Sejak dilarang tampil dalam kompetisi resmi akibat invasi ke Ukraina pada Februari 2022, tim nasional Rusia belum bisa berpartisipasi di ajang seperti Piala Dunia 2022 maupun Euro 2024, termasuk babak kualifikasi Piala Dunia 2026.
Laga kompetitif terakhir mereka terjadi pada November 2021, ketika kalah 0–1 dari Kroasia dalam kualifikasi Piala Dunia. Sejak itu, skuad asuhan Valery Karpin hanya tampil dalam laga-laga persahabatan.
Sepanjang 2025, Rusia sudah memainkan delapan laga uji coba, memenangkan enam di antaranya dan tak sekalipun menelan kekalahan.
Dua kemenangan terakhir mereka diraih pada Oktober lalu atas Iran (2–1) dan Bolivia (3–0). Terakhir kali Rusia kalah adalah pada September 2023 dari tim Mesir U-23 dengan skor 1–2.
Mereka akan menutup tahun ini dengan laga melawan Chile pada akhir pekan, namun fokus utama kini tertuju pada pertemuan kontra Peru.
Dalam sejarah pertemuan kedua tim, Rusia dan Peru baru tiga kali saling bertemu, semuanya dalam laga uji coba. Pertemuan terakhir terjadi pada April 1972, saat Rusia menang 2–0.
Di sisi lain, Peru tengah menghadapi masa sulit setelah menempati peringkat kesembilan di klasemen akhir kualifikasi zona CONMEBOL untuk Piala Dunia 2026. Dari 18 pertandingan, mereka hanya mampu meraih dua kemenangan dan mengoleksi 12 poin, unggul satu poin saja dari juru kunci, Chile.
Tim asuhan Manuel Barreto belum meraih kemenangan sejak Maret lalu ketika menaklukkan Bolivia. Dalam dua laga terakhir kualifikasi, mereka tumbang dari Uruguay dan Paraguay. Kekalahan 1–2 dari Chile dalam laga uji coba pada 11 Oktober lalu semakin memperpanjang tren negatif mereka.
Menjelang akhir tahun, Peru masih memiliki tiga pertandingan uji coba tersisa, yakni menghadapi Chile pada 18 November dan Bolivia pada Desember. Dari lima laga uji coba terakhir, La Rojiblanca mencatat tiga kemenangan, dan kini mereka bertekad menorehkan sejarah dengan mengalahkan Rusia untuk pertama kalinya.
Performa Terakhir Kedua Tim
Rusia (Uji Coba): Seri-Menang-Seri-Menang-Menang-Menang
Peru (Uji Coba): Kalah-Menang-Menang-Seri-Menang-Kalah
Peru (Semua Kompetisi): Kalah-Seri-Seri-Kalah-Kalah-Kalah
Kabar Tim dan Susunan Pemain
Rusia diperkirakan akan melakukan rotasi besar pada laga ini. Dua penjaga gawang, Maksim Borisko dan Vitali Gudiyev, berpeluang menjalani debut, meski posisi utama kemungkinan masih dipegang Matvei Safonov.
Pemain Atlanta United, Aleksei Miranchuk, dipastikan menjadi starter, sementara bintang AS Monaco, Aleksandr Golovin dengan 48 caps, 7 gol, juga akan memimpin lini tengah. Di lini depan, Ivan Sergeyev dari Dynamo Moscow akan menjadi andalan utama.
Peru, di sisi lain, harus melakukan perubahan di lini serang setelah Luis Ramos tidak dipanggil untuk laga ini. Posisi penyerang tengah kemungkinan diisi oleh Yordy Reyna, yang telah mencetak dua gol untuk tim nasional.
Sementara itu, Joao Grimaldo dan Castro akan mendukung dari sisi sayap.
Di lini tengah, Erick Noriega (Gremio) diharapkan menjadi motor permainan, sedangkan Diego Enriquez akan tampil sebagai kiper utama dalam caps keduanya bersama tim nasional.
Perkiraan Susunan Pemain
Rusia (4-4-2):
Safonov; Diveyev, Osipenko, Silyanov, Gorshkov; Miranchuk, Golovin, Barinov, Fomin; Sergeyev, Tyukavin
Peru (4-3-3):
Enriquez; Lazo, Araujo, Garces, Inga; Concha, Noriega, Castillo; Grimaldo, Reyna, Castro
Prediksi Skor: Rusia 2–1 Peru
Peru tengah berada dalam tren buruk dengan empat kekalahan dan dua hasil imbang dari enam laga terakhir, sementara Rusia tampil solid dan percaya diri usai serangkaian kemenangan di laga uji coba.
Meski diprediksi berjalan ketat, keunggulan performa dan konsistensi membuat Rusia difavoritkan menang tipis 2–1 atas Peru. (*)
Editor : Niklaas Andries