Pada pertemuan pertama di Brussels, Belgia menggilas Kazakhstan dengan skor telak 6-0. Kini, misi mereka jelas, mengunci tiket ke Amerika Utara tanpa menunggu laga terakhir.
Belgia dalam Misi Penentuan
Belgia tampil dominan di Grup J. Kemenangan krusial 4-2 atas Wales bulan lalu, seusai sempat tertinggal cepat, membawa mereka ke puncak klasemen. Kevin De Bruyne menjadi motor kemenangan dengan dua gol penalti, sementara lini serang Belgia tetap produktif meski tanpa Romelu Lukaku yang cedera.
Dengan 21 gol dari enam pertandingan, “Setan Merah” menjadi salah satu tim tersubur di babak kualifikasi. Mereka unggul satu poin atas Makedonia Utara dan memiliki satu laga lebih banyak. Jika menang di Astana, Belgia resmi lolos sebelum menjamu Liechtenstein di laga terakhir.
Pelatih Rudi Garcia menghadapi tantangan karena sejumlah pilar absen, tetapi kualitas skuadnya diprediksi tetap cukup untuk menyelesaikan misi kualifikasi lebih cepat.
Kazakhstan Hanya Bermain demi Harga Diri
Kazakhstan, yang kini berada di peringkat ke-115 FIFA, tidak lagi memiliki peluang lolos setelah hanya meraih dua kemenangan, keduanya atas Liechtenstein. Dari tujuh pertandingan, mereka kalah empat kali dan baru mencetak sedikit gol.
Hasil imbang 1-1 yang mengejutkan saat melawan Makedonia Utara pada laga terakhir memberikan sedikit harapan, namun menghadapi Belgia tetap menjadi tantangan besar.
Dalam pertemuan sebelumnya pada September, Kazakhstan bertahan cukup baik selama 40 menit sebelum akhirnya dibantai 0-6 di Brussels, hasil yang sekaligus memupus peluang mereka bersaing di grup.
Performa Terkini
Kazakhstan – Kualifikasi Piala Dunia Eropa: Menang-Kalah-Kalah-Kalah-Menang-Seri
Kazakhstan – Semua Kompetisi: Kalah-Kalah-Kalah-Kalah-Menang-Seri
Belgia – Kualifikasi Piala Dunia Eropa: Seri-Menang-Menang-Menang-Seri-Menang
Kabar Tim
Kazakhstan
Baca Juga: Warga Pasuruan Pasang Benner Tolak Pembangunan Sekolah Tamtama Marinir, TNI AL Bilang Begini
Kazakhstan tidak bisa memainkan kiper utama Kairat, Aleksandr Zarutskiy, serta winger Dynamo Moscow, Bakhtiyar Zaynutdinov, yang cedera.
Kapten Nuraly Alip dari Zenit St Petersburg akan memimpin lini belakang, sementara penyerang muda berbakat Dastan Satpaev, yang segera bergabung dengan Chelsea, berpeluang menjadi starter di lini depan.
Perkiraan Susunan Pemain Kazakhstan:
Seysen; Kairov, Kasym, Alip, Vorogovskiy; Zhukov, Karaman; Sviridov, Samorodov, Chesnokov; Satpayev.
Belgia
Tiga pemain kunci absen:
Romelu Lukaku (cedera jangka panjang)
Kevin De Bruyne (cedera)
Thibaut Courtois (adduktor)
Tanpa Courtois, Matz Sels dari Nottingham Forest kemungkinan menjadi starter.
Di lini serang, Leandro Trossard, Alexis Saelemaekers, atau talenta muda Romeo Vermant dapat menjadi opsi menggantikan Lukaku yang biasanya menjadi tumpuan.
Bek kanan Thomas Meunier juga harus menjalani skorsing satu pertandingan karena akumulasi kartu.
Perkiraan Susunan Pemain Belgia:
Sels; Castagne, Debast, Theate, De Cuyper; Onana, Tielemans; Saelemaekers, De Ketelaere, Doku; Trossard.
Prediksi Pertandingan: Kazakhstan 0–2 Belgia
Belgia memang menghancurkan Kazakhstan di pertemuan pertama, tetapi laga tandang di Astana diprediksi lebih menantang. Tanpa penyerang tengah murni dan sejumlah pemain inti, Belgia mungkin tidak mencetak banyak gol.
Namun, kualitas dan kedalaman skuad “Setan Merah” seharusnya tetap cukup untuk membawa pulang tiga poin sekaligus mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Niklaas Andries