Meski tampil agresif sejak menit awal dan terlihat siap mendominasi, Jerman justru mendapat perlawanan sengit. Luksemburg beberapa kali menciptakan peluang berbahaya dan mampu menahan imbang Die Mannschaft hingga jeda.
Namun, kebuntuan pecah hanya lima menit setelah babak kedua dimulai. Woltemade membuka keunggulan Jerman, sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor 20 menit kemudian melalui penyelesaian klinis yang menegaskan keunggulan tim tamu.
Pelatih Julian Nagelsmann diperkirakan tidak terlalu puas dengan penampilan anak asuhnya, terutama pada babak pertama ketika Luksemburg tampil lebih percaya diri dan lebih berbahaya.
Lini belakang Jerman terlihat rapuh, mengkhawatirkan mengingat Luksemburg baru mencetak satu gol dari empat laga sebelumnya. Beruntung, penyelesaian akhir yang buruk membuat tuan rumah gagal memaksimalkan peluang.
Jerman berhasil memperbaiki permainan di babak kedua, membatasi peluang lawan sekaligus memaksimalkan kreativitas Woltemade dan Leroy Sane untuk mengamankan kemenangan penting. Hasil ini membuat Jerman berada di puncak klasemen Grup A, sejajar poin dengan Slovakia tetapi unggul selisih gol.
Cukup hasil imbang pada laga penentuan melawan Slovakia sudah memastikan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026. Namun, penampilan inkonsisten pada laga melawan Luksemburg membuat para pendukung Jerman waswas, terlebih Slovakia sebelumnya sempat menaklukkan Jerman 2-0 dalam pertemuan pertama.
Sorotan Pertandingan Luxemburg vs Jerman
49, Luksemburg 0-1 Jerman (Nick Woltemade)
Umpan lambung mengarah ke Leroy Sane di sisi kanan, yang kemudian menusuk ke kotak penalti dan mengirim umpan silang rendah. Woltemade menyambut bola dengan sontekan terukur ke sudut kanan bawah gawang.
69, Luksemburg 0-2 Jerman (Nick Woltemade)
Sane mengalirkan bola ke Ridle Baku di area tengah. Baku melakukan umpan terobosan cerdas kepada Woltemade, yang kemudian men-chip bola melewati kiper dan mengarah ke pojok kiri. Ini menjadi brace pertama Woltemade untuk tim senior Jerman.
Pemain Terbaik: Nick Woltemade
Woltemade kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu penyerang paling produktif Jerman di ajang kualifikasi. Dua golnya bukan hanya membuka jalan kemenangan, tetapi juga meredakan tekanan besar setelah babak pertama yang mengecewakan.
Leroy Sane juga layak mendapat kredit karena berkontribusi langsung dalam dua gol Jerman, termasuk satu assist.
Statistik Pertandingan Luxemburg vs Jerman
Penguasaan bola: Luksemburg 34% – 66% Jerman
Tembakan: Luksemburg 7 – 14 Jerman
Tembakan tepat sasaran: Luksemburg 1 – 7 Jerman
Tendangan sudut: Luksemburg 4 – 4 Jerman
Pelanggaran: Luksemburg 11 – 10 Jerman
Pertandingan Selanjutnya
Luksemburg akan bertandang ke Belfast untuk menantang Irlandia Utara pada laga terakhir Grup A. Apa pun hasilnya, mereka dipastikan menghuni posisi juru kunci.
Jerman akan menjamu Slovakia dalam laga hidup-mati untuk menentukan siapa yang lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 dan siapa yang harus melewati jalur playoff. (*)
Editor : Niklaas Andries