Meski sempat menelan kekalahan mengejutkan dari Lille pada laga sebelumnya, Giallorossi siap bangkit di hadapan publik sendiri. Di sisi lain, Viktoria Plzen datang ke ibu kota Italia dengan modal positif usai meraih kemenangan telak atas Malmo.
Roma Incar Rekor Ke-99 di Kompetisi Eropa
Sebagai salah satu kontestan langganan Liga Europa, Roma telah berulang kali mencatat kisah menarik di ajang ini. Namun, duel kontra Lille awal bulan ini menjadi salah satu laga paling dramatis.
Setelah tertinggal sejak menit keenam, Roma sempat berpeluang menyamakan kedudukan lewat penalti di menit-menit akhir. Sayangnya, kiper Lille, Berke Özer, tampil fenomenal dengan menggagalkan tiga penalti beruntun menjadi sebuah rekor langka di panggung Eropa.
Artem Dovbyk dan bintang muda Matías Soulé menjadi dua algojo yang gagal, membuat Roma pulang dengan tangan hampa untuk kedua kalinya secara beruntun melawan tim asal Prancis.
Sebelumnya, mereka menang tipis atas Nice di laga pembuka, sehingga kini mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan awal fase grup.
Setelah kekalahan dari Lille, skuad Gian Piero Gasperini sempat bangkit dengan kemenangan atas Fiorentina, namun kemudian harus mengakui keunggulan Inter Milan di Serie A.
Kekalahan itu membuat Roma turun ke posisi kelima klasemen, meski lini belakang mereka masih kokoh sejauh ini baru kebobolan tiga gol sejauh ini.
Gasperini kini membidik target spesial: kemenangan ke-99 Roma di kompetisi Eropa. Salah satu dari 98 kemenangan sebelumnya tercipta saat menghancurkan Viktoria Plzen 4–1 pada 2016, disusul kemenangan 5–0 atas tim yang sama di Liga Champions dua tahun kemudian.
Plzen Tampil Percaya Diri di Bawah Martin Hysky
Kali ini, Viktoria Plzen datang ke Olimpico dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asal Republik Ceko itu memimpin klasemen sementara grup dengan keunggulan satu poin atas Roma.
Setelah bermain imbang 1–1 melawan Ferencvaros di laga perdana, Plzen tampil perkasa saat menghajar Malmo 3–0. Dalam laga tersebut, kedua tim sama-sama bermain dengan 10 pemain sebelum Malmo kehilangan satu pemain tambahan di masa tambahan waktu.
Bintang utama mereka, Rafiu Durosinmi, kembali jadi sorotan dengan catatan enam kontribusi gol dalam lima laga terakhir di Liga Europa. Penyerang muda asal Nigeria itu menjadi ancaman nyata bagi pertahanan mana pun.
Setelah tersingkir di babak kualifikasi Liga Champions dan tampil inkonsisten di liga domestik, Plzen melakukan perubahan besar. Manajemen memecat Miroslav Koubek dan menunjuk Martin Hysky, mantan pelatih akademi Slavia Praha, sebagai pelatih kepala.
Hasilnya cukup menjanjikan, mereka bermain imbang 3–3 melawan Hradec Kralove dan menang tipis 1–0 atas Bohemians, dengan Durosinmi kembali mencetak gol kemenangan.
Performa Terkini
Performa AS Roma di Liga Europa: Menang – Kalah
Performa AS Roma di Semua Kompetisi: Menang – Menang – Menang – Kalah – Menang – Kalah
Performa Viktoria Plzen di Liga Europa: Imbang – Menang
Performa Viktoria Plzen di Semua Kompetisi: Kalah – Imbang – Kalah – Menang – Imbang – Menang
Kabar Tim
Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, tampaknya mulai kehilangan kepercayaan terhadap lini depannya. Pada laga terakhir Serie A, ia bahkan menurunkan Paulo Dybala sebagai false nine.
Evan Ferguson masih mandul di level klub selama hampir setahun, meski tampil tajam di timnas Republik Irlandia. Sementara itu, Artem Dovbyk baru mencetak satu gol di Serie A dan gagal mengeksekusi penalti penting melawan Lille.
Gasperini mungkin akan memberi kesempatan starter pertama kepada Leon Bailey, pemain pinjaman asal Jamaika yang baru pulih dari cedera panjang.
Bailey tampil impresif saat masuk dari bangku cadangan melawan Inter dan siap tampil sejak awal. Sementara itu, Angelino diragukan tampil karena masih mengalami bronkitis ringan.
Dari kubu tamu, Viktoria Plzen dipastikan kehilangan Merchas Doski akibat skorsing, sementara Jan Kopic dan Jiri Panos absen karena cedera.
Pelatih Martin Hysky kemungkinan kembali mengandalkan Rafiu Durosinmi di lini depan, didukung Amar Memic dan penyerang senior Matej Vydra di belakangnya.
Perkiraan Susunan Pemain
AS Roma (3-4-2-1):
Svilar; Celik, Mancini, Ndicka; Rensch, Cristante, El Aynaoui, Tsimikas; Bailey, Baldanzi; Dovbyk
Viktoria Plzen (3-4-2-1):
Jedlicka; Jemelka, Dweh, Spacil; Valenta, Souare, Cerv, Havel; Memic, Vydra; Durosinmi
Prediksi Skor: AS Roma 1–0 Viktoria Plzen
Roma memiliki rekor kuat di kandang pada ajang Eropa. Giallorossi belum pernah menelan kekalahan beruntun di Stadio Olimpico sejak 2014 dan belum pernah melakukannya di Liga Europa.
Sebaliknya, Viktoria Plzen hanya mampu memenangkan dua dari 20 laga tandang terakhir di kompetisi ini.
Dengan pengalaman, kualitas skuad, serta dukungan penuh suporter di Olimpico, Roma diprediksi akan meraih kemenangan tipis namun penting untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. (*)
Editor : Niklaas Andries