RADARBANYUWANGI.ID - Francesco Bagnaia menunjukkan sikap berkelas setelah gagal meraih podium di MotoGP Malaysia 2025 akibat insiden ban bocor.
Meskipun hasil balapan di Sirkuit Sepang pada Minggu, 27 Oktober 2025, tidak berjalan sesuai harapan, pembalap asal Italia itu tetap mampu mengambil sisi positif dari situasi yang dialaminya.
Bagnaia sejatinya tampil impresif sejak awal balapan.
Memulai lomba dari posisi terdepan, ia terlibat duel sengit dengan Pedro Acosta untuk memperebutkan posisi kedua, sementara Alex Marquez berada di depan sebagai pemimpin lomba.
Sayangnya, keberuntungan tidak berpihak kepada Bagnaia.
Saat memasuki putaran ke-12, ban belakang motornya mengalami kebocoran yang membuat performanya menurun drastis.
Kondisi itu memaksanya untuk berhenti menjelang tiga lap terakhir dan mengakhiri balapan lebih awal.
Dalam wawancara bersama Sky Italy, Bagnaia mengaku kecewa namun tetap bersikap tenang.
Ia menilai kejadian tersebut sebagai bagian dari risiko balapan yang tidak bisa diprediksi.
“Kami memang melakukan pekerjaan dengan baik, tetapi kami tidak mampu menyelesaikannya dengan cara terbaik,” ujar Bagnaia.
“Kami berada dalam persaingan ketat hari ini, dan saya berusaha sebaik mungkin untuk memperkecil jarak dengan Alex.”
Meski hasil akhir tidak sesuai ekspektasi, Bagnaia menegaskan bahwa performa timnya selama akhir pekan patut diapresiasi.
Ia juga menyoroti pentingnya tetap fokus dan konsisten, mengingat faktor teknis seperti pemilihan ban bisa menentukan jalannya lomba.
Alih-alih larut dalam kekecewaan, Bagnaia memilih untuk melihat sisi positif dari hasil di Sepang.
Pembalap berjuluk Pecco itu menilai timnya telah menunjukkan kemajuan signifikan sepanjang akhir pekan.
“Kita lihat saja apa yang terjadi selanjutnya; akhir pekan ini jelas positif dalam beberapa hal, dan kami akan mencoba melanjutkan pekerjaan yang telah kami lakukan,” ungkapnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi