RADARBANYUWANGI.ID - Ajang MotoGP 2026 akan kedatangan wajah baru yang tengah menjadi sorotan, yakni Diogo Moreira.
Pembalap muda asal Brasil tersebut resmi direkrut oleh LCR Honda, menjadikannya wakil baru dari Negeri Samba di kelas utama setelah sekian lama.
Kabar ini disambut antusias oleh para penggemar MotoGP, namun juga menimbulkan berbagai perdebatan.
Beberapa pihak menilai bahwa kehadiran Moreira di MotoGP lebih disebabkan oleh faktor nasionalitas ketimbang kemampuan di lintasan.
Menanggapi hal tersebut, Moreira menegaskan dirinya siap membungkam keraguan dengan performa nyata.
“Saya tidak peduli apa kata orang. Saya membuktikan di lintasan bahwa ini bukan hanya tentang bendera,” ujar Moreira, dikutip dari Motosan, Selasa, 4 November 2025.
Pembalap berusia muda ini juga menambahkan bahwa keberhasilannya menembus MotoGP adalah hasil kerja keras dan dedikasi, bukan semata karena asal negara.
“Bendera memang membantu, tapi bukan segalanya. Saya rasa saya sudah menunjukkannya tahun ini,” lanjutnya dengan penuh keyakinan.
Kehadiran Moreira menghidupkan kembali kenangan akan Alex Barros, legenda Brasil yang terakhir kali tampil di kelas utama pada era 1990-an.
Barros dikenal sebagai sosok yang membuka jalan bagi pembalap Brasil di ajang balap motor tertinggi dunia.
Setelah Barros pensiun pada 2007, Brasil praktis tak memiliki wakil lagi di grid MotoGP, hingga kini, dengan hadirnya Moreira.
Sebelum promosi ke MotoGP, Moreira tampil impresif di kelas Moto2 2025.
Ia berhasil menduduki posisi puncak klasemen sementara dengan keunggulan sembilan poin atas pesaing terdekatnya, Manu Gonzalez.
Konsistensi dan agresivitasnya di lintasan menjadi alasan kuat mengapa LCR Honda tertarik merekrutnya untuk musim depan.
Bagi Diogo Moreira, musim 2026 menjadi kesempatan untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pembalap top dunia.
Ia bertekad menunjukkan performa maksimal sejak awal dan membawa kembali kebanggaan bagi Brasil di arena MotoGP.
Editor : Lugas Rumpakaadi