Mikel Merino tampil luar biasa dengan mencetak dua gol dan menjadi motor serangan utama dalam kemenangan dominan Arsenal. Sementara itu, Bukayo Saka membuka keunggulan melalui eksekusi penalti yang tenang di babak pertama.
Selama 30 menit pertama, permainan Arsenal tampak datar, sementara Slavia Prague beberapa kali mencoba mengancam pertahanan The Gunners. Namun, solidnya lini belakang membuat kiper David Raya nyaris tak bekerja keras.
Momentum berubah di menit ke-32 saat bola sundulan Gabriel Magalhaes mengenai tangan Lukas Provod di kotak penalti. Setelah tinjauan VAR, wasit menunjuk titik putih. Bukayo Saka sukses mengeksekusi penalti ke pojok bawah gawang, membuat Arsenal unggul 1-0.
Merino Show: Dua Gol yang Menyegel Kemenangan
Babak kedua baru berjalan 36 detik ketika Mikel Merino menggandakan keunggulan Arsenal. Umpan silang akurat dari Leandro Trossard disambut voli kaki kiri Merino yang menembus sisi bawah gawang Slavia.
Pada menit ke-68, pemain asal Spanyol itu kembali menorehkan namanya di papan skor. Menerima umpan indah dari Declan Rice, Merino menanduk bola ke gawang dengan membelakangi kiper Jakub Markovic, gol yang memperlihatkan ketenangan dan naluri tajam seorang penyerang sejati.
Pertahanan Arsenal Tak Tertembus
Slavia Prague sempat mendapat hadiah penalti di penghujung laga, namun keputusan itu dibatalkan setelah tinjauan VAR. Arsenal pun menutup pertandingan dengan rekor clean sheet kedelapan secara beruntun, capaian yang terakhir kali mereka raih pada tahun 1903, ketika masih bernama Woolwich Arsenal.
Data dan Fakta Menarik
1. Rekor Bersih: Arsenal mencatat delapan clean sheet beruntun di semua kompetisi, menyamai rekor 122 tahun lalu.
2. Dominasi Total: Arsenal menguasai 58% penguasaan bola dengan 14 tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran.
3. Efektivitas: Slavia hanya mencatat satu tembakan tepat ke arah gawang sepanjang laga.
Statistik Pertandingan:
Penguasaan Bola: Slavia Prague 42% – 58% Arsenal
Tembakan: 8 – 14
Tembakan Tepat Sasaran: 1 – 8
Sepak Pojok: 4 – 7
Pelanggaran: 24 – 12
Man of the Match: Mikel Merino
Tanpa kehadiran nama-nama besar seperti Martin Ødegaard, Kai Havertz, atau Gabriel Jesus, Arsenal tetap tampil memukau berkat Mikel Merino. Pemain berusia 29 tahun itu menunjukkan insting mencetak gol dan ketenangan luar biasa di depan gawang.
Performa impresifnya membuat banyak pihak menilai Merino layak mendapat tempat tetap dalam skuad utama Mikel Arteta, terutama jelang duel berat kontra Bayern Munich.
Pertandingan Berikutnya
Arsenal akan melanjutkan kiprahnya di Liga Champions dengan laga krusial menghadapi Bayern Munich di Emirates Stadium pada 26 November mendatang. Sebelumnya, mereka akan bertandang ke markas Sunderland dalam lanjutan Premier League akhir pekan ini.
Sementara itu, Slavia Prague akan menjamu Athletic Club sebelum menghadapi Viktoria Plzen di lanjutan Liga Ceko. (*)
Editor : Niklaas Andries