Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ducati Dilema, Pertahankan Francesco Bagnaia atau Percaya Sepenuhnya pada Marc Marquez?

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 2 November 2025 | 17:55 WIB
Francesco Bagnaia tertekan jadi rekan setim Marc Marquez di Ducati.
Francesco Bagnaia tertekan jadi rekan setim Marc Marquez di Ducati.

RADARBANYUWANGI.ID - Francesco Bagnaia kini menjadi sorotan tajam di tengah dominasi Marc Marquez bersama Ducati.

Meski sebelumnya dipandang sebagai pasangan ideal bagi pembalap asal Spanyol tersebut, performa Bagnaia justru menurun drastis sepanjang musim ini.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar tentang masa depannya di tim pabrikan Italia tersebut.

Musim ini menjadi periode yang berat bagi Bagnaia.

Setelah sempat tampil kuat di beberapa seri awal, performanya menurun tajam sejak Grand Prix Indonesia.

Pembalap asal Italia itu gagal finis di tiga balapan beruntun, mulai dari GP Indonesia, Australia, dan Malaysia, meski sempat mencatat dua kemenangan Grand Prix sebelumnya.

Kegagalan di Sirkuit Sepang menjadi puncak kegetiran.

Saat berjuang mempertahankan posisi podium, Bagnaia harus menghentikan balapan akibat kebocoran ban.

Nasib buruk itu kian memperburuk posisinya di klasemen dan membuka wacana soal masa depannya di Ducati.

Dengan kontrak yang baru akan berakhir pada akhir 2026, rumor mengenai kemungkinan Ducati menyingkirkan Bagnaia mulai menyeruak.

Terlebih, Marc Marquez berhasil merebut gelar juara dunia, membuat posisi Bagnaia seolah semakin tertekan.

Beberapa pihak menilai Ducati mungkin akan mempertimbangkan opsi baru demi mempertahankan dominasi mereka di MotoGP.

Namun, keputusan tersebut tentu tak akan mudah mengingat kontribusi Bagnaia yang besar dalam dua musim sebelumnya sebagai juara dunia.

Legenda MotoGP asal Spanyol, Alex Criville, turut memberikan pandangannya.

Ia meyakini bahwa tidak ada pembalap lain yang bisa kuat berada di sisi Marc Marquez seperti Bagnaia.

“Berada dekat dengan Marquez itu rumit. Tapi pembalap mana yang bisa menggantikan Bagnaia dan tetap tampil baik bersamanya?” ujar Criville dalam wawancara dengan Motosan.

Menurut Criville, Bagnaia sudah memahami tekanan yang harus dihadapi sebagai rekan setim Marquez.

Hal ini membuatnya tetap layak dipertahankan oleh Ducati meski tengah berada dalam periode sulit.

Criville juga menyoroti keberhasilan Marc Marquez yang dinilainya luar biasa, meski tidak menggunakan motor terbaik.

Ia menilai motor Ducati Desmosedici GP25 yang ditunggangi Marquez justru tidak sebaik versi sebelumnya (GP24).

Ketimpangan performa ini terlihat dari kesulitan yang juga dialami Fabio Di Giannantonio (VR46), yang menggunakan spesifikasi serupa dengan Marquez.

Hal ini menegaskan bahwa kemenangan Marquez lebih ditentukan oleh kemampuannya, bukan semata keunggulan teknis motor.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#marc marquez #francesco bagnaia #ducati #motogp