Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Performa KTM Terus Meningkat, Pedro Acosta Nilai Persaingan MotoGP Kini Lebih Seimbang

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 15 November 2025 | 15:32 WIB
Analisis Pedro Acosta tentang persaingan pabrikan MotoGP jelang 2026.
Analisis Pedro Acosta tentang persaingan pabrikan MotoGP jelang 2026.

RADARBANYUWANGI.ID - Pedro Acosta, pembalap muda KTM yang menjadi salah satu sorotan utama MotoGP, memberikan pandangan menarik tentang dinamika persaingan antar pabrikan menjelang musim 2026.

Ia menegaskan bahwa dominasi Ducati bukan lagi satu-satunya hambatan yang harus dihadapi tim lain, karena kekuatan beberapa pabrikan lain kini semakin meningkat.

Ducati menutup musim 2025 dengan performa impresif setelah berhasil menyapu bersih tiga gelar dunia, yakni pembalap, konstruktor, dan tim.

Meskipun motor GP25 sempat menunjukkan inkonsistensi, khususnya bagi Francesco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio, Marc Marquez tampil luar biasa dengan meraih 11 kemenangan Grand Prix dan 14 kemenangan Sprint Race.

Sementara itu, GP24 tetap kompetitif dengan empat kemenangan dari 22 seri.

Menurut Acosta, situasi MotoGP kini jauh berbeda.

Ketika ditanya apakah KTM dapat menantang Ducati pada 2026, ia menjawab dengan jujur bahwa banyak hal masih perlu diperbaiki.

Namun, ia menekankan bahwa persaingan tidak lagi berpusat pada satu pabrikan.

Aprilia menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang musim, sementara Honda dan KTM juga berhasil menempatkan diri sebagai penantang podium yang konsisten.

“Sekarang bukan hanya Ducati yang menjadi masalah. Aprilia kuat, Honda tampaknya mulai bangkit, dan KTM terus membaik sejak jeda musim panas,” tegas Acosta.

Ia menambahkan bahwa persaingan antarpabrikan kini jauh lebih merata, menciptakan empat tantangan sekaligus ketimbang hanya satu dominator.

Balapan di Valencia menjadi kesempatan terakhir bagi Acosta untuk meraih kemenangan perdana di MotoGP sekaligus memberikan KTM kemenangan pertama sejak 2022.

Sejarah KTM di Valencia pun cukup menarik, pada 2023, Jack Miller dan Brad Binder menjadi kandidat kuat untuk menang sebelum mengalami kecelakaan, sementara Pol Espargaro memberikan podium pertama bagi KTM di trek ini pada 2018.

Namun, Acosta tetap menjaga ekspektasinya.

Ia memilih untuk tidak terlalu berambisi dan ingin menilai performanya setelah kembali merasakan motornya di lintasan.

“Kami menemukan konsistensi dalam beberapa balapan terakhir, tetapi masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Ini adalah tarian terakhir musim ini,” ujarnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#ktm #Pedro Acosta #ducati #motogp #aprilia #honda