Kedua tim tengah menghadapi masa sulit di Eropa, dengan Roma yang juga tertinggal dari zona delapan besar setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Performa Rangers musim ini bisa dibilang berada di titik nadir. Setelah gagal di tangan mantan pelatih Russell Martin, era baru bersama Danny Rohl pun dimulai dengan nada yang samA, kekalahan telak 0-3 dari SK Brann di akhir Oktober.
Rohl menyaksikan langsung bagaimana timnya runtuh di Bergen setelah kebobolan dua gol dalam rentang 15 menit, yang menghapus seluruh asa untuk bangkit.
Krisis Rangers tidak berhenti di sana. Termasuk kegagalan di babak kualifikasi Liga Champions dan kekalahan di Liga Europa melawan Genk serta Sturm Graz, klub asal Glasgow ini kini telah menelan enam kekalahan beruntun di kompetisi Eropa, menyamai rekor terburuk mereka dalam sejarah UEFA.
Meski Rohl sempat memetik dua kemenangan domestik atas Kilmarnock dan Hibernian, nasibnya berbalik di semifinal Piala Liga Skotlandia.Dalam laga klasik kontra Celtic, Rangers sempat tertinggal dan harus bermain dengan 10 orang setelah Thelo Aasgaard diganjar kartu merah.
Kapten James Tavernier sempat menghidupkan asa lewat eksekusi penalti, namun pada akhirnya Celtic menuntaskan perlawanan mereka di babak perpanjangan waktu.
Kini, usai melewati laga sengit selama 120 menit, masih menjadi tanda tanya besar bagaimana Rangers memulihkan tenaga dan mental untuk duel penting melawan Roma.
Sementara itu, AS Roma juga belum menunjukkan performa terbaik di Eropa. Dengan hanya tiga poin dari tiga laga, tim asuhan Gian Piero Gasperini menempati posisi ke-23 klasemen sementara Liga Europa.
Setelah menang di laga pembuka melawan Nice, Roma justru kalah beruntun, termasuk kekalahan mengejutkan 1-2 dari Viktoria Plzen di kandang sendiri. Dalam laga sebelumnya, mereka bahkan gagal mengeksekusi penalti sebanyak tiga kali dalam kekalahan aneh melawan Lille.
Namun, di level domestik, I Giallorossi tampil jauh lebih solid. Mereka telah memenangkan tujuh dari sepuluh laga Serie A musim ini di bawah Gasperini, yang notabene pemenang Liga Europa 2024 bersama Atalanta.
Sayangnya, rentetan hasil positif itu terhenti akhir pekan lalu setelah kalah tipis 0-1 dari AC Milan di San Siro, di mana Paulo Dybala untuk pertama kalinya sejak 2021 gagal menuntaskan penalti setelah 18 percobaan sukses beruntun.
Roma kini membidik kemenangan tandang keenam secara beruntun di Serie a, sesuatu yang belum pernah mereka capai sejak era 2000-an dan laga kontra Rangers menjadi momen ideal untuk bangkit.
Jika berhasil menang, Roma juga akan mencatatkan rekor baru dengan 99 kemenangan di kompetisi Liga Europa, terbanyak sepanjang sejarah.
Performa Terakhir
Rangers – Liga Europa: Kalah- Kalah- Kalah
Rangers – Semua Kompetisi: Seri- Seri- Kalah- Menang- Menang- Kalah
AS Roma – Liga Europa: Menang- Kalah- Kalah
AS Roma – Semua Kompetisi: Menang- Kalah- Kalah- Menang- Menang- Kalah
Kabar Tim
Rangers mendapat sedikit angin segar dengan kembalinya Connor Barron setelah menjalani hukuman larangan bermain. Namun, mereka masih harus kehilangan Rabbi Matondo (cedera lutut), Dujon Sterling (cedera Achilles), dan Kieran Dowell (cedera kaki).
Pelatih Danny Rohl mungkin akan melakukan rotasi setelah laga melelahkan melawan Celtic. Djeidi Gassama, Mikey Moore, dan Bojan Miovski berpeluang masuk starter, dengan Miovski kemungkinan menggantikan Youssef Chermiti yang tampil mengecewakan di semifinal Piala Liga.
Di kubu tamu, AS Roma harus kehilangan Paulo Dybala yang cedera usai gagal mengeksekusi penalti melawan Milan dan diperkirakan absen tiga pekan.
Evan Ferguson juga masih menepi karena cedera pergelangan kaki, sehingga Artem Dovbyk berpeluang tampil sejak awal.
Selain itu, Leon Bailey atau Lorenzo Pellegrini bisa diturunkan untuk menopang lini depan, mengingat Gasperini membutuhkan tambahan kreativitas.
Nama-nama seperti Angelino (bronkitis), Tommaso Baldanzi, dan Devis Vasquez juga tidak tersedia untuk pertandingan kali ini.
Perkiraan Susunan Pemain
Rangers (4-2-3-1):
Butland; Tavernier, Souttar, Cornelius, Meghoma; Diomande, Raskin; Moore, Danilo, Gassama; Miovski
AS Roma (3-4-2-1):
Svilar; Celik, Mancini, Ndicka; Rensch, Kone, El Aynaoui, Tsimikas; Bailey, Pellegrini; Dovbyk
Prediksi Skor: Rangers 0-1 AS Roma
Dengan salah satu rekor tandang terbaik di Eropa sepanjang tahun 2025, Roma diprediksi mampu mencuri kemenangan tipis di Ibrox.
Rangers masih berjuang mencari identitas di bawah pelatih baru, sementara Giallorossi memiliki kualitas dan pengalaman lebih untuk kembali ke jalur kemenangan di Liga Europa. (*)
Editor : Niklaas Andries