Pelatih asal Spanyol itu menilai tidak masuk akal bila Arsenal harus menghadapi Everton di Liga Inggris hanya dua hari sebelum mereka menjamu Crystal Palace dalam laga perempat final EFL Cup.
Arsenal baru saja memastikan tempat di babak delapan besar setelah menyingkirkan Brighton & Hove Albion pekan lalu.
Namun hasil undian mempertemukan mereka dengan tim asuhan Oliver Glasner, Crystal Palace, yang tengah disibukkan dengan jadwal kompetisi Eropa (UEFA Conference League).
Jadwal Padat Jadi Masalah Serius bagi Arsenal
Liga Sepak Bola Inggris (EFL) telah mengonfirmasi bahwa laga perempat final EFL Cup antara Arsenal dan Crystal Palace akan berlangsung di Emirates Stadium pada 23 Desember pukul 20.00 waktu setempat.
Pertandingan ini digelar seminggu lebih lambat dibandingkan laga perempat final lainnya karena Palace harus menghadapi klub asal Finlandia, KuPs, pada 18 Desember di ajang Conference League.
Namun, keputusan tersebut membuat Arsenal kini dijadwalkan untuk bertandang ke markas Everton pada 21 Desember, hanya dua hari sebelum duel penting kontra Palace, sebuah jadwal yang menurut Arteta “tidak masuk akal.”
Arteta: “Tidak Masuk Akal Bermain Secepat Itu”
Dalam konferensi pers jelang laga Liga Champions melawan Slavia Praha, Arteta mengungkapkan harapannya agar Premier League bersedia meninjau ulang jadwal tersebut.
“Saya harap mereka memindahkan laga Premier League itu karena bermain pada tanggal tersebut benar-benar tidak masuk akal,” ujar Arteta kepada wartawan.
“Kami akan menunggu keputusan mereka. Saya yakin Premier League akan menyesuaikan tanggal pertandingan. Klub sudah tahu apa yang terbaik dan paling logis untuk dilakukan. Tapi jika tidak, kami harus beradaptasi dengan situasi yang ada.”
Lebih lanjut, Arteta menekankan pentingnya keadilan bagi semua klub.
“Kami hanya berharap prinsip-prinsip yang adil diterapkan, demi para pemain, para pendukung, dan demi menjaga keseimbangan kompetisi. Saya harap hasilnya nanti bisa benar-benar adil,” tegasnya.
Crystal Palace Juga Hadapi Jadwal Gila
Baca Juga: Heboh! Tangkapan Ikan di Muncar Tembus 11 Ribu Ton, Diprediksi Naik Jadi 15 Ribu Ton Akhir Tahun
Sementara itu, lawan Arsenal di perempat final EFL Cup, Crystal Palace, juga tengah menghadapi jadwal super padat pada bulan Desember.
Tim asuhan Oliver Glasner dijadwalkan melakoni empat pertandingan dalam sembilan hari, yakni antara 14 hingga 23 Desember.
Rangkaian laga berat itu diawali dengan duel melawan Manchester City, kemudian menghadapi Leeds United pada 21 Desember, sebelum menantang Arsenal dua hari berselang.
Di sisi lain, Arsenal sendiri akan berhadapan dengan Wolverhampton Wanderers pada 13 Desember, sebelum terbang ke markas Everton di Hill Dickinson Stadium.
Hal ini membuat The Gunners sejatinya masih memiliki sedikit ruang untuk menyesuaikan jadwal, andai Premier League mengabulkan permintaan perubahan tanggal pertandingan.
Arsenal dan Palace Terjepit Jadwal Akhir Tahun
Baik Arsenal maupun Crystal Palace sama-sama menjadi korban dari padatnya jadwal sepak bola Inggris menjelang libur Natal.
Namun, Arsenal berisiko lebih besar karena mereka juga masih berjuang di Liga Champions serta tengah bersaing ketat di papan atas Premier League.
Jika tidak ada perubahan jadwal, Arteta kemungkinan besar harus melakukan rotasi besar-besaran demi menjaga kebugaran pemain kuncinya menjelang dua laga penting tersebut.
Dengan tekanan yang semakin besar di tengah jadwal padat, pertarungan Arsenal vs Crystal Palace pada 23 Desember bukan hanya akan menjadi adu taktik dua pelatih cerdas, tetapi juga ujian manajemen waktu dan ketahanan fisik para pemain di tengah ketatnya kalender sepak bola Inggris. (*)
Editor : Niklaas Andries