RADARBANYUWANGI.ID - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney memberikan apresiasi tinggi kepada dua pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, atas prestasi gemilang yang mengantarkan mereka tampil sebagai pembalap reguler pada ajang MotoGP 2026.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyampaikan rasa bangganya terhadap dua talenta muda tersebut yang telah menorehkan banyak pengalaman berharga di Sirkuit Mandalika.
“Kami sangat bangga atas capaian dua pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji. Melalui Mandalika, kami berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya generasi pembalap berkelas dunia,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Sejak diresmikan pada tahun 2022, Sirkuit Mandalika telah menjadi pusat pembinaan dan pengembangan pembalap nasional.
Sirkuit ini telah mengantongi Homologasi Grade A dari Federation Internationale de Motocyclisme (FIM), menandakan bahwa Mandalika memenuhi standar tertinggi untuk menggelar ajang bergengsi seperti MotoGP.
Selain sebagai tuan rumah ajang MotoGP Indonesia, kehadiran Mandalika juga membuka akses bagi pembalap lokal untuk berlatih dan berkompetisi dengan fasilitas berstandar dunia.
Hal ini menciptakan ekosistem balap profesional yang melibatkan pembalap, mekanik, dan tim manajemen berpengalaman.
Mario Suryo Aji, pembalap asal Magetan, Jawa Timur, merupakan lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) tahun 2016.
Dibina sejak usia 12 tahun, Mario telah mencatatkan perjalanan luar biasa di berbagai ajang internasional.
Ia tampil pertama kali di GP Moto3 pada 2022 dan melanjutkan kiprahnya di GP Moto2 sejak 2024.
Dengan konsistensi dan kerja keras, Mario kini siap menapaki musim kelimanya di ajang MotoGP 2026 bersama Honda Team Asia (HTA) di kelas Moto2.
Pengalamannya di lintasan Mandalika turut membentuk ketenangan dan mental juara yang menjadi bekal berharga di pentas dunia.
Sementara itu, Veda Ega Pratama, pembalap muda asal Gunungkidul, Yogyakarta, juga menunjukkan potensi luar biasa.
Meski belum genap berusia 18 tahun, Veda telah menorehkan prestasi membanggakan, seperti Juara Asia Talent Cup 2023 dan runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025.
Torehan tersebut mengantarkan Veda mendapatkan tiket emas untuk berlaga di kelas Moto3 pada MotoGP 2026 bersama Honda Team Asia.
Ia akan bertandem dengan pembalap asal Jepang, Zen Mitani.
Dalam pernyataannya, Veda mengaku sangat bangga dan berjanji akan bekerja keras agar mampu tampil kompetitif sejak balapan pertama.
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menyambut bergabungnya Veda dengan penuh optimisme.
Menurutnya, Veda dan Zen Mitani merupakan dua pembalap muda dengan potensi besar.
“Kami yakin mereka siap bersaing di tingkat dunia dan akan menunjukkan performa kuat di Moto3 tahun depan,” ujarnya.
Aoyama juga menegaskan bahwa struktur pembinaan Honda, mulai dari Asia Talent Cup hingga Junior Talent Team di Spanyol, memberikan jalur karier yang jelas bagi para pembalap muda berbakat seperti Veda dan Mario.
Konsistensi PT Astra Honda Motor (AHM) dan dukungan InJourney menjadi faktor penting dalam keberhasilan dua pembalap muda ini.
Melalui Astra Honda Racing School, banyak talenta nasional seperti Dimas Ekky Pratama, Gerry Salim, Andi Gilang Izdihar, dan Mario Aji telah berhasil menembus ajang Grand Prix.
InJourney, sebagai pengelola Sirkuit Mandalika, berkomitmen menjadikan sirkuit ini tidak hanya sebagai tempat penyelenggaraan balapan internasional, tetapi juga sebagai tempat tumbuhnya mimpi dan semangat anak bangsa di dunia motorsport.
Editor : Lugas Rumpakaadi