Tim asuhan Xabi Alonso tampil dominan sepanjang laga, namun performa luar biasa kiper tuan rumah, Stole Dimitrievski Batalla, membuat Los Blancos gagal membawa pulang tiga poin.
Babak Pertama: Serangan Madrid Mentok di Tangan Batalla
Sejak peluit awal dibunyikan, Real Madrid langsung menekan. Baru tiga menit laga berjalan, Arda Guler hampir membuka keunggulan lewat sepakan jarak jauh yang memaksa Batalla melakukan penyelamatan gemilang.
Rayo mencoba membalas pada menit ke-20 melalui usaha Andrei Ratiu di tiang dekat, namun Thibaut Courtois berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Madrid semakin agresif dan menciptakan dua peluang emas di pertengahan babak pertama. Pada menit ke-22, sundulan Jude Bellingham mengenai Ferland Mendy di dalam kotak penalti, dan bola pantul disambar Vinícius Junior, tetapi lagi-lagi Batalla tampil sigap menepis bola.
Madrid sempat memprotes keras setelah Bellingham dijatuhkan oleh Pep Chavarría di kotak terlarang, namun wasit tak memberikan penalti. Satu menit kemudian, umpan silang Brahim Diaz disambut sundulan diving Marco Asensio yang hanya melenceng tipis dari gawang.
Babak Kedua: Dominasi Madrid Tak Berbuah Gol
Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Rayo hampir mencetak gol di menit ke-50 melalui De Frutos yang menyambar umpan silang Pacha Espino, namun bola meluncur tipis di sisi gawang.
Dua menit berselang, Arda Güler membalas dengan sepakan keras dari luar kotak penalti yang nyaris mengenai sasaran.
Bellingham juga mendapatkan peluang terbuka pada menit ke-55 melalui tembakan kaki kiri dari sudut sempit, namun Batalla kembali menjadi penyelamat dengan menepis bola ke luar lapangan.
Pada menit ke-59, giliran Kylian Mbappe yang mencoba peruntungan dari jarak jauh, tembakannya nyaris mengejutkan Batalla yang tampil luar biasa sepanjang laga.
Pertandingan semakin terbuka. Menit ke-69, Federico Valverde melepaskan tembakan jarak dekat usai memanfaatkan bola rebound, tetapi Batalla lagi-lagi menggagalkan peluang emas itu.
Drama Akhir Laga: Madrid Gagal Dapat Penalti
Menjelang akhir pertandingan, Real Madrid terus menekan pertahanan tuan rumah. Di masa tambahan waktu, Arda Guler hampir menjadi pahlawan setelah umpan silangnya membentur pemain Rayo, Oscar Valentín, dan hampir berbuah gol bunuh diri.
Dalam situasi berikutnya, Güler mengeksekusi sepak pojok dan Mbappé dijatuhkan oleh Chavarría di dalam kotak penalti, namun wasit tetap tidak menunjuk titik putih meski protes keras dari pemain Madrid.
Los Blancos Harus Puas dengan Satu Poin
Meski mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang, Real Madrid harus puas dengan hasil imbang yang membuat mereka kehilangan momentum dalam persaingan papan atas La Liga.
Kiper Stole Batalla menjadi sosok kunci di balik hasil ini, tampil heroik dengan serangkaian penyelamatan penting yang menggagalkan peluang emas Madrid dari Guler, Bellingham, dan Mbappe.
Bagi Xabi Alonso, hasil ini menjadi peringatan bahwa efektivitas di depan gawang masih perlu ditingkatkan, terutama menjelang laga penting La Liga berikutnya. (*)
Editor : Niklaas Andries