Baik Benfica maupun Leverkusen belum meraih kemenangan di fase liga musim ini, dan keduanya kini terancam gagal lolos ke babak gugur jika tidak segera mengumpulkan poin penuh.
Petualangan Benfica di Liga Champions musim ini dimulai dengan hasil yang mengecewakan. Sempat unggul dua gol, tim asal Portugal itu harus menyerah 2–3 dari Qarabag pada laga pembuka di bawah asuhan Bruno Lage.
Pergantian pelatih belum membawa perbaikan berarti. Kembalinya Jose Mourinho ke Stamford Bridge berakhir dengan kekalahan 0–1 dari Chelsea di matchday kedua, dan situasi makin memburuk setelah mereka tumbang 0–3 dari Newcastle United di St. James’ Park.
Kekalahan telak itu mencerminkan lemahnya lini serang Benfica musim ini. Dalam tiga pertandingan, mereka hanya mencatat delapan tembakan tepat sasaran, ketiga terburuk di antara seluruh peserta.
Namun di kompetisi domestik, performa Benfica justru berbanding terbalik. Kemenangan 3–0 atas Vitoria de Guimaraes akhir pekan lalu memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 10 pertandingan di Liga Portugal, dengan tujuh kemenangan di antaranya.
Lebih mengesankan lagi, tim berjuluk As Aguias itu belum kebobolan dalam lima laga terakhir di liga, empat di antaranya berakhir dengan kemenangan, dan tiga kemenangan terakhir menghasilkan total 11 gol.
Kini tantangannya adalah menerjemahkan dominasi domestik itu ke panggung Eropa. Jika gagal menang, Benfica berisiko tersingkir lebih awal menjadi hal yang jarang terjadi mengingat mereka selalu lolos ke babak 16 besar dalam tiga dari empat edisi terakhir Liga Champions.
Secara historis, Benfica punya alasan untuk optimistis. Mereka pernah menang dua kali dari empat pertemuan sebelumnya dengan Leverkusen. Namun, pertemuan terakhir di fase grup 2013–2014 berakhir dengan kekalahan 1–3 di Jerman dan imbang tanpa gol di laga kandang.
Sementara itu, Bayer Leverkusen datang ke Portugal dengan luka segar usai dihajar Bayern Munich 0–3 di Bundesliga akhir pekan lalu, kekalahan pertama bagi pelatih Kasper Hjulmand di liga sejak mengambil alih tim.
Beberapa minggu sebelumnya, Leverkusen juga dipermalukan 2–7 oleh Paris Saint-Germain di Liga Champions, jumlah gol kebobolan yang sama dengan total yang mereka alami sepanjang fase grup musim lalu.
Setelah gagal menang dalam dua laga pembuka melawan Copenhagen 2–2 dan PSV Eindhoven 1–1, Leverkusen kini tanpa kemenangan dalam tiga laga pertama Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun terakhir.
Namun, catatan tandang mereka musim ini masih cukup solid: empat kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya satu kekalahan di semua ajang.
Hjulmand kini berpacu dengan waktu untuk mengembalikan kepercayaan diri anak asuhnya dan menjaga asa lolos ke fase gugur setelah musim lalu hanya bertahan hingga babak 16 besar.
Performa Terkini
Baca Juga: Dana Pusat Dipangkas Rp 665 Miliar! DPRD Banyuwangi Bongkar Ulang Rencana APBD 2026
Benfica (Liga Champions): Kalah -Kalah -Kalah
Benfica (Semua Kompetisi): Seri - Menang - Kalah - Menang - Menang - Menang
Bayer Leverkusen (Liga Champions): Seri - Seri - Kalah
Bayer Leverkusen (Semua Kompetisi): Menang - Menang - kalah - Menang - Menang - Kalah
Kabar Tim
Benfica masih kehilangan tiga pemain penting akibat cedera, yakni Alexander Bah, Manu Silva, dan Bruma.
Fredrik Aursnes tampil solid sebagai bek kanan darurat dan kemungkinan besar tetap mengisi posisi tersebut karena Amar Dedic belum pulih. Di lini belakang, duet Nicolas Otamendi dan Tomas Araujo akan jadi pilihan utama, sementara Antonio Silva berpeluang kembali ke susunan starter.
Di lini depan, Vangelis Pavlidis hampir pasti kembali dipercaya sebagai ujung tombak. Penyerang asal Yunani itu telah mencetak 13 gol di semua kompetisi musim ini, meski baru satu di antaranya terjadi di Liga Champions.
Dari kubu Leverkusen, situasi cedera juga cukup berat. Exequiel Palacios, Lucas Vazquez, Axel Tape, Equi Fernandez, dan Nathan Tella semuanya absen.
Kapten tim Robert Andrich juga tak bisa bermain karena hukuman kartu merah saat melawan PSG. Namun ada kabar positifnya, Patrik Schick siap tampil kembali setelah pulih dari cedera panjang dan berpeluang menjadi starter di lini depan.
Prediksi Susunan Pemain
Benfica (4-2-3-1):
Trubin; Aursnes, Otamendi, T. Araujo, Dahl; Barrenechea, Rios; Schjelderup, Sudakov, Lukebakio; Pavlidis
Bayer Leverkusen (3-4-2-1):
Flekken; Tapsoba, Balde, Quansah; Grimaldo, Garcia, Echeverri, Arthur; Poku, Kofane; Schick
Prediksi Skor: Benfica 2–1 Bayer Leverkusen
Kedua tim sama-sama mengawali perjalanan Liga Champions dengan sulit, namun Benfica memiliki momentum dan kestabilan lebih baik di kompetisi domestik.
Ditambah dengan krisis pemain yang melanda lini tengah Leverkusen, tuan rumah diprediksi mampu meraih kemenangan perdana mereka di Eropa musim ini. (*)
Editor : Niklaas Andries