Terakhir kali Utrecht mencatat dua kemenangan beruntun atas Ajax terjadi pada periode 2010–2012, dan kini mereka punya peluang emas untuk mengulang sejarah tersebut.
Utrecht saat ini berada dua peringkat di bawah Ajax di klasemen Eredivisie, terpaut empat poin. Meski demikian, tim asuhan Ron Jans tampil solid di kandang dengan torehan empat kemenangan dan satu hasil imbang dari enam laga kandang.
Hanya Feyenoord 15 poin yang memiliki rekor kandang lebih baik dibandingkan “Cupfighters” yang telah mengumpulkan 13 poin di Galgenwaard.
Sejak kekalahan terakhir di kandang dari Groningen pertengahan September, Utrecht mengantongi tujuh poin dari sembilan yang tersedia, termasuk dua kemenangan beruntun atas FC Volendam 3–1 dan NEC Nijmegen 1–0.
Motivasi mereka semakin tinggi setelah menang besar 4–0 atas Ajax di laga serupa musim lalu, menyusul hasil imbang 2–2 di Amsterdam.
Ditambah lagi, kemenangan 4–3 pada Oktober 2023 membuat Utrecht kini menargetkan tiga kemenangan beruntun atas Ajax di kandang sendiri, sesuatu yang belum pernah mereka capai dalam lebih dari satu dekade.
Krisis di Kubu Ajax
Sementara itu, Ajax datang ke laga ini dalam situasi genting. Setelah hasil buruk di liga dan Eropa, manajemen memutuskan berpisah dengan Heitinga dan menunjuk Fred Grim sebagai pelatih sementara.
Ajax hanya memenangkan lima dari 11 pertandingan liga, dan menelan empat kekalahan beruntun di Liga Champions, termasuk kekalahan telak 0–3 dari Galatasaray yang diborong oleh hattrick Victor Osimhen.
Mereka kini berada di dasar klasemen fase grup Liga Champions, hanya mencetak satu gol dan kebobolan 14 kali, rekor terburuk dari 36 peserta.
Di Eredivisie, Ajax masih tertahan di peringkat keempat, terpaut delapan poin dari duo teratas Feyenoord dan PSV Eindhoven. Kekalahan lagi bisa membuat mereka disalip Groningen yang hanya berjarak satu poin di bawah.
Statistik dan Tren Performa
Performa FC Utrecht (Eredivisie): Seri – Kalah – Menang – Kalah – Menang
Performa Ajax (Eredivisie): Seri – Menang – Seri – Kalah – Menang – Seri
Performa Ajax (semua kompetisi): Seri – Kalah – Kalah – Menang – Seri – Kalah
Kabar Tim
FC Utrecht akan tampil tanpa Niklas Vesterlund (cedera lutut) dan Victor Jensen (cedera otot). Absennya Jensen tentu terasa, mengingat ia sudah mencetak tiga gol di liga musim ini.
Namun, produktivitas Utrecht tetap terjaga berkat kontribusi Gjivai Zechiel, Miguel Rodriguez, dan David Min yang masing-masing juga mengoleksi tiga gol.
Dari kubu Ajax, Steven Berghuis (cedera pangkal paha), Kasper Dolberg (cedera perut), dan Branco van den Boomen (cedera punggung) diragukan tampil.
Meski tampil tumpul di Eropa, Wout Weghorst tetap menjadi andalan dengan enam gol di liga, diikuti Mika Godts dan Oscar Gloukh yang sama-sama mencetak empat gol.
Dari sisi kreativitas, Godts (4 assist) dan Kenneth Taylor (3 assist) menjadi tumpuan utama Ajax. Namun mereka masih tertinggal dari gelandang Utrecht, Souffian El Karouani, yang telah mengukir enam assist sejauh ini, salah satu yang tertinggi di Eredivisie.
Perkiraan Susunan Pemain
FC Utrecht (4-3-3):
Barkas; Horemans, Didden, Viergever, El Karouani; Engwanda, Zechiel, De Wit; Rodriguez, Haller, Blake.
Ajax (4-2-3-1):
Pasveer; Rosa, Itakura, Baas, Wijndal; Klaassen, Taylor; Moro, Gloukh, Godts; Weghorst.
Prediksi Skor: FC Utrecht 2–1 Ajax
Krisis manajerial dan performa yang tidak konsisten membuat Ajax rentan kehilangan poin lagi. Sementara itu, Utrecht sedang dalam performa kandang terbaik mereka dalam dua tahun terakhir dan akan memanfaatkan dukungan publik Galgenwaard untuk mempermalukan tamu mereka sekali lagi.
Utrecht berpeluang mencatat kemenangan ketiga beruntun atas Ajax di depan pendukungnya, sekaligus memperdalam luka sang raksasa Amsterdam yang tengah terpuruk di bawah pelatih sementara. (*)
Editor : Niklaas Andries