Setelah melalui saga transfer yang cukup panjang pada musim panas lalu, Jackson akhirnya bergabung ke Allianz Arena pada detik-detik terakhir bursa transfer dengan status pinjaman dari Chelsea.
Dalam kesepakatan itu, Bayern disebut memiliki opsi pembelian permanen, namun klausul tersebut baru dapat diaktifkan jika pemain asal Senegal itu menjadi starter dalam 40 pertandingan.
Sejauh ini, pemain berusia 24 tahun tersebut baru tampil 12 kali di semua kompetisi dengan rincian 5 kali starter dan 7 kali sebagai pemain pengganti, dengan catatan 3 gol dan 1 assist.
Perannya di skuad Bayern memang penting untuk memberi waktu istirahat bagi Harry Kane, tetapi peluangnya untuk menjadi starter reguler masih terbatas.
Sikap Bayern Munich terhadap Nicolas Jackson
Bayern disebut siap mengizinkan Jackson kembali ke Chelsea lebih awal. Namun, kabar berbeda diungkapkan media Jerman BILD, yang menyebut Bayern tidak berniat memutus masa pinjaman Jackson sebelum berakhir pada musim 2025–2026, dan keputusan ini mendapat dukungan langsung dari sang pemain.
Jackson dikabarkan masih berkomitmen penuh untuk memperjuangkan tempatnya di tim utama dan membantu Bayern meraih trofi, meski menit bermainnya masih terbatas.
Sejak akhir September, ia memang tidak pernah bermain lebih dari 61 menit dalam satu laga. Namun, ia sempat menjadi starter saat Bayern menghadapi Borussia Dortmund dan Bayer Leverkusen, bahkan mencetak gol ke gawang Leverkusen.
Pelatih Vincent Kompany disebut masih melihat Jackson sebagai pemain dengan potensi kontribusi besar di lini serang, meski Bayern diyakini tidak akan mengeluarkan biaya sekitar £57 juta untuk mempermanenkan kontraknya pada musim panas mendatang.
Bagaimana Sikap Chelsea?
Chelsea diyakini tidak terlalu dirugikan oleh keputusan ini. Bayern membayar sekitar £14,5 juta untuk biaya pinjaman selama semusim, jumlah yang sudah menutupi hampir separuh dari biaya transfer £30 juta yang dibayar The Blues kepada Villarreal pada 2023 lalu.
Dengan kontrak jangka panjang yang dimiliki Jackson, Chelsea berada di posisi yang kuat. Klub London Barat itu masih dapat menarik biaya pinjaman besar dari klub lain jika Bayern atau tim lain belum bersedia menebusnya secara permanen.
Bagi Jackson sendiri, keinginan utamanya adalah menemukan klub tetap untuk melanjutkan kariernya secara stabil. Beberapa klub besar di Eropa diyakini masih memantau situasinya, terutama jika peluang bermainnya di Bayern tak kunjung meningkat. (*)
Editor : Niklaas Andries