Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Felipe Massa Lawan FIA dan FOM, Klaim Gelar Juara F1 2008 yang Hilang

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 2 November 2025 | 00:55 WIB
Felipe Massa gugat FIA dan Bernie Ecclestone di London.
Felipe Massa gugat FIA dan Bernie Ecclestone di London.

RADARBANYUWANGI.ID - Mantan pembalap Formula 1 (F1) asal Brasil, Felipe Massa, resmi memulai proses hukum terhadap Bernie Ecclestone, Federation Internationale de l’Automobile (FIA), dan Formula One Management (FOM).

Gugatan tersebut diajukan di Royal Courts of Justice, London, bertepatan dengan ulang tahun ke-95 Ecclestone, sosok legendaris yang pernah menjadi bos besar Formula 1.

Kini berusia 44 tahun, Massa menuntut pengakuan sebagai juara dunia F1 musim 2008 yang sah, serta ganti rugi sekitar 90 juta dolar AS.

Ia menilai penyelenggara Formula 1 gagal menangani skandal “Crashgate” secara adil.

Skandal tersebut terjadi pada Grand Prix Singapura 2008, ketika Nelson Piquet Jr. dari tim Renault secara sengaja menabrakkan mobilnya untuk memberi keuntungan kepada rekan setimnya, Fernando Alonso.

Dalam dokumen gugatan, tim hukum Massa menuding FIA melanggar peraturannya sendiri karena tidak segera menyelidiki kecelakaan itu.

Menurut mereka, jika penyelidikan dilakukan pada waktu yang tepat, hasil klasemen akhir bisa berbeda dan Massa berpeluang besar menjadi juara dunia menggantikan Lewis Hamilton.

Namun, pihak FIA, FOM, dan Bernie Ecclestone kompak menolak gugatan tersebut.

Dalam pernyataan resmi yang dikutip dari Sportsmole pada Jumat, 31 Oktober 2025, FIA menilai klaim Massa “sama rumitnya dengan ambisinya yang berlebihan.”

Mereka juga menyoroti bahwa tim Ferrari dan Massa melakukan banyak kesalahan sepanjang musim 2008, termasuk di GP Singapura.

Kuasa hukum Ecclestone, David Quest KC, menyebut gugatan ini sebagai upaya keliru untuk membuka kembali kejuaraan yang telah lama berakhir.

Ia menyatakan bahwa kasus tersebut “lebih menyerupai debat olahraga ketimbang sengketa hukum.”

Quest juga menegaskan bahwa jika tuntutan Massa diterima, hal itu akan mencabut gelar Hamilton tanpa dasar yang kuat.

Sementara itu, pengacara FOM, Anneliese Day KC, berpendapat bahwa hasil balapan tidak semata ditentukan oleh insiden “Crashgate”.

Menurutnya, serangkaian kesalahan Massa dan Ferrari setelah munculnya safety car turut menentukan hasil akhir balapan.

Ia juga menegaskan bahwa Hamilton tampil lebih konsisten dan unggul sepanjang musim 2008.

Di sisi lain, pengacara Massa, Nick di Marco, menyatakan bahwa pembelaan para tergugat belum menunjukkan bukti yang cukup untuk menggugurkan gugatan tersebut.

Ia meyakini kliennya memiliki peluang nyata untuk memenangkan kasus ini, membuka babak baru dalam sejarah panjang kontroversi Formula 1.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#felipe massa #formula 1 #fia #London #bernie ecclestone #f1