Tuan rumah baru mengumpulkan satu poin dari dua laga, sementara Sturm Graz datang dengan modal satu kemenangan dan satu kekalahan.
Celtic Ingin Bangkit dari Tren Negatif
Musim 2025–2026 tidak berjalan mulus bagi Celtic. Klub asal Glasgow itu menghadapi turbulensi baik di dalam maupun di luar lapangan.
Performa yang naik-turun, disertai protes keras dari para suporter terkait transfer musim panas yang dianggap tidak memadai, membuat suasana tim tidak kondusif.
Kekecewaan semakin dalam setelah mereka gagal lolos ke fase grup Liga Champions usai tersingkir lewat adu penalti dari Kairat Almaty di babak playoff.
Meski sempat bangkit di kompetisi domestik dengan catatan sembilan laga tanpa kekalahan di Liga Primer Skotlandia dan Piala Liga, langkah impresif itu terhenti saat mereka tumbang 0–2 dari Dundee pekan lalu.
Hasil tersebut membuat The Bhoys kini tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen Hearts setelah delapan pertandingan.
Kekalahan dari Dundee menjadi yang kedua dalam tiga laga terakhir setelah sebelumnya juga takluk 0–2 dari Braga di Liga Europa.
Dengan hanya mengoleksi satu poin dari dua pertandingan fase grup dengan hasil imbang 1–1 kontra Red Star Belgrade, dan pasukan Brendan Rodgers kini wajib menang jika ingin menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.
Untungnya, Celtic memiliki catatan kandang yang solid. Dari tujuh laga di Celtic Park musim ini, mereka hanya sekali kalah, dengan empat kemenangan dan dua hasil imbang. Dukungan publik sendiri bisa menjadi faktor penting dalam duel krusial ini.
Sturm Graz Datang dengan Modal Percaya Diri
Berbeda dengan Celtic, Sturm Graz tengah menikmati performa impresif. Tim besutan Jurgen Säumel memuncaki klasemen Bundesliga Austria dengan keunggulan tiga poin atas RB Salzburg, dan masih menyimpan satu laga tunda.
Dari sembilan pertandingan liga, mereka memenangkan tujuh di antaranya termasuk empat kemenangan beruntun. Bahkan, dalam empat laga terakhir di semua kompetisi, Sturm Graz selalu menang, termasuk saat menumbangkan Rangers 2–1.
Kini, mereka mengincar kemenangan beruntun atas dua raksasa Glasgow sekaligus, dengan ambisi menaklukkan Celtic di kandangnya.
Namun, performa tandang mereka di kompetisi Eropa belum sebaik di liga domestik. Sturm Graz dibantai 0–5 oleh Bodo/Glimt di babak playoff Liga Champions dengan agregat 2–6 dan juga kalah 0–2 dari Midtjylland pada matchday pertama Liga Europa.
Meski begitu, dua kekalahan tersebut menjadi satu-satunya hasil buruk mereka di laga tandang musim ini, dan mereka tentu ingin memperbaikinya di Glasgow.
Statistik dan Performa Terkini
Celtic – Liga Europa: Kalah- Imbang
Celtic – Semua Kompetisi: Kalah- Menang- Kalah- Imbang- Imbang- Menang
Sturm Graz – Liga Europa: Menang- Kalah
Sturm Graz – Semua Kompetisi: Menang- Menang- Menang- Menang- Kalah- Menang
Kabar Tim: Celtic Rotasi, Sturm Andalkan Kiteishvili
Celtic diprediksi masih tanpa Daizen Maeda, Alistair Johnston, Jota, dan Paulo Bernardo yang belum pulih dari cedera.
Brendan Rodgers kemungkinan akan melakukan sejumlah rotasi setelah kekalahan dari Dundee. Pemain berpengalaman seperti James Forrest, serta Arne Engels dan Michel Ange Balikwisha, berpeluang masuk ke susunan starter.
Sementara di kubu lawan, Sturm Graz tidak akan diperkuat Belmin Beganovic, Daniil Khudyakov, dan Oliver Christensen yang mengalami cedera.
Gelandang serang Otar Kiteishvili, pencetak delapan gol dari 11 pertandingan musim ini, akan menjadi tumpuan utama di lini depan, didukung duet Maurice Malone dan Seedy Jatta.
Perkiraan Susunan Pemain
Celtic (4-3-3):
Schmeichel; Donovan, Carter-Vickers, Scales, Tierney; Engels, McGregor, McCowan; Forrest, Iheanacho, Tounekti
Sturm Graz (4-3-1-2):
Bignetti; Oermann, Aiwu, Lavalee, Karic; Horvat, Gorenc-Stankovic, Chukwuani; Kiteishvili; Malone, Jatta
Prediksi Skor: Celtic 2–1 Sturm Graz
Baca Juga: Warisan Abadi Ki Anom Suroto: Rebo Legen dan Kebon Seni Kini Diteruskan Sang Putra, Ki Bayu Aji
Celtic diprediksi mampu memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk bangkit dari keterpurukan.
Dengan rekor kandang yang solid dan motivasi tinggi untuk mencatat kemenangan perdana di Liga Europa, The Bhoys berpeluang besar menaklukkan Sturm Graz yang kerap kesulitan saat bermain di luar Austria. (*)
Editor : Niklaas Andries