Tim asuhan Cesc Fabregas telah meraih 11 dari 15 poin maksimal di kandang, termasuk dua kemenangan beruntun, dan kini menjadi favorit untuk memperpanjang catatan apik tersebut menghadapi Cagliari yang gagal menang dalam tiga laga tandang terakhir di kasta tertinggi.
Como sukses mencuri satu poin penting saat menahan imbang Napoli pekan lalu, memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di laga tandang menjadi empat pertandingan.
Meski demikian, dalam empat laga tandang terakhir, Lariani hanya mampu meraih tiga hasil imbang, dua di antaranya tanpa gol melawan Parma dan Napoli. Situasinya jauh berbeda di kandang.
Di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Como tampil menggigit dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang dari lima laga. Mereka bahkan mencatat kemenangan beruntun atas Juventus 2-0 dan Hellas Verona 3-1.
Fabregas kini menargetkan tiga kemenangan kandang beruntun di Serie A, capaian yang terakhir kali mereka raih musim lalu setelah menumbangkan Torino, Genoa, dan Cagliari secara beruntun antara April dan Mei.
Statistik mendukung ambisi tersebut, Como telah mencetak sembilan gol di kandang, jumlah terbanyak ketiga di liga, dan hanya kebobolan tiga kali, lebih baik dari hampir semua tim kecuali Bologna dan Pisa.
Kondisi Cagliari
Baca Juga: 150 Dosen dan Mahasiswa Poliwangi Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya!
Cagliari menjadi salah satu korban dalam rentetan kemenangan Como pada Mei lalu, dan kini mereka kembali berusaha menghindari nasib serupa.
Namun, catatan tandang tim asuhan Fabio Pisacane tidak menjanjikan. Dalam lima laga tandang musim ini, mereka hanya meraih satu kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan, serta belum pernah menang dalam tiga laga tandang terakhir.
Rossoblu juga datang dengan beban berat, enam laga tanpa kemenangan di Serie A. Kemenangan terakhir mereka terjadi pada September lalu atas Parma dan Lecce.
Setelah itu, mereka menelan empat kekalahan dan dua hasil imbang, yang membuat mereka kini duduk di peringkat ke-14, hanya beberapa poin dari zona degradasi. Jika kembali kalah di Lombardy, posisi Cagliari bisa semakin terpuruk di klasemen.
Kabar Tim
Como:
Fabregas sedikit dipusingkan oleh kondisi Marc-Oliver Kempf (pergelangan kaki), yang akan menjalani pemeriksaan kebugaran sebelum laga. Sementara itu, Sergi Roberto (paha) dan Alberto Dossena (lutut) hampir pasti absen.
Pemain muda Nico Paz menjadi andalan utama di lini serang setelah mencetak empat gol di kandang, dan berpeluang menambah koleksinya melawan Cagliari.
Gelandang serang asal Spanyol itu juga telah menorehkan empat assist, menjadikannya salah satu pemain paling produktif di Serie A sejauh ini.
Cagliari:
Pisacane menghadapi badai cedera serius. Andrea Belotti absen jangka panjang karena cedera lutut, disusul Nicola Pintus (paha), Giuseppe Ciocci (pergelangan kaki), Alessandro Deiola, dan Marko Rog yang masih diragukan tampil.
Harapan gol kini bertumpu pada Sebastiano Esposito, pemain pinjaman dari Inter Milan yang baru mencetak satu gol musim ini, saat kalah dari Sassuolo, dan bertekad menambah pundi golnya akhir pekan ini.
Perkiraan Susunan Pemain
Como (3-4-2-1):
Butez; Smolcic, Ramon, Carlos; Valle, Perrone, Caqueret, Addai; Paz, Diao; Morata
Cagliari (3-5-2):
Caprile; Zappa, Mina, Obert; Palestra, Adopo, Prati, Folorunsho, Idrissi; Borrelli, Esposito
Prediksi Skor: Como 2–0 Cagliari
Dengan pertahanan solid dan produktivitas tinggi di kandang, Como diprediksi mampu menambah penderitaan Cagliari.
Rossoblu belum mencatatkan clean sheet di laga tandang musim ini dan baru saja kebobolan dua gol dalam dua pertandingan tandang terakhir.
Pasukan Fabregas berpeluang besar memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di kandang sekaligus menorehkan kemenangan ketiga secara beruntun di Serie A. (*)
Editor : Niklaas Andries