Tim asal Denmark itu saat ini memuncaki klasemen dengan torehan tiga kemenangan dari tiga laga, sementara Celtic berada di peringkat ke-21 setelah meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Musim 2025-2026 menjadi salah satu yang terbaik bagi FC Midtjylland. Dari 25 pertandingan di semua ajang, “Serigala” hanya menelan satu kekalahan, mencatatkan 18 kemenangan dan enam hasil imbang.
Meski tampil luar biasa dan berada di posisi kedua klasemen Superliga Denmark serta memastikan tempat di fase liga Liga Europa, manajemen klub membuat keputusan mengejutkan dengan memecat pelatih Thomas Thomasberg.
Thomasberg sebelumnya sukses membawa Midtjylland meraih gelar juara Superliga pada musim 2023-2024 dan finis di posisi kedua musim lalu. Namun, klub memutuskan untuk mengambil arah baru dengan menunjuk Mike Tullberg sebagai pelatih kepala.
Keputusan itu ternyata tidak salah. Di bawah Tullberg, Midtjylland mencatatkan sembilan kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya satu kekalahan dari 12 pertandingan, termasuk tiga kemenangan beruntun di Liga Europa.
Satu-satunya kekalahan Tullberg terjadi pada debutnya melawan Nordsjaelland (0–1) pada pertengahan September, namun setelah itu Midtjylland tak tersentuh kekalahan dalam 11 laga beruntun.
Dengan status sebagai satu dari tiga tim yang belum kehilangan poin di fase liga, bersama Braga dan Lyon, serta rekor tak terkalahkan di kandang sejak Maret 2025, Midtjylland akan tampil penuh percaya diri menghadapi Celtic.
Krisis dan Kebangkitan Celtic
Berbanding terbalik, Celtic sedang melalui masa sulit dalam sejarah modern mereka.
Bursa transfer musim panas yang mengecewakan memicu protes suporter terhadap kebijakan manajemen klub.
Situasi makin runyam ketika Brendan Rodgers memilih mundur dari kursi pelatih akibat hasil buruk dan konflik internal.
Rodgers secara terbuka mengkritik kebijakan transfer klub dan hanya mampu membawa Celtic meraih empat poin dari tiga laga Liga Europa.
Di kompetisi domestik, dua kekalahan beruntun di Liga Skotlandia melawan Dundee 0–2 dan Hearts 1–3 membuat mereka tertinggal delapan poin dari puncak klasemen.
Sebagai langkah darurat, klub menunjuk duet Martin O’Neill dan Shaun Maloney sebagai pelatih sementara. Hasilnya langsung terasa, Celtic meraih dua kemenangan beruntun dengan menghancurkan Falkirk 4–0 di liga dan menumbangkan rival abadi Rangers 3–1 di semifinal Piala Liga Skotlandia untuk memastikan tiket ke final melawan St. Mirren.
O’Neill dan Maloney kini bertekad menjaga momentum positif itu saat bertandang ke Denmark. Kekalahan bisa membuat Celtic keluar dari 21 besar klasemen Liga Europa dan terancam gagal melaju ke babak gugur, dengan hanya tiga laga tersisa di fase ini.
Rekor Performa Terkini
FC Midtjylland (Liga Europa): Menang-Menang-Menang
Midtjylland (Semua Kompetisi): Seri-Menang-Menang-Menang-Menang-Seri
Celtic (Liga Europa): Menang-Kalah-Seri
Celtic (Semua Kompetisi): Menang-Menang-Kalah-Menang-Kalah-Menang
Kabar Tim
Midtjylland dipastikan kehilangan Ovie Ejeheri, Edward Chilufya, dan Adam Gabriel karena cedera. Namun, mereka tetap bisa mengandalkan Franculino Dju yang tampil fenomenal musim ini dengan torehan 16 gol dalam 18 laga di semua ajang.
Dari kubu Celtic, Cameron Carter-Vickers, Jota, dan Kelechi Iheanacho masih absen karena cedera, meski nama terakhir diperkirakan segera pulih.
Johnny Kenny menjadi tumpuan utama di lini depan setelah mencetak tiga gol dalam dua laga terakhir di bawah asuhan O’Neill dan Maloney. Ia kemungkinan besar kembali memimpin serangan dibantu oleh Daizen Maeda, Benjamin Nygren, dan Sebastian Tounekti.
Perkiraan Susunan Pemain
FC Midtjylland (3-4-3):
Olafsson; Diao, Erlic, Sorensen; Byskov, Billing, Castillo, Jensen; Osorio, Cho, Dju
Celtic (4-2-3-1):
Schmeichel; Ralston, Trusty, Scales, Tierney; McGregor, Engels; Nygren, Maeda, Tounekti; Kenny
Prediksi Skor: FC Midtjylland 2–1 Celtic
Baca Juga: Desta Jadi Dono di Warkop DKI Reborn 5, Indro: Akhirnya Ketemu yang Pas!
Celtic memang mulai menunjukkan kebangkitan di bawah duet pelatih baru, namun Midtjylland sedang berada di puncak performa dan memiliki rekor kandang yang luar biasa.
Dengan semangat tinggi dan ketajaman Franculino Dju, tuan rumah diprediksi akan memperpanjang rekor sempurna mereka di Liga Europa. (*)
Editor : Niklaas Andries