Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Persaingan Sengit Papan Tengah, Kick Sauber Masih Punya Peluang di F1 2025

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 5 November 2025 | 16:03 WIB
Kick Sauber bertekad menembus posisi keenam klasemen konstruktor Formula 1.
Kick Sauber bertekad menembus posisi keenam klasemen konstruktor Formula 1.

RADARBANYUWANGI.ID - Persaingan ketat di ajang Formula 1 (F1) musim 2025 tidak hanya berlangsung di perebutan gelar juara dunia pembalap.

Drama seru juga terjadi di papan tengah klasemen konstruktor, khususnya dalam perburuan posisi keenam.

Salah satu tim yang tengah berjuang keras untuk posisi tersebut adalah Kick Sauber, tim asal Hinwil, Swiss.

Pada paruh pertama musim, Kick Sauber tampil cukup menjanjikan.

Dari 14 seri balapan, mereka berhasil mengoleksi 51 poin, dengan hasil terbaik berupa finis ketiga di Grand Prix Inggris melalui Nico Hulkenberg.

Catatan tersebut menempatkan Kick Sauber di peringkat ketujuh klasemen konstruktor sementara.

Namun, situasi berubah pada paruh kedua musim.

Dalam enam balapan terakhir, tim ini hanya mampu menambah 9 poin sehingga total poin mereka menjadi 60.

Akibatnya, Kick Sauber harus rela turun ke posisi kesembilan, disalip oleh Racing Bulls dan Haas.

Saat ini, Racing Bulls menempati posisi keenam dengan 72 poin, sementara Haas berada satu tingkat di atas Kick Sauber dengan 62 poin.

Kepala tim Kick Sauber, Jonathan Wheatley, tetap memberikan apresiasi terhadap upaya keras timnya.

Menurutnya, performa Kick Sauber pada musim ini menunjukkan kemajuan signifikan, terutama dalam hal konsistensi dan kerja tim di bawah tekanan.

“Kami telah membicarakan betapa pentingnya mengeksekusi setiap balapan dengan sempurna karena jarak poin begitu ketat. Saya merasa tim ini menunjukkan peningkatan yang berkelanjutan,” ujar Wheatley, dikutip dari F1.

Meski demikian, Wheatley menegaskan bahwa timnya tidak boleh berpuas diri.

Ia menilai strategi dan eksekusi yang tepat di setiap pekan balap akan menjadi kunci untuk menyalip para rival di papan tengah.

Secara matematis, Kick Sauber masih memiliki peluang realistis untuk finis di posisi keenam klasemen konstruktor.

Dengan selisih 12 poin dari Racing Bulls, peluang itu masih terbuka lebar menjelang empat seri terakhir musim ini.

Wheatley pun menegaskan timnya akan berjuang hingga garis akhir.

“Saya bisa merasakan perkembangan setiap pekan. Kami masih bertarung melawan tim yang lebih mapan dan berpengalaman. Namun, kami tidak akan menyerah sampai peluang benar-benar tertutup,” tegasnya.

Kick Sauber memiliki sejarah panjang di dunia Formula 1.

Sejak debut pada tahun 1993, pencapaian terbaik tim ini terjadi pada musim 2007 saat finis sebagai runner-up klasemen konstruktor bersama BMW, mengumpulkan 101 poin.

Setahun kemudian, mereka menempati posisi ketiga dengan 135 poin.

Jika Kick Sauber berhasil menembus posisi keenam pada musim ini, mereka akan mengulang prestasi seperti pada musim 2022 saat masih berkompetisi dengan nama Alfa Romeo.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#formula 1 #kick sauber #f1