Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Red Bull Rebut Momentum, McLaren Mulai Tersingkir dari Puncak F1

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 26 Oktober 2025 | 23:07 WIB
Red Bull dan Max Verstappen bangkit di ajang F1.
Red Bull dan Max Verstappen bangkit di ajang F1.

RADARBANYUWANGI.ID - Persaingan menuju gelar juara dunia Formula 1 (F1) 2025 kembali terbuka lebar setelah Max Verstappen dan Red Bull menunjukkan kebangkitan luar biasa. 

Dalam empat balapan terakhir, Red Bull berhasil memenangkan tiga di antaranya, membawa Verstappen hanya terpaut 40 poin dari pemuncak klasemen sementara, Oscar Piastri.

Dengan lima balapan dan dua sprint tersisa, peluang Verstappen untuk mempertahankan gelar juara dunia kembali menguat.

Performa impresif ini menjadi sinyal jelas bahwa dominasi McLaren di awal musim mulai goyah.

Sejak kemenangan terakhir di Grand Prix Belanda pada Agustus, McLaren belum mampu kembali ke podium tertinggi. 

Banyak yang awalnya mengira penurunan performa mereka disebabkan oleh karakteristik sirkuit, terutama di trek dengan tingkat downforce rendah seperti Monza dan Baku, di mana mobil McLaren memang kerap kesulitan.

Namun, performa yang kurang konsisten terus berlanjut di Singapura. 

Lando Norris hanya mampu finis di posisi ketiga, di belakang George Russell dan Verstappen.

Kondisi serupa terjadi di Grand Prix Amerika Serikat, di mana Norris harus puas finis kedua setelah pertarungan sengit melawan Charles Leclerc sepanjang balapan.

Bos Red Bull, Laurent Mekies, menyebutkan bahwa keseimbangan kekuatan di grid F1 kini telah bergeser. 

Menurutnya, McLaren tidak lagi memiliki keunggulan besar seperti di paruh pertama musim.

“Saya pikir ini menunjukkan bahwa secara performa relatif, mereka (McLaren) sudah kehilangan keunggulan yang mereka miliki di awal musim,” ujar Mekies kepada wartawan di Austin.

Ia menambahkan bahwa bahkan pada momen ketika Red Bull memenangkan Sprint di Spa, mereka masih tertinggal sekitar setengah detik dari McLaren di setiap putaran. 

Kini, situasi tersebut telah berubah drastis.

Menurut Mekies, tren terkini menunjukkan bahwa empat tim teratas, Red Bull, McLaren, Mercedes, dan Ferrari, masih memiliki peluang nyata dalam perebutan gelar juara. 

George Russell tampil dominan di Singapura, Ferrari menunjukkan peningkatan konsisten di COTA, dan Lewis Hamilton juga terus menekan di papan atas.

“Kita kini berada dalam situasi di mana tiga atau empat tim bisa menang di akhir pekan balapan mana pun, tergantung pada siapa yang paling memahami karakteristik trek, suhu, serta pengelolaan ban,” lanjut Mekies.

Ia menegaskan bahwa tidak ada lagi tim yang benar-benar dominan. 

Setiap balapan akan menjadi adu kecerdikan dan strategi, di mana faktor teknis dan kondisi sirkuit akan sangat menentukan hasil akhir.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#max verstappen #formula 1 #red bull #mclaren #f1