Edisi kali ini menjadi istimewa karena turut menandai ulang tahun ke-30 penyelenggaraan Piala AFF, sejak pertama kali digelar di Singapura pada 1996.
Presiden AFF, Mayor Jenderal Khiev Sameth, menegaskan bahwa Piala AFF tetap menjadi kompetisi bergengsi yang terus berkembang.
“Piala AFF merupakan kompetisi sepak bola internasional paling prestisius di Asia Tenggara. Kami senang dapat mengonfirmasi jadwal edisi berikutnya yang bertepatan dengan peringatan 30 tahun turnamen ini,” ujar Sameth.
Sponsor Baru dan Jadwal Pelaksanaan Piala AFF 2026
AFF mengumumkan bahwa Piala AFF 2026 akan hadir dengan sponsor utama baru, yang otomatis memberikan nama titel anyar untuk turnamen.
Penyelenggaraan Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus dan akan melibatkan 11 tim nasional Asia Tenggara.
AFF juga memastikan bahwa undian resmi fase grup akan digelar pada tahun depan, dengan tanggal yang masih akan diumumkan.
Rangkaian Jadwal Lengkap Piala AFF 2026
Berikut susunan jadwal turnamen:
Play-off (Kandang–Tandang)
2 dan 9 Juni 2026
Menentukan satu tim terakhir yang lolos ke penyisihan grup.
Fase Grup
24 Juli – 8 Agustus 2026
Sepuluh kontestan akan bermain dalam format round-robin satu putaran di berbagai stadion di Asia Tenggara.
Babak Semifinal
15 – 26 Agustus 2026
Digelar dengan sistem kandang–tandang, mempertahankan tradisi klasik Piala AFF.
Presiden AFF menegaskan bahwa edisi ini akan menjadi perayaan sepak bola regional.
“Kami sangat berterima kasih kepada para pendukung yang menunjukkan antusiasme luar biasa sejak 1996. Kami berharap dapat menghormati warisan agung Hyundai Cup bersama jutaan fans ASEAN serta mitra utama baru kami,” ucap Sameth.
Keuntungan Besar untuk Timnas Indonesia
Jadwal Piala AFF 2026 yang digelar pada pertengahan tahun membawa kabar baik khususnya bagi Timnas Indonesia. Pertandingan berlangsung pada jeda antarmusim kompetisi Eropa, sehingga para pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri sangat mungkin tampil.
Saat ini, skuad Garuda memiliki sejumlah pemain abroad, termasuk:
1. Jay Idzes (Sassuolo – Italia)
2. Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach – Jerman)
3. Calvin Verdonk (LOSC Lille – Prancis)
Dengan kondisi tersebut, Indonesia berpotensi turun dengan kekuatan terbaiknya di turnamen paling bergengsi Asia Tenggara. (*)
Editor : Niklaas Andries