RADARBANYUWANGI.ID - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Galatasaray akan berhadapan dengan Bodo/Glimt dalam pertandingan resmi ketika keduanya bentrok di Rams Park, Istanbul, Kamis (23/10) dini haripada matchday ketiga fase liga Liga Champions UEFA.
Raksasa asal Turki tersebut kini menempati peringkat ke-21 klasemen sementara setelah mencatat satu kemenangan dan satu kekalahan dari dua laga awal, sementara Bodo/Glimt berada tiga posisi di bawahnya dengan dua hasil imbang beruntun.
Galatasaray Ingin Pertahankan Tren Positif
Perjalanan Galatasaray di Liga Champions musim ini penuh warna. Setelah dipermalukan 1–5 oleh Eintracht Frankfurt di laga pembuka, tim asuhan Okan Buruk mampu bangkit dengan kemenangan mengejutkan 1–0 atas Liverpool, sang juara bertahan Premier League.
Meski hanya menguasai 38% bola, Cimbom tampil efisien dengan tiga tembakan tepat sasaran — satu lebih banyak dari The Reds. Gol semata wayang Victor Osimhen melalui titik putih di menit ke-16 menjadi pembeda.
Sejak kemenangan atas Liverpool, Galatasaray bermain imbang 1–1 melawan Besiktas, lalu menang 2–1 atas Istanbul Basaksehir lewat dua gol Leroy Sane, yang sekaligus memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen Super Lig Turki dengan selisih lima poin.
Dominasi Galatasaray di kompetisi domestik tidak diragukan lagi. Mereka menang 19 dari 20 laga terakhir di semua ajang dalam negeri dengan 1 imbang, merebut gelar liga ketiga beruntun serta menjuarai Turkiye Kupası.
Namun, di kancah Eropa, performa mereka belum sekuat itu. Kemenangan atas Liverpool hanya menjadi kemenangan kedua dari 19 laga terakhir di Liga Champions dengan 5 imbang, 12 kalah.
Kemenangan tersebut juga mengakhiri rekor buruk delapan laga kandang tanpa kemenangan dengan 4 imbang, 4 kalah, menjadi momentum penting bagi Buruk dan tim untuk kembali memperlihatkan dominasi mereka di depan publik Istanbul.
Bodo/Glimt Siap Beri Kejutan
Baca Juga: Info Resmi! Gaji ASN Naik Hingga 12 Persen Mulai Oktober 2025, Dibayar Rapel Dua Bulan Sekaligus!
Sebagai tim debutan di Liga Champions, Bodo/Glimt membuktikan bahwa mereka bukan lawan yang bisa diremehkan. Mereka mencatat sejarah sebagai klub Norwegia pertama sejak 1999 yang mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk bermain imbang 2–2 melawan Slavia Praha.
Di laga kedua, mereka sempat unggul dua gol sebelum akhirnya harus puas dengan hasil imbang kontra Tottenham Hotspur.
Tim asuhan Kjetil Knutsen tampil produktif dengan mencetak dua gol atau lebih dalam 10 dari 14 laga terakhir di Eropa, serta tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir fase grup dengan 2 menang, 3 imbang.
Modal mereka menuju Istanbul juga impresif. Kemenangan 5–2 atas Sarpsborg di liga domestik menempatkan mereka di posisi kedua Eliteserien, hanya terpaut satu poin dari puncak klasemen, dan memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi delapan laga beruntun dengan 5 menang, 3 imbang.
Namun, rekor tandang mereka masih rapuh. Bodo/Glimt kalah enam kali dari sembilan laga tandang terakhir di kompetisi Eropa dengan 1 menang, 2 imbang, sesuatu yang bisa dimanfaatkan Galatasaray.
Performa Terkini
Galatasaray – Liga Champions: Kalah- Menang
Galatasaray – Semua Kompetisi: Kalah- Menang- Menang- Menang- Imbang- Menang
Bodo/Glimt – Liga Champions: Imbang- Imbang
Bodo/Glimt – Semua Kompetisi: Imbang- Imbang – Menang- Imbang- Menang- Menang
Kabar Tim Galatasaray dan Bodo/Glimt
Di kubu tuan rumah, Leroy Sane yang sempat dikritik kini kembali ke performa terbaiknya dan hampir pasti mempertahankan posisinya di sisi kanan serangan.
Mauro Icardi berpotensi dicadangkan karena performa menurun, sementara Victor Osimhen siap menjadi ujung tombak setelah mencetak gol di enam laga Eropa beruntun dan menjadi pemain Nigeria pertama yang menembus 10 gol di Liga Champions.
Wilfred Singo masih absen karena cedera, sehingga Roland Sallai akan tetap mengisi posisi bek kanan. Sementara Davinson Sanchez kembali setelah menjalani skorsing di laga liga.
Pelatih Okan Buruk juga menghadapi pilihan sulit di lini tengah antara Mario Lemina, Gabriel Sara, dan Ilkay Gundogan, yang semuanya tampil solid di laga terakhir.
Dari kubu tamu, Ulrik Saltnes absen karena belum pulih, sedangkan Daniel Bassi dan Ola Brynhildsen masih menunggu hasil tes kebugaran.
Striker Kasper Hogh, pencetak 17 gol di liga Norwegia, belum mencetak gol di Eropa musim ini dan bertekad mengakhiri pacekliknya di Istanbul.
Bek tangguh Odin Bjortuft menjadi figur sentral di lini belakang Glimt. Selain tangguh bertahan, ia juga piawai membangun serangan dari bawah dengan 16 umpan progresif melawan Tottenham, tertinggi kedua di dua laga awal Liga Champions.
Ia juga mencetak dua gol ke gawang Sarpsborg, menjadikannya ancaman di bola mati.
Perkiraan Susunan Pemain
Galatasaray (4-2-3-1):
Cakir; Sallai, Sanchez, Bardakci, Jakobs; Lemina, Torreira; Akgun, Gundogan, Sane; Osimhen
Bodo/Glimt (4-3-3):
Haikin; Sjovold, Bjortuft, Aleesami, Bjorkan; Berg, Fet, Auklend; Evjen, Høgh, Hauge
Prediksi Skor: Galatasaray 3–1 Bodo/Glimt
Pertandingan ini berpotensi menjadi laga penuh gol. Galatasaray selalu mencetak gol dalam 22 dari 23 laga kandang terakhir di kompetisi UEFA, sementara Bodo/Glimt juga memiliki catatan mencetak dan kebobolan dalam sembilan laga kontinental terakhir.
Namun, dengan pengalaman, dukungan suporter fanatik, dan kualitas pemain yang lebih matang, Galatasaray diprediksi akan keluar sebagai pemenang dengan skor 3–1. (*)
Editor : Niklaas Andries