor sepanjang masa kualifikasi UEFA (16 gol).
2. Haaland kembali berduet dengan Sorloth di lini depan, didukung Oscar Bobb dan Antonio Nusa dari sisi sayap.
3. Kapten Martin Odegaard absen karena cedera lutut, tetapi tetap hadir untuk mendukung tim.
4. Leo Ostigard kembali masuk skuad setelah pulih dari patah tulang rusuk, namun Torbjorn Heggem mungkin tetap dipercaya sebagai starter.
Perkiraan Susunan Pemain
Baca Juga: Kabar Baik! Tol Prosiwangi Dibuka Saat Nataru, Perjalanan Probolinggo–Banyuwangi Kini Cuma 2 Jam!
Italia (4-3-3)
Donnarumma; Di Lorenzo, Mancini, Bastoni, Dimarco; Barella, Locatelli, Cristante; Politano, Retegui, Raspadori
Norwegia (4-4-2)
Nyland; Ryerson, Heggem, Ajer, Bjorkan; Bobb, Berg, Berge, Nusa; Sorloth, Haaland
Prediksi Skor: Italia 2–2 Norwegia
Italia tampil produktif sejak kedatangan Gattuso, tetapi Norwegia memiliki daya gedor luar biasa. Dengan tekanan yang relatif rendah bagi kedua tim, laga diprediksi berjalan terbuka dan berimbang. Norwegia pun hampir pasti merayakan kepastian lolos ke Piala Dunia setelah pertandingan. (*)
Editor : Niklaas Andries