Catatan impresif itu menjadi yang pertama sejak era Woolwich Arsenal pada 1903, membawa skuad Mikel Arteta memimpin klasemen Premier League dengan keunggulan empat poin.
Meski fokus publik tertuju pada solidnya lini belakang, lini serang Arsenal juga produktif dengan 20 gol dari 11 laga, menjadi catatan terbaik ketiga di liga setelah Manchester City (23 gol) dan Chelsea (21 gol).
Namun, trio Viktor Gyokeres, Kai Havertz, dan Gabriel Jesus masih harus bekerja keras jika ingin menyaingi para legenda The Gunners dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub.
Berikut daftar 10 pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Arsenal, disertai statistik lengkap dan prestasi mereka.
1. Thierry Henry (1999–2007 & 2012)
Total gol: 228
Penampilan: 377
Rasio: 0,60 gol per pertandingan
Gol Liga: 175 dari 258 laga
Musim terbaik: 2003–04 (39 gol dari 51 laga)
Hat-trick: 9
Gol pertama: 18 September 1999 vs Southampton
Gol terakhir: 11 Februari 2012 vs Sunderland
Prestasi utama: 2 gelar Premier League, 2 FA Cup, 2 Community Shield, 4 Sepatu Emas Premier League, 2 European Golden Boot, 4 kali Pemain Terbaik Arsenal, dan 5 kali masuk UEFA Team of the Year.
Legenda sejati. Henry bukan hanya ikon Arsenal, tetapi juga simbol kejayaan Premier League era 2000-an.
2. Ian Wright (1991–1998)
Total gol: 185
Penampilan: 288
Rasio: 0,64 gol per laga
Gol Liga: 128 dari 221 laga
Musim terbaik: 1993–94 (35 gol dari 53 laga)
Hat-trick: 11
Gol pertama: 25 September 1991 vs Leicester City
Gol terakhir: 5 Januari 1998 vs West Ham United
Prestasi: 1 gelar Premier League, 2 FA Cup, 1 League Cup, 1 European Cup Winners’ Cup, serta 2 kali Pemain Terbaik Arsenal.
Wright menjadi pahlawan sebelum era Henry dimulai, seorang predator sejati di kotak penalti.
3. Cliff Bastin (1929–1947)
Total gol: 178
Penampilan: 396
Musim terbaik: 1932–33 (33 gol dari 42 laga)
Prestasi: 5 gelar Liga Inggris, 2 FA Cup, dan 5 Charity Shield.
Bastin adalah ikon masa kejayaan Arsenal di era 1930-an dan masih dihormati hingga kini.
4. John Radford (1964–1976)
Total gol: 149
Penampilan: 481
Musim terbaik: 1970–71 (21 gol dari 62 laga)
Prestasi: 1 gelar Liga Inggris, 1 FA Cup, 1 Inter-Cities Fairs Cup.
Dikenal karena daya juang dan loyalitasnya, Radford menjadi pilar Arsenal selama lebih dari satu dekade.
5. Jimmy Brain (1923–1931)
Total gol: 139
Penampilan: 232
Musim terbaik: 1925–26 (39 gol dari 47 laga)
Prestasi: 1 gelar Liga Inggris dan 1 Charity Shield.
6. Ted Drake (1934–1945)
Total gol: 139
Penampilan: 184
Rasio: 0,75 gol per laga
Musim terbaik: 1934–35 (44 gol dari 45 laga)
Prestasi: 2 gelar Liga Inggris, 1 FA Cup, 2 Charity Shield, dan 1 Golden Boot Divisi Pertama.
Drake tercatat sebagai salah satu striker paling produktif yang pernah dimiliki Arsenal.
7. Doug Lishman (1948–1956)
Total gol: 137
Penampilan: 244
Musim terbaik: 1951–52 (29 gol dari 45 laga)
Prestasi: 1 gelar Liga Inggris, 1 Charity Shield.
8. Robin van Persie (2004–2012)
Total gol: 132
Penampilan: 278
Musim terbaik: 2011–12 (37 gol dari 48 laga)
Prestasi: 1 FA Cup, 1 Community Shield, 2 Golden Boot Premier League, serta Pemain Terbaik PFA dan FWA 2011–12.
Van Persie adalah senjata mematikan di era modern, dengan teknik dan finishing luar biasa yang membuatnya disegani di Eropa.
9. Joe Hulme (1926–1938)
Total gol: 125
Penampilan: 374
Musim terbaik: 1932–33 (22 gol dari 42 laga)
Prestasi: 3 gelar Liga Inggris, 2 FA Cup, dan 2 Charity Shield.
10. David Jack (1928–1934)
Total gol: 124
Penampilan: 208
Rasio: 0,59 gol per laga
Musim terbaik: 1930–31 (34 gol dari 39 laga)
Prestasi: 3 gelar Liga Inggris, 1 FA Cup, dan 2 Charity Shield.
Dari masa ke masa, Arsenal selalu melahirkan striker legendaris dengan gaya dan era berbeda. Namun hingga kini, Thierry Henry tetap menjadi standar emas bagi setiap penyerang yang mengenakan seragam merah putih The Gunners.
Sementara nama-nama seperti Ian Wright, Van Persie, dan Ted Drake akan selalu dikenang, generasi baru Arsenal kini berjuang menulis kisah mereka sendiri di bawah kepemimpinan Mikel Arteta, baik sebagai benteng kokoh maupun mesin gol masa depan. (*)
Editor : Niklaas Andries