RADARBANYUWANGI.ID - Rivalitas abadi El Clasico antara Barcelona dan Real Madrid kembali menorehkan babak baru dalam sejarah panjang sepak bola dunia.
Pertemuan dua raksasa Spanyol ini tak hanya sekadar duel di lapangan, tetapi juga pertarungan identitas dan kebanggaan antara dua wilayah dengan latar sosial dan politik yang berbeda—Madrid sebagai simbol monarki Spanyol dan Barcelona sebagai lambang semangat kemerdekaan Catalunya.
Di bawah sorotan dunia, El Clasico edisi 2025 kembali membuktikan bahwa laga ini lebih dari sekadar pertandingan.
Setiap duel selalu menghadirkan drama, emosi, dan kisah epik yang tak terlupakan.
Barcelona Bantai Madrid, Pastikan Gelar La Liga 2024/2025
Pertandingan La Liga 2024/2025 (11 Mei 2025) di Estadi Olímpic Lluís Companys menjadi salah satu El Clasico paling spektakuler dalam dekade terakhir.
Barcelona menang tipis 4–3 atas Real Madrid dalam laga penuh adrenalin dan tujuh gol.
Real Madrid yang tampil agresif lebih dulu unggul lewat dua gol Kylian Mbappé.
Namun, semangat muda Barcelona meledak—Eric García, Lamine Yamal, dan dua gol Raphinha membalikkan keadaan di babak pertama.
Mbappé sempat mencatat hat-trick sensasional, tetapi tak cukup menyelamatkan Madrid dari kekalahan.
Kemenangan ini menjadi gelar La Liga ke-28 bagi Barcelona sekaligus kemenangan keempat beruntun atas rival abadinya.
Balas Dendam Manis di Final Copa del Rey 2025
Tak cukup di liga, Barcelona kembali menegaskan dominasinya dengan kemenangan dramatis 3–2 atas Real Madrid di Final Copa del Rey (27 April 2025).
Gol awal Pedri sempat disamakan oleh Mbappé dan Tchouameni, namun Ferran Torres memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu. Di menit ke-116, Jules Kounde menjadi pahlawan dengan gol sundulan yang memastikan Copa del Rey ke-32 untuk Barcelona dan memperpanjang paceklik gelar Madrid di ajang ini menjadi 11 tahun.
Piala Super Spanyol 2025: Hattrick Trofi Barcelona
Awal tahun 2025, Blaugrana mengamuk di Piala Super Spanyol. Dalam final yang mempertemukan mereka dengan Real Madrid (13 Januari 2025), Barcelona menang telak 5–2.
Meski Mbappé sempat membawa Madrid unggul, pasukan Hansi Flick tampil luar biasa. Raphinha mencetak dua gol, sementara Lewandowski dan Lamine Yamal menambah luka Los Blancos.
Dengan kemenangan itu, Barcelona mencatatkan tiga gelar besar dalam satu musim—La Liga, Copa del Rey, dan Supercopa—membuktikan dominasi total mereka atas Madrid.
Rivalitas Abadi, Dari Bellingham hingga Mbappé
Di sisi lain, Madrid tidak tinggal diam. Musim-musim sebelumnya, mereka sempat membalas lewat kemenangan penting, seperti 4–1 di Piala Super 2024 dan 2–1 di Camp Nou lewat dua gol Jude Bellingham.
Namun, kehadiran Mbappé belum mampu mengembalikan supremasi Madrid. Sejak dilatih Flick, Barcelona tampil lebih kompak dengan sentuhan akademi La Masia yang melahirkan generasi baru seperti Lamine Yamal dan Fermín López.
Rekap 10 El Clasico Terakhir (2023–2025)
La Liga 2024/2025 (11 Mei 2025)
- Hasil: Barcelona 4–3 Real Madrid
- Pemenang: Barcelona
Copa del Rey 2025 (27 April 2025)
- Hasil: Barcelona 3–2 Real Madrid
- Pemenang: Barcelona
Piala Super Spanyol 2025 (13 Januari 2025)
- Hasil: Real Madrid 2–5 Barcelona
- Pemenang: Barcelona
La Liga 2024/2025 (27 Oktober 2024)
- Hasil: Real Madrid 0–4 Barcelona
- Pemenang: Barcelona
La Liga 2023/2024 (22 April 2024)
- Hasil: Real Madrid 3–2 Barcelona
- Pemenang: Real Madrid
Piala Super Spanyol 2024 (15 Januari 2024)
- Hasil: Real Madrid 4–1 Barcelona
- Pemenang: Real Madrid
La Liga 2023/2024 (28 Oktober 2023)
- Hasil: Barcelona 1–2 Real Madrid
- Pemenang: Real Madrid
Copa del Rey 2023 (6 April 2023)
- Hasil: Barcelona 0–4 Real Madrid
- Pemenang: Real Madrid
La Liga 2022/2023 (20 Maret 2023)
- Hasil: Barcelona 2–1 Real Madrid
- Pemenang: Barcelona
Copa del Rey 2023 (3 Maret 2023)
- Hasil: Real Madrid 0–1 Barcelona
- Pemenang: Barcelona
Statistik Singkat:
- Barcelona menang: 6 kali
- Real Madrid menang: 4 kali
- Total gol tercipta: 40+ gol
- El Clasico tersengit: Barcelona 4–3 Real Madrid (11 Mei 2025)
Dominasi Baru Blaugrana
Dengan empat kemenangan beruntun dan gelar ganda domestik, Barcelona kini menguasai panggung El Clasico dan menegaskan diri sebagai kekuatan utama di Spanyol.
Di bawah arahan Hansi Flick, Blaugrana memadukan darah muda dan pengalaman dengan sempurna—menjadikan mereka bukan hanya kebanggaan Catalunya, tetapi juga ancaman nyata bagi Madrid di semua kompetisi Eropa.
“El Clasico bukan sekadar pertandingan. Ini simbol perjuangan dan kebanggaan,” tulis Marca dalam ulasannya setelah laga bersejarah itu.
Sementara Real Madrid kini dihadapkan pada satu pertanyaan besar:
Mampukah Los Blancos merebut kembali mahkota yang kini dikuasai Barcelona? (*)
Editor : Ali Sodiqin