Kedua tim sama-sama mengoleksi 15 poin, menjadikan duel ini salah satu penentu arah perebutan Scudetto musim 2025-2026.
Pasca jeda internasional, Napoli mulai kehilangan stabilitas permainan akibat badai cedera yang menghantam sejumlah pilar utama. Tim asuhan Antonio Conte gagal menjaga konsistensi dan kini tengah berupaya bangkit dari dua kekalahan beruntun di semua kompetisi.
Pekan lalu, Partenopei tumbang 0–1 dari Torino di Serie A, disusul kekalahan telak 2–6 dari PSV Eindhoven di Liga Champions, meski sempat unggul lebih dulu melalui gol Scott McTominay.
Kekalahan itu diperparah dengan kartu merah Lorenzo Lucca, yang membuat lini serang Napoli semakin rapuh.
Conte tentu kecewa, apalagi dua kekalahan di tiga laga terakhir Serie A menyamai jumlah kekalahan Napoli dalam 31 pertandingan sebelumnya.
Namun, sang pelatih masih bisa mengandalkan rekor kandang impresif, Napoli belum terkalahkan dalam 15 laga Serie A di kandang sejak Desember 2024, dengan 12 kemenangan di antaranya.
Tiga pertemuan terakhir Napoli dan Inter di Serie A semuanya berakhir imbang 1–1, menandakan betapa seimbangnya kekuatan kedua tim. Duel kali ini diyakini kembali berjalan ketat.
Inter Milan Datang dengan Kepercayaan Diri Penuh
Di sisi lain, Inter Milan tiba di Naples dengan modal sempurna. Tim besutan Cristian Chivu tengah menikmati performa luar biasa setelah mencatat tujuh kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk kemenangan telak 4–0 atas Union Saint Gilloise di Liga Champions.
Setelah sempat kalah dari Juventus pada September, Inter bangkit dan tampil tanpa cela di Serie A. Mereka belum kebobolan satu gol pun di kompetisi Eropa dan menjadi tim paling produktif di liga, dengan 18 gol dari tujuh laga dicetak oleh sembilan pemain berbeda.
Penampilan gemilang Ange-Yoan Bonny juga menjadi sorotan. Penyerang muda asal Prancis itu telah mencatat lima kontribusi gol dalam dua laga terakhir, mengisi kekosongan Marcus Thuram yang cedera. Kombinasi Bonny dan Lautaro Martinez kini menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.
Selain produktif, pertahanan Inter juga kokoh. Mereka hanya kebobolan tiga gol dalam lima laga tandang terakhir Serie A, menunjukkan keseimbangan sempurna antara serangan dan pertahanan.
Performa Terkini
Napoli (Serie A): Menang-Menang-Menang-Kalah-Menang-Kalah
Napoli (semua kompetisi): Menang-Kalah-Menang-Menang-Menang-Kalah-Kalah
Inter Milan (Serie A): Kalah-Kalah-Menang-Menang-Menang-Menang
Inter Milan (semua kompetisi): Menang-Menang-Menang-Menang-Menang-Menang
Kabar Tim
Napoli:
Antonio Conte tengah pusing menghadapi krisis di lini depan. Romelu Lukaku belum pulih dari cedera, disusul Rasmus Højlund yang mengalami cedera paha saat latihan.
Jika belum fit, Lorenzo Lucca kemungkinan kembali dipercaya sebagai striker utama, didukung Matteo Politano, mantan pemain Inter yang sudah tiga kali menjebol gawang mantan klubnya.
Di lini tengah, Stanislav Lobotka dan Amir Rrahmani masih absen, sehingga Billy Gilmour diprediksi kembali menempati peran jangkar bersama Andre Frank Zambo Anguissa.
Inter Milan:
Cristian Chivu akan kembali menurunkan mayoritas pemain inti yang diistirahatkan di Liga Champions. Namun, Marcus Thuram masih menepi karena cedera hamstring. Ange-Yoan Bonny atau Francesco Pio Esposito kemungkinan berduet dengan Lautaro Martinez di lini depan.
Menariknya, Piotr Zielinski akan kembali ke markas lamanya setelah mencatat 364 penampilan dan 51 gol bersama Napoli. Meski begitu, ia diperkirakan akan memulai laga dari bangku cadangan.
Di sektor pertahanan, trio Akanji, Acerbi, dan Bastoni tetap menjadi andalan, dengan Hakan Calhanoglu sebagai pengatur tempo permainan di lini tengah.
Perkiraan Susunan Pemain
Napoli (4-2-3-1):
Meret; Di Lorenzo, Beukema, Buongiorno, Spinazzola; Gilmour, Anguissa; Politano, De Bruyne, McTominay; Lucca
Inter Milan (3-5-2):
Sommer; Akanji, Acerbi, Bastoni; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Bonny, Martinez
Prediksi Skor: Napoli 1–1 Inter Milan
Meskipun Inter datang dengan kepercayaan diri tinggi, Stadio Maradona selalu menjadi benteng sulit ditembus. Napoli diprediksi akan tampil disiplin dan mampu menghentikan laju kemenangan Inter dengan hasil imbang dalam laga yang berlangsung ketat dan penuh tensi. (*)
Editor : Niklaas Andries