Laga ini dijuluki sebagai “Derbi Granit Xhaka Tak Resmi”, karena sang gelandang Swiss akan menghadapi mantan klub yang telah membesarkan namanya.
Sunderland, tim promosi yang tampil mengejutkan musim ini, kini hanya berjarak tujuh poin dari The Gunners dan berpeluang naik ke posisi tiga besar jika menang di kandang.
Arsenal Tak Terbendung dan Belum Terkalahkan
Arsenal melanjutkan performa impresif mereka di Liga Champions dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Slavia Praha, berkat dua gol Mikel Merino dan penalti Bukayo Saka.
Hasil itu memperpanjang rekor luar biasa The Gunners, delapan kemenangan beruntun di semua kompetisi tanpa kebobolan, prestasi yang belum pernah dicapai tim Inggris mana pun dalam 105 tahun terakhir.
Sebelumnya, pasukan Mikel Arteta juga menang 2-0 atas Burnley di Premier League, menjaga keunggulan enam poin dari Manchester City di puncak klasemen. Arsenal kini belum kebobolan sejak September lalu saat menghadapi Newcastle United.
Jika mereka kembali mencatat clean sheet melawan Sunderland, itu akan menjadi lima kemenangan beruntun tanpa kebobolan pertama dalam sejarah Premier League klub tersebut, terakhir terjadi pada era George Graham tahun 1987.
Statistik pertahanan Arsenal juga mengagumkan, mereka hanya menghadapi rata-rata 1,9 tembakan tepat sasaran per laga, rekor terendah sepanjang sejarah Premier League.
Sunderland, Kuda Hitam yang Tak Terkalahkan di Kandang
Baca Juga: Waspada Efek Ledakan! Polresta Banyuwangi Patroli Ketat di Sekolah-sekolah
Meski gagal menang saat ditahan Everton 1-1 awal pekan ini, Sunderland tetap menjaga rekor tak terkalahkan di kandang musim ini. Gol Granit Xhaka yang dibelokkan pemain lawan memastikan satu poin penting bagi tim asuhan Regis Le Bris.
The Black Cats kini berada di posisi keempat klasemen, mengungguli tim-tim besar seperti Tottenham Hotspur, Chelsea, Manchester United, Aston Villa, dan Newcastle United.
Jika menang atas Arsenal, Sunderland bisa naik ke posisi tiga besar karena salah satu dari Manchester City atau Liverpool akan kehilangan poin dalam laga Minggu nanti.
Menariknya, Sunderland termasuk dalam deretan empat tim, bersama Arsenal, Brighton, dan Crystal Palace, yang belum pernah kalah di kandang musim ini. Mereka juga selalu mencetak gol di lima laga kandang terakhir, menjadi ancaman nyata bagi pertahanan baja Arsenal.
Namun, sejarah tidak berpihak pada tuan rumah. Sunderland terakhir kali mengalahkan Arsenal di liga adalah pada tahun 2009. Sejak itu, The Gunners tak terkalahkan dalam 15 pertemuan berturut-turut melawan klub asal Timur Laut Inggris tersebut.
Kabar Tim
Sunderland:
Bek Omar Alderete masih diragukan tampil setelah belum sepenuhnya pulih dari gegar otak. Sementara itu, Sunderland kehilangan lima pemain penting yakni Aji Alese (bahu), Dennis Cirkin (pergelangan tangan), Romaine Mundle (paha), Leo Fuhr Hjelde (Achilles), dan Habib Diarra (pangkal paha). Namun, tidak ada laporan cedera baru setelah laga kontra Everton.
Granit Xhaka, yang kini menjadi motor permainan Sunderland, berharap bisa mencetak gol di dua laga beruntun, sesuatu yang terakhir ia lakukan saat masih berseragam Arsenal pada tahun 2023.
Perkiraan susunan pemain Sunderland:
Roefs; Hume, Mukiele, Ballard, Geertruida, Reinildo; Xhaka, Sadiki; Traore, Isidor, Le Fee.
Arsenal:
Kabar kurang baik datang dari striker andalan Viktor Gyokeres, yang mengalami cedera otot usai tampil gemilang melawan Burnley dan dipastikan absen. Namun, ia diharapkan bisa pulih untuk Derbi London Utara melawan Tottenham pada 23 November.
Sebaliknya, Martin Zubimendi telah kembali berlatih setelah sempat mengalami cedera ringan dan siap dimainkan. Sementara Kepa Arrizabalaga masih diragukan tampil.
Beberapa pemain seperti Gabriel Martinelli, Noni Madueke, Kai Havertz, Gabriel Jesus, dan kapten Martin Odegaard masih absen akibat cedera lutut dan otot.
Perkiraan susunan pemain Arsenal:
Raya; Timber, Saliba, Gabriel, Calafiori; Eze, Zubimendi, Rice; Saka, Merino, Trossard.
Prediksi Skor: Sunderland 0–1 Arsenal
Sunderland tampil tangguh di kandang, namun lini belakang Arsenal merupakan salah satu yang paling kokoh di Eropa musim ini. Meskipun kehilangan Gyokeres, Mikel Merino terbukti menjadi ancaman di kotak penalti lawan.
Arsenal diprediksi mampu mencuri kemenangan tipis di Stadium of Light lewat permainan disiplin dan efisien. (*)
Editor : Niklaas Andries