RADARBANYUWANGI.ID - Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, menjadi saksi drama bagi Fermin Aldeguer pada Sprint Race MotoGP 2025, Sabtu (25/10/2025).
Pembalap muda asal Spanyol itu awalnya finis di posisi ketiga setelah menyalip Pedro Acosta di tikungan terakhir.
Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama.
Steward MotoGP memutuskan menjatuhkan penalti tambahan delapan detik akibat pelanggaran tekanan ban di bawah batas minimum yang ditetapkan.
Keputusan tersebut membuat Aldeguer turun ke posisi kedelapan dalam hasil akhir Sprint Race.
Posisi podium ketiga akhirnya diberikan kepada Pedro Acosta dari KTM, disusul Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo.
Panel Steward MotoGP yang diketuai Simon Crafar menjelaskan bahwa tekanan ban motor Aldeguer tidak sesuai dengan parameter yang direkomendasikan oleh pemasok resmi.
Berdasarkan pasal 2.4.4.9 dan 3.2.1 dari Peraturan Kejuaraan Dunia, pelanggaran itu dihukum dengan penambahan waktu delapan detik untuk sprint race.
Pembalap tetap memiliki hak untuk mengajukan banding dalam waktu 60 menit setelah keputusan diumumkan, dengan uang jaminan sebesar 1.320 Euro atau sekitar Rp25,6 juta.
Meski kehilangan podium, Aldeguer tetap dinobatkan sebagai Rookie of the Year MotoGP 2025, setelah mengumpulkan total 186 poin dari 20 seri.
Ia unggul jauh dari dua rookie lainnya, Ai Ogura dan Somkiat Chantra.
Dalam wawancara usai balapan, Aldeguer mengaku sempat ragu dengan performanya di kelas utama.
“Saya pikir tekanan ban baik-baik saja, mungkin ada masalah pada perangkat elektronik di layar,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pencapaiannya musim ini adalah hasil kerja keras tim Gresini Racing dan dukungan penuh dari Ducati, yang menyediakan motor Desmosedici GP24.
Sepanjang musim 2025, Aldeguer mencatatkan prestasi gemilang.
Ia meraih kemenangan perdananya di MotoGP Mandalika dan finis di podium sebanyak tiga kali.
Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu rookie paling menjanjikan di era modern MotoGP, bahkan menjadi pemenang termuda kedua setelah Marc Marquez.
Sementara itu, tim Gresini Racing menutup musim dengan dua pencapaian besar.
Selain Aldeguer sebagai Rookie of the Year, Alex Marquez juga mengamankan gelar Runner Up MotoGP 2025 setelah finis kedua di Sprint Race Malaysia.
Dengan total 388 poin, Alex menjadi bukti bahwa Gresini Racing kini menjadi kekuatan besar di kejuaraan dunia MotoGP.
Aldeguer menegaskan bahwa pencapaiannya musim ini hanyalah awal.
“Kami sebenarnya bisa meraih Rookie of the Year di Australia, tapi melakukannya di sini terasa lebih spesial. Target selanjutnya adalah terus berkembang dan tampil konsisten,” pungkas pembalap berusia 20 tahun itu dengan senyum lebar.
Editor : Lugas Rumpakaadi