Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Arsenal Bisa Samai Rekor Eropa 56 Tahun Milik Leeds United! Arteta Ungkap Kondisi Cedera Viktor Gyokeres Jelang Duel vs Slavia Praha!

Niklaas Andries • Selasa, 4 November 2025 | 14:42 WIB

DIAMBANG REKOR: Arsenal menghadapi Slavia Praha di Liga Champions dengan catatan rekor Eropa di depan mata
DIAMBANG REKOR: Arsenal menghadapi Slavia Praha di Liga Champions dengan catatan rekor Eropa di depan mata
RADARBANYUWANGI.ID - Arsenal berpeluang mencatatkan sejarah baru di kancah Eropa saat menghadapi Slavia Praha pada laga fase liga Liga Champions hari Rabu (5/11) dini hari. Tim asuhan Mikel Arteta bisa menyamai rekor klub Inggris yang sudah bertahan selama 56 tahun, yang sebelumnya dipegang oleh Leeds United.

Sejak awal musim kompetisi Eropa 2025-2026, The Gunners tampil hampir sempurna dengan torehan delapan gol tanpa kebobolan dalam tiga kemenangan beruntun melawan Athletic Bilbao, Olympiakos, dan Atletico Madrid.

Kemenangan 4-0 atas Atletico di Emirates Stadium pada matchday ketiga menjadi bukti dominasi pasukan Arteta di panggung Eropa. Kini, Arsenal kembali difavoritkan untuk membawa pulang tiga poin dari Praha.

Kesempatan Emas Samai Catatan Bersejarah Leeds United

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 4 November 2025 Naik! Cek Daftar Terbaru Emas 24K, 22K, dan Perhiasan di Seluruh Indonesia

Saat ini, Arsenal berada di peringkat keempat klasemen sementara Liga Champions, hanya terpaut dari Paris Saint-Germain, Bayern Munich, dan Inter Milan, di mana Inter menjadi satu-satunya tim lain yang juga belum kebobolan sejauh ini.

Apabila Arsenal kembali menang dan menjaga gawang tetap bersih melawan Slavia Praha, mereka akan menjadi tim Inggris kedua dalam sejarah yang memenangkan empat laga pembuka kompetisi Eropa tanpa kebobolan satu pun.

Rekor tersebut pertama kali diukir oleh Leeds United pada musim 1969-1970. Kala itu, Leeds tidak kebobolan dalam enam laga pembuka Piala Eropa, termasuk kemenangan agregat telak 16-0 atas klub Norwegia Lyn, 6-0 atas Ferencvaros, dan 2-0 melawan Standard Liege.

Namun, jika berhasil menorehkan hasil serupa, Arsenal akan menjadi klub Inggris pertama yang mencapai prestasi tersebut dalam era Liga Champions modern sejak kompetisi ini berganti format pada musim 1992-1993.

Sebagai catatan, Arsenal sempat memenangkan empat laga awal Liga Champions pada musim 2005-2006, dengan mengalahkan Thun, Ajax, dan Sparta Praha sebanyak dua kali, tetapi mereka kala itu sempat kebobolan satu gol di dua pertandingan awal.

Update Cedera Viktor Gyokeres: Arteta Akui Situasi Mengkhawatirkan

Meski lini pertahanan Arsenal tampil solid, masalah justru datang dari lini depan. Dalam kemenangan 2-0 atas Burnley di Premier League akhir pekan lalu, Viktor Gyokeres dipaksa keluar lapangan pada babak pertama akibat cedera otot.

Striker asal Swedia itu tidak terlihat dalam sesi latihan hari Senin, dan Arteta memastikan bahwa Gyokeres tidak akan tampil melawan Slavia Praha.

“Dia dipastikan tidak tersedia. Ia tidak berlatih hari ini. Kami masih perlu melakukan beberapa tes dan pemindaian dalam beberapa hari ke depan untuk mengetahui seberapa parah cederanya,” ujar Arteta dalam konferensi pers pra-pertandingan.

Pelatih asal Spanyol itu juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi pemain berusia 27 tahun tersebut.

“Saya khawatir karena dia jarang mengalami cedera otot sebelumnya. Dia harus keluar karena merasa tidak nyaman, dan itu bukan pertanda baik bagi pemain dengan karakteristik eksplosif sepertinya. Kami sedang mencari tahu sejauh mana cedera ini bisa memengaruhi dirinya.”

Daftar Cedera Arsenal Jelang Lawan Slavia Praha

Selain Gyokeres, Arsenal juga masih kehilangan beberapa pemain penting akibat cedera, yaitu:

1. Noni Madueke (lutut)

2. Gabriel Jesus (lutut/ACL)

3. Kai Havertz (lutut)

4. Martin Odegaard (lutut)

5. Gabriel Martinelli (otot)

Sementara itu, Martin Zubimendi juga tidak bisa dimainkan akibat suspensi setelah menerima kartu kuning ketiganya dalam turnamen saat melawan Atletico Madrid.

Meski dihantam badai cedera, performa Arsenal menunjukkan konsistensi luar biasa di semua lini. Pertahanan kokoh yang dipimpin oleh William Saliba dan ketenangan David Raya di bawah mistar menjadi fondasi utama keberhasilan mereka menjaga rekor nirbobol.

Namun, absennya Gyokeres bisa menjadi ujian besar bagi Arteta dalam mempertahankan daya gedor tim di lini depan. Laga melawan Slavia Praha bukan hanya tentang mengejar tiga poin, tetapi juga tentang sejarah dan prestise, kesempatan Arsenal untuk mencatatkan diri sejajar dengan legenda sepak bola Inggris dari masa lalu. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#arsenal #slavia praha #rekor eropa #leeds united #liga champions