Portugal tertinggal 0-2 ketika Ronaldo terlibat benturan dengan Dara O’Shea. Siku Ronaldo terlihat mengenai punggung sang bek, membuat wasit Glenn Nyberg awalnya mengeluarkan kartu kuning. Namun setelah meninjau insiden tersebut, ia mengubah keputusan menjadi kartu merah.
Kartu merah ini merupakan yang pertama bagi Ronaldo selama membela Portugal dalam 226 penampilannya. Portugal kini harus menghadapi Armenia pada laga kandang hari Minggu tanpa sang kapten, sebuah pertandingan yang wajib mereka menangkan demi memastikan tiket langsung ke Piala Dunia.
Insiden tersebut juga diwarnai interaksi panas, termasuk adu kata antara Ronaldo dan pelatih Republik Irlandia, Heimir Hallgrimsson, serta tepuk tangan sinis Ronaldo kepada penonton.
Akankah Ronaldo Mendapat Skorsing Tiga Laga?
Pekan ini Ronaldo telah mengumumkan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen besar terakhir dalam kariernya. Namun kartu merah tersebut membuatnya berpotensi absen di awal turnamen.
Secara otomatis, kartu merah itu membuat Ronaldo terkena skors satu pertandingan, sehingga ia dipastikan absen pada laga penting melawan Armenia. Namun pelanggaran dengan kategori kekerasan hampir selalu berujung pada hukuman tambahan, dan pertandingan ekstra yang menjadi sanksi hanya dapat dijalani di laga resmi.
Jika Portugal berhasil menang atas Armenia dan lolos langsung ke Piala Dunia, maka pertandingan resmi berikutnya adalah laga pembuka fase grup di Amerika Serikat–Meksiko–Kanada. Artinya, hukuman tambahan dapat membuat Ronaldo melewatkan satu atau dua laga awal turnamen.
Namun jika Portugal secara mengejutkan harus melalui babak play-off, pemain berusia 40 tahun itu bisa absen pada semifinal play-off dan bahkan final play-off, bergantung pada keputusan sanksi.
Berapa Laga yang Akan Disanksikan? FIFA yang Menentukan
Jumlah pertandingan yang akan dijadikan hukuman masih berada sepenuhnya di tangan Komite Disiplin FIFA. Secara teknis, FIFA dapat saja memutuskan untuk tidak menambah hukuman, sehingga Ronaldo tidak perlu khawatir absen di Piala Dunia.
Namun kode disiplin FIFA menyatakan bahwa kartu merah karena “penyerangan, termasuk menyiku, memukul, menendang, menggigit, meludah, atau memukul lawan” umumnya dikenai skors tiga pertandingan. Itu berarti Ronaldo berpotensi melewatkan dua laga pertama fase grup atau dua pertandingan play-off.
Meski demikian, setiap kasus dinilai secara individual. Sebagai contoh, pada Piala Dunia Wanita 2023, Lauren James dari Inggris hanya menerima skors dua pertandingan setelah menginjak punggung Michelle Alozie dari Nigeria.
Dengan demikian, hukuman idealnya tiga pertandingan, tetapi tidak menutup kemungkinan Ronaldo hanya dijatuhi dua laga skors.
Belum ada tanggal pasti untuk pengumuman keputusan, tetapi merujuk pada periode internasional sebelumnya, Komite Disiplin FIFA biasanya melakukan pertemuan pada awal bulan berikutnya. Jika pola tersebut berlanjut, Ronaldo akan mengetahui nasibnya mendekati pengundian Piala Dunia pada 5 Desember. (*)
Editor : Niklaas Andries