RADARBANYUWANGI.ID - Rombongan MotoGP kembali bersiap menghadapi salah satu seri paling ikonik musim ini, yaitu Grand Prix Malaysia 2025.
Sirkuit Internasional Sepang akan menjadi panggung pertempuran bagi para pebalap terbaik dunia pada 24–26 Oktober 2025.
Seri ini sekaligus menutup rangkaian balapan di luar Eropa sebelum musim berakhir.
Tahun ini, atmosfer Sepang terasa berbeda.
Marc Marquez, sang juara dunia 2025 dari tim Ducati Lenovo, dan Jorge Martin (Aprilia Racing) dipastikan absen karena cedera.
Ketidakhadiran dua bintang besar ini membuka peluang bagi pebalap lain untuk mencuri sorotan dan meraih kemenangan penting di akhir musim.
Nama Raul Fernandez menjadi bahan pembicaraan hangat menjelang balapan Malaysia.
Pebalap muda Trackhouse Racing ini datang ke Sepang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan perdana di kelas utama pada MotoGP Australia.
Kemenangan itu menjadi tonggak sejarah pribadinya.
Selain itu, lewat kemenangan tersebut, Raul Fernandez juga menegaskan potensi besar Aprilia sebagai kekuatan baru di grid.
Raul Fernandez diyakini mampu kembali memberi kejutan di lintasan sepanjang 5,5 kilometer itu dengan performanya yang semakin matang dan motor yang kompetitif.
Sementara itu, Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing tampil menonjol dalam beberapa seri terakhir.
Dua podium berturut-turut di Indonesia dan Australia menunjukkan tren positifnya.
Meski sempat terkena dua penalti long lap di seri sebelumnya, Bezzecchi tetap finis di posisi ketiga.
Hal ini membuktikan kemampuan adaptasi dan ketenangannya di bawah tekanan.
Menjelang Sepang, Bezzecchi memilih merendah.
Ia menegaskan belum layak disebut pembalap terbaik karena belum memimpin klasemen.
Namun, konsistensinya membuatnya menjadi salah satu kandidat kuat untuk podium utama, terutama dengan absennya para rival besar.
Di kubu Ducati, Alex Marquez kini memegang peran penting.
Dengan absennya sang kakak, Marc Marquez, Alex menjadi ujung tombak Ducati dalam mempertahankan dominasi.
Ia juga tengah bersaing ketat dengan Bezzecchi untuk merebut posisi runner-up klasemen dunia.
Alex kini berada di peringkat dua dengan 379 poin, unggul atas Bezzecchi yang mengoleksi 282 poin.
Persaingan antara keduanya diprediksi menjadi salah satu daya tarik utama di Sepang, terutama karena keduanya memiliki gaya balap agresif yang cocok untuk karakter lintasan ini.
Sirkuit Internasional Sepang dikenal dengan kombinasi trek lurus panjang dan tikungan cepat yang menuntut keseimbangan antara kecepatan dan manajemen ban.
Cuaca tropis Malaysia juga menjadi faktor yang sulit diprediksi.
Hujan deras bisa turun tiba-tiba dan mengubah strategi dalam sekejap.
Dalam kondisi seperti ini, faktor stabilitas pengereman dan pengaturan ban akan sangat menentukan hasil akhir.
Seperti diakui Bezzecchi, peningkatan stabilitas motor Aprilia dalam pengereman menjadi salah satu kunci performanya musim ini.
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2025
Jumat, 24 Oktober 2025
09.45–10.30 WIB: Free Practice 1 (MotoGP)
14.00–15.00 WIB: Practice (MotoGP)
Sabtu, 25 Oktober 2025
09.10–09.40 WIB: Free Practice 2 (MotoGP)
09.50–10.30 WIB: Kualifikasi (MotoGP)
14.00 WIB: Sprint Race (10 Lap)
Minggu, 26 Oktober 2025
09.40–09.50 WIB: Warm Up
14.00 WIB: Grand Prix MotoGP Malaysia (20 Lap)
Editor : Lugas Rumpakaadi