La Roja kini memimpin Grup E dengan 12 poin, unggul tiga angka dari Turki di peringkat kedua. Sementara Georgia berada di posisi ketiga dan membutuhkan dua kemenangan beruntun plus hasil lain yang menguntungkan untuk menjaga peluang lolos ke playoff.
Georgia: Peluang Tipis, Harus Menang
Georgia baru mengantongi tiga poin dari empat laga, hasil dari kemenangan tunggal atas Bulgaria pada 7 September. Dua kekalahan pada Oktober melawan Spanyol dan Turki membuat peluang mereka semakin menipis.
Untuk merebut tiket playoff, skenario Georgia sangat berat:
Wajib menang atas Spanyol dan Bulgaria.
Turki harus kalah pada dua laga terakhirnya melawan Bulgaria dan Spanyol.
Meski belum pernah lolos ke Piala Dunia, Georgia menunjukkan perkembangan pesat usai tampil impresif di Euro 2024 dengan mencapai babak 16 besar.
Namun, sejarah pertemuan tidak berpihak pada mereka: dari sembilan laga kontra Spanyol, Georgia kalah delapan kali dan hanya menang sekali, pada laga persahabatan 2016.
Spanyol dalam Performa Sempurna
Spanyol tampil sempurna di Grup E, menyapu bersih empat laga dengan 12 poin tanpa kebobolan satu pun. Dengan selisih gol +15, jauh di atas Turki (+3), kemenangan atas Georgia praktis memastikan posisi mereka sebagai juara grup, apa pun hasil laga lainnya.
La Roja mengalahkan Georgia 2-0 serta Bulgaria 4-0 pada Oktober, dan tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Sebagai juara bertahan Euro 2024, Spanyol kembali difavoritkan lolos cepat ke Piala Dunia 2026.
Performa Terkini
Georgia – Kualifikasi Piala Dunia Eropa: Kalah-Menang-Kalah-Kalah
Georgia – Semua Kompetisi: Menang-Seri-Kalah-Menang-Kalah-Kalah
Spanyol – Kualifikasi Piala Dunia Eropa: Menang-Menang-Menang-Menang
Spanyol – Semua Kompetisi: Menang-Kalah-Menang-Menang-Menang-Menang
Kabar Tim
Georgia
Georgia kehilangan dua pemain penting akibat cedera:
Otar Kakabadze
Georges Mikautadze (pencetak 21 gol dari 41 caps)
Untuk lini depan, Giorgi Kvilitaia dan Budu Zivzivadze diprediksi turun sejak awal. Sementara bintang utama Khvicha Kvaratskhelia akan menjadi tumpuan kreativitas dan serangan.
Kiper Liverpool, Giorgi Mamardashvili, akan memimpin pertahanan, didukung bek veteran Guram Kashia yang siap mencatatkan caps ke-127.
Perkiraan Susunan Pemain Georgia:
Mamardashvili; Kakabadze, Kashia, Goglichidze, Gocholeishvili; Kiteishvili, Mekvabishvili, Kochorashvili; Zivzivadze, Kvilitaia, Kvaratskhelia.
Spanyol
Spanyol tidak bisa diperkuat sejumlah pemain kunci:
Lamine Yamal (baru menjalani prosedur minor pada pangkal paha)
Rodri, Pedri, dan Nico Williams (cedera)
Meski demikian, kedalaman skuad Spanyol tetap sangat kuat. Ferran Torres, 22 gol dari 51 caps, diprediksi bermain sebagai penyerang tengah. Duo Arsenal, Mikel Merino dan Martin Zubimendi, akan mengisi lini tengah. Sementara Mikel Oyarzabal dan Alex Baena menjadi pilihan di lini serang.
Perkiraan Susunan Pemain Spanyol:
Simon; Porro, Le Normand, Cubarsi, Cucurella; Merino, Zubimendi, Ruiz; Oyarzabal, F. Torres, Baena.
Prediksi Skor: Georgia 0–2 Spanyol
Georgia berpotensi memberi perlawanan, terlebih karena Spanyol kehilangan Yamal. Namun, kualitas La Roja secara keseluruhan masih terlalu kuat. Dengan performa stabil dan pertahanan solid, Spanyol diprediksi membawa pulang tiga poin dan semakin dekat ke Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Niklaas Andries