Tim asal Yunani itu masih berburu kemenangan pertama mereka musim ini setelah hanya mengemas satu poin dari tiga laga awal. Hasil tersebut membuat mereka terdampar di posisi ke-21 dari 24 tim peserta. Sementara itu, wakil Belanda, PSV, berada di peringkat ke-16 dengan empat poin.
Setelah menghadapi dua raksasa favorit juara di laga tandang sebelumnya, Olympiacos kini berharap dukungan suporter tuan rumah bisa menjadi pembeda.
Dalam laga pembuka, mereka hanya bermain imbang tanpa gol melawan debutan Pafos, sebelum kalah 0-2 dari Arsenal di Emirates Stadium dan dipermalukan Barcelona dengan skor telak 6-1 di Camp Nou.
Kekalahan besar itu memperpanjang catatan buruk Olympiacos di Liga Champions. Dalam lima partisipasi terakhir, mereka selalu tersingkir di fase grup.
Karena itu, laga melawan PSV menjadi penentu penting bagi tim asuhan Jose Luis Mendilibar, terutama dengan jadwal berat menghadapi Real Madrid setelah ini.
Namun, optimisme masih menyelimuti kubu juara Yunani tersebut. Dalam pertemuan terakhir di Stadion Karaiskakis, Olympiacos berhasil menang 4-2 atas PSV pada babak gugur Liga Europa 2021–2022 dan lolos dengan agregat 5-4.
Lebih dari itu, Olympiacos memiliki rekor luar biasa melawan klub Belanda di kandang sendiri: menang lima kali dan imbang dua kali dari tujuh laga, dengan lima di antaranya tanpa kebobolan. Tren positif ini menjadi modal kuat menghadapi laga krusial tengah pekan ini.
Tim berjuluk Thrylos juga sedang dalam performa menanjak dengan tiga kemenangan beruntun, termasuk hasil 2-1 atas Aris Thessaloniki di liga domestik yang membawa mereka ke puncak klasemen Super League Yunani.
PSV dalam Performa Mengerikan
Di sisi lain, PSV Eindhoven datang ke Yunani dengan kepercayaan diri tinggi. Kemenangan 5-2 atas Fortuna Sittard di Eredivisie akhir pekan lalu memperpanjang rekor kemenangan mereka menjadi lima laga beruntun di semua kompetisi dan membuat mereka hanya kalah selisih gol dari pemuncak klasemen Feyenoord.
Skuad asuhan Peter Bosz tak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir, dengan kekalahan terakhir terjadi pada laga pembuka Liga Champions melawan Union SG, 1-3.
Namun performa mereka meningkat tajam setelah menahan imbang Bayer Leverkusen 1-1 dan menghancurkan Napoli 6-2 pada matchday ketiga.
Kemenangan besar atas Napoli menjadi rekor tersendiri bagi PSV, karena itu adalah kali pertama mereka mencetak enam gol dalam satu pertandingan Liga Champions.
Kini, mereka telah memenangkan tujuh dari 16 laga fase grup atau liga Liga Champions terakhir dan sukses lolos ke babak gugur dalam dua edisi berturut-turut.
Meski begitu, perjalanan mereka di grup ini masih terjal. PSV masih harus melakoni laga tandang berat melawan Newcastle United dan Liverpool, serta menjamu Bayern Munich dan Atletico Madrid.
Kunjungan ke markas Olympiacos, tim yang tak terkalahkan dalam delapan laga kandang terakhir di kompetisi Eropa, jelas menjadi ujian besar bagi ambisi mereka.
Performa Terkini
Performa Olympiacos di Liga Champions: Seri-Kalah-Kalah
Performa Olympiacos (semua kompetisi): Kalah-Menang-Kalah-Menang-Menang-Menang
Performa PSV Eindhoven di Liga Champions: Kalah-Seri-Menang
Performa PSV Eindhoven (semua kompetisi): Seri-Menang-Menang-Menang-Menang-Menang
Kabar Tim
Di kubu tuan rumah, Francisco Ortega dan Santiago Hezze menjadi dua pemain yang masih diragukan tampil. Hezze juga harus menjalani hukuman kartu merah dari laga Eropa sebelumnya.
Kabar baik datang dari Daniel Podence, mantan pemain Wolverhampton, yang kembali menemukan ketajamannya setelah mengakhiri puasa gol selama sembilan laga di kemenangan atas Aris. Ia juga menyumbang satu assist.
Pelatih Mendilibar kemungkinan akan menurunkan duet Ayoub El Kaabi dan Mehdi Taremi sejak menit awal, setelah kombinasi keduanya terbukti efektif di liga akhir pekan lalu.
Sementara itu, PSV datang dengan skuad hampir lengkap. Hanya Ruben van Bommel (cedera lutut) yang absen, sementara Alassane Plea belum didaftarkan ke daftar Liga Champions karena masih dalam tahap pemulihan cedera tulang rawan.
Pemain yang sedang mencuri perhatian adalah Ismael Saibari, gelandang muda asal Maroko yang tengah dalam performa luar biasa. Ia telah mencetak 10 gol dalam tujuh pertandingan terakhir, termasuk empat di ajang Liga Champions.
Perkiraan Susunan Pemain
Olympiacos (4-2-3-1):
Tzolakis; Costinha, Pirola, Retsos, Onyemaechi; Garcia, Maouzakitis; Podence, Taremi, El Kaabi
PSV Eindhoven (4-3-3):
Kovar; Flamingo, Schoutine, Gasiorowski, Salah-Edine; Saibari, Junior, Veerman; D Man, G Til, Perisic
Prediksi Skor: Olympiacos 2–2 PSV Eindhoven
PSV dikenal tajam di lini depan, mencetak 20 gol dalam lima laga terakhir, namun masih bermasalah di lini pertahanan, hanya mencatat satu clean sheet dalam 19 laga Liga Champions terakhir.
Sementara itu, Olympiacos juga produktif dengan rata-rata dua gol per laga dalam lima pertandingan terakhir. Dengan kedua tim sama-sama tampil menyerang, laga ini berpotensi berakhir imbang dalam duel seru yang sarat gol dan drama di Piraeus. (*)
Editor : Niklaas Andries