Kedua tim saat ini sama-sama berada di papan bawah klasemen grup. Frankfurt duduk di posisi ke-15 dengan tiga poin setelah dihajar Atletico Madrid 1–5 pada 30 September, sementara Liverpool berada satu tingkat di bawahnya setelah kalah 0–1 dari Galatasaray di laga terakhir bulan yang sama.
Frankfurt Kehilangan Ketajaman, Pertahanan Rapuh
Musim lalu, Eintracht Frankfurt tampil gemilang dengan finis di posisi ketiga Bundesliga, pencapaian terbaik mereka sejak 1991-1992. Namun, performa musim ini menurun drastis.
Dari tujuh pertandingan awal, mereka baru mengumpulkan 10 poin dan kini tertahan di peringkat ketujuh, tiga poin lebih sedikit dibanding periode yang sama musim lalu.
Pelatih Dino Toppmöller harus memutar otak karena lini belakang timnya menjadi titik lemah. Frankfurt telah kebobolan 18 gol dalam lima pertandingan terakhir, dan setidaknya dua gol di enam dari tujuh laga terakhir.
Meski begitu, daya serang Frankfurt tetap produktif dengan mencetak 12 gol dalam lima laga terakhir. Fakta menariknya, hanya satu dari 67 pertandingan terakhir Frankfurt di kompetisi Eropa yang berakhir tanpa gol, indikasi bahwa laga kontra Liverpool berpotensi berlangsung terbuka dan sarat gol.
Namun, performa terkini mereka tidak menjanjikan. Frankfurt gagal menang dalam tiga laga terakhir, dua di antaranya berujung kekalahan. Jika kembali tumbang dari Liverpool, itu akan menjadi kekalahan kandang ketiga beruntun, setelah kebobolan tujuh gol dalam dua laga terakhir di Deutsche Bank Park.
Liverpool Masih Belum Stabil
Kekalahan 1–2 dari Manchester United akhir pekan lalu semakin memperpanjang tren negatif Liverpool. Pasukan Arne Slot tampak kesulitan menjaga konsistensi, terutama dalam bertahan.
Sejauh musim ini, The Reds sudah kebobolan 16 gol dalam 11 laga, hampir menyamai total kebobolan dalam 22 pertandingan pertama musim lalu.
Lini pertahanan mereka mudah ditembus akibat koordinasi pressing yang belum solid. Bek sayap Milos Kerkez dan Conor Bradley sering kesulitan menghadapi kecepatan pemain lawan.
Masalah juga terjadi di lini depan. Liverpool hanya mampu mencetak tiga gol dalam empat kekalahan terakhir, situasi yang jarang terjadi dalam era modern klub ini.
Secara historis, Liverpool dan Frankfurt baru bertemu dua kali yakni pada Piala UEFA 1972-1973. Saat itu, The Reds menang 2–0 di Anfield dan bermain imbang 0–0 di Jerman, yang memastikan mereka lolos.
Menariknya, Arne Slot memulai musim dengan dua kemenangan tandang, namun kini timnya mengalami tiga kekalahan tandang beruntun, memperpanjang tren buruk sejak musim lalu.
Performa Terkini
Eintracht Frankfurt (semua kompetisi): Menang – Kalah – Menang – Kalah – Kalah – Seri
Liverpool di Liga Champions: Menang – Kalah
Liverpool (semua kompetisi): Menang – Menang – Kalah – Kalah – Kalah – Kalah
Kabar Tim
Di kubu Frankfurt, Can Uzun tampil impresif dengan enam gol sejauh musim ini dan kemungkinan besar kembali menjadi andalan di lini depan bersama Jonathan Burkardt.
Di lini tengah, duet Ellyes Skhiri dan Hugo Larsson akan menjadi pengatur ritme permainan, sedangkan Robin Koch dan Arthur Theate tetap dipercaya di jantung pertahanan meski sempat dikritik.
Sementara itu, Liverpool masih dilanda badai cedera. Ryan Gravenberch diragukan tampil akibat cedera pergelangan kaki, sehingga Curtis Jones bisa menggantikan posisinya. Alexis Mac Allister masih akan menjadi motor di lini tengah, meski performanya belum maksimal.
Kabar baik datang dari Andrew Robertson, yang diprediksi kembali ke susunan starter menggantikan Milos Kerkez. Di lini depan, Hugo Ekitike berpeluang menjadi starter menggantikan Alexander Isak setelah tampil tajam dengan lima gol musim ini.
Perkiraan Susunan Pemain
Eintracht Frankfurt (4-2-3-1):
Santos; Kristensen, Koch, Theate, Brown; Larsson, Skhiri; Doan, Uzun, Bahoya; Burkardt
Liverpool (4-2-3-1):
Mamardashvili; Szoboszlai, Gomez, Van Dijk, Robertson; Jones, Mac Allister; Salah, Wirtz, Gakpo; Ekitike
Prediksi Skor: Eintracht Frankfurt 2–3 Liverpool
Baca Juga: 55 Link Twibbon Hari Santri 2025 Terpopuler! Klik Gratis Langsung Pasang di Medsos
Kedua tim sama-sama memiliki masalah di lini pertahanan, tetapi pengalaman dan kualitas individu Liverpool bisa menjadi pembeda. Frankfurt diprediksi mampu mencetak gol di kandang, namun sulit menahan tekanan dari The Reds yang berambisi memutus tren negatif.
Dengan semangat untuk bangkit dan memperbaiki posisi di klasemen, Liverpool diprediksi meraih kemenangan tipis dalam laga sarat gol ini. (*)
Editor : Niklaas Andries