Dua kemenangan beruntun bulan lalu memastikan Italia finis di posisi dua besar Grup I, sekaligus mengamankan tiket playoff. Meski secara matematis masih berpeluang merebut posisi puncak dari Norwegia, peluang itu sangat tipis.
Italia harus menang di Chisinau dan berharap Norwegia gagal meraih poin saat menjamu Estonia. Namun, mengingat Haaland dan kawan-kawan unggul tiga poin dan selisih gol +16, skenario tersebut hampir mustahil terjadi.
Kedua tim akan bertemu pada laga pamungkas di San Siro akhir pekan ini, tetapi hasil pertandingan di Moldova bisa menentukan apakah Italia masih punya harapan tipis untuk lolos langsung atau sepenuhnya fokus pada playoff.
Setelah gagal lolos ke dua edisi Piala Dunia sebelumnya yakni 2018 dan 2022, juara dunia 2006 itu kini berharap pelatih anyar Gennaro Gattuso mampu mengakhiri kutukan menyakitkan.
Sejak menggantikan Luciano Spalletti pada musim panas lalu, Gattuso membawa Italia meraih empat kemenangan beruntun dan mencetak 16 gol, termasuk kemenangan 3-0 atas Israel bulan lalu lewat dua gol Mateo Retegui.
Sementara itu, Moldova menjadi lawan ideal bagi Italia untuk menjaga momentum. Dalam enam pertemuan terakhir, Moldova selalu kalah dari Italia, kebobolan 17 gol dan hanya mencetak tiga. Pertemuan terakhir pada Juni lalu berakhir dengan kemenangan 2-0 bagi Azzurri.
Moldova memang belum pernah menang di Grup I dan berada di dasar klasemen, namun hasil imbang 1-1 melawan Estonia bulan lalu setidaknya menghentikan tujuh kekalahan beruntun mereka.
Kekalahan telak 1-11 dari Norwegia, yang menjadi kekalahan terburuk dalam sejarah Moldova, membuat pelatih Serghei Clescenco mundur dan digantikan oleh Lilian Popescu.
Pelatih baru itu berhasil membawa timnya meraih satu poin pada debutnya, tetapi menghadapi Italia jelas menjadi ujian berat. Moldova kini menempati peringkat 156 dunia versi FIFA, dan dua laga tersisa, melawan Italia dan Israel, tampaknya akan sangat sulit bagi mereka.
Performa Terkini
Moldova (Kualifikasi Piala Dunia – Eropa): Kalah-Kalah-Kalah-Kalah-Kalah-Seri
Moldova (Semua Kompetisi): Kalah-Kalah-Kalah-Kalah-Kalah-Seri
Italia (Kualifikasi Piala Dunia – Eropa): Kalah-Menang-Menang-Menang-Menang-Menang
Kabar Tim
Pelatih Gennaro Gattuso kemungkinan akan melakukan rotasi besar, dengan fokus utama pada laga playoff mendatang. Nicolo Barella dipastikan absen karena skorsing satu pertandingan, dan posisinya kemungkinan diisi oleh Bryan Cristante dari AS Roma.
Di lini depan, Moise Kean (Fiorentina) terpaksa dicoret karena cedera, digantikan oleh winger Bologna Nicolo Cambiaghi. Giacomo Raspadori juga diragukan tampil setelah mengalami cedera dalam sesi latihan pertama.
Sementara itu, Federico Chiesa menolak panggilan timnas karena masalah kebugaran, namun Gianluca Scamacca telah kembali bergabung. Mateo Retegui, dengan koleksi 5 gol dan 4 assist di kualifikasi, diharapkan tetap menjadi tumpuan utama di lini depan.
Gattuso juga memanggil kembali Alessandro Buongiorno dan Samuele Ricci, sementara kiper muda Cagliari Elia Caprile mendapat panggilan perdana ke skuad senior.
Dari kubu Moldova, Nichita Motpan absen karena cedera, namun gelandang Artur Ionita kembali setelah melewatkan laga bulan lalu. Penyerang utama dan top skor sepanjang masa Moldova, Ion Nicolaescu, juga telah pulih dan siap bermain sejak awal.
Perkiraan Susunan Pemain
Moldova (4-3-2-1):
Avram; Forov, Craciun, Baboglo, Platica, Reabciuk; Caimacov, Rata, Bogaciuc; Postolachi; Nicolaescu
Italia (4-3-3):
Donnarumma; Di Lorenzo, Mancini, Bastoni, Dimarco; Cristante, Locatelli, Tonali; Orsolini, Retegui, Zaccagni
Prediksi Skor: Moldova 0–2 Italia
Italia hampir pasti mengalihkan fokus ke babak playoff, tetapi mereka masih diunggulkan untuk meraih kemenangan atas Moldova. Dengan kualitas dan kedalaman skuad yang jauh lebih unggul, Gli Azzurri diprediksi menang nyaman tanpa harus mengerahkan seluruh kekuatan, menjaga momentum positif menuju laga hidup-mati selanjutnya di San Siro. (*)
Editor : Niklaas Andries