Pertandingan fase grup Liga Champions ini menjadi ujian penting bagi kedua tim yang hanya terpaut tiga poin di klasemen sementara.
Nerazzurri datang dengan performa luar biasa, mengantongi dua kemenangan tanpa kebobolan di ajang Eropa. Sebaliknya, Union SG masih berupaya bangkit setelah kekalahan telak di laga sebelumnya.
Inter Milan: Konsistensi dan Efisiensi yang Menggila
Inter Milan melanjutkan dominasi mereka di pentas Eropa dengan performa nyaris sempurna. Tim asuhan Cristian Chivu menang 2–0 atas Ajax di Amsterdam dan melanjutkannya dengan kemenangan meyakinkan 3–0 atas Slavia Praha di San Siro.
Lautaro Martínez tampil gemilang dengan dua gol ke gawang Slavia, sementara Marcus Thuram juga sempat memborong dua gol saat menghadapi Ajax.
Ketangguhan pertahanan Inter semakin menegaskan reputasi mereka yakni 10 clean sheet dari 11 laga fase grup terakhir, hanya satu kekalahan dari 16 pertandingan terakhir.
Sejak kekalahan pahit di final Liga Champions 2025 melawan Paris Saint-Germain, Inter bangkit dengan mental juara di bawah tangan dingin Chivu.
Momentum itu terlihat nyata usai kemenangan 1–0 atas AS Roma akhir pekan lalu, yang membuat Inter menyamai poin Napoli dan Roma di puncak klasemen Serie A.
Gol semata wayang dicetak oleh penyerang muda Ange-Yoan Bonny, yang menggantikan Marcus Thuram. Bonny kini telah berkontribusi dalam lima gol hanya dalam dua pertandingan terakhirnya, sinyal bahwa Inter tidak kekurangan opsi tajam di lini depan.
Satu-satunya noda di perjalanan mereka musim ini hanyalah kekalahan tipis 3–4 dari Juventus di Derby d’Italia bulan lalu. Sisanya, Inter tampil seperti mesin kemenangan yang nyaris tanpa cela.
Union SG: Sang Juara Belgia dalam Tekanan Berat
Union Saint-Gilloise datang ke laga ini dengan semangat juang tinggi meski sempat menerima hantaman keras. Sebagai juara bertahan Liga Belgia yang baru mengakhiri penantian 90 tahun, mereka sempat mengawali kampanye Eropa dengan gemilang usai menumbangkan PSV Eindhoven 3–1 di laga pembuka.
Namun, tren positif itu terhenti secara brutal saat mereka dihajar Newcastle United 0–4 di laga kandang perdana Liga Champions. Kekalahan itu memutus lima kemenangan beruntun mereka di semua ajang.
Kendati bermain di “kandang pinjaman” di Stadion Anderlecht karena markas asli mereka, Stade Joseph Marien, tak lolos standar UEFA, Union SG tetap percaya diri menatap laga besar ini.
Pelatih David Hubert, pengganti Sebastien Pocognoli yang kini melatih AS Monaco, menargetkan finis di posisi 24 besar untuk bisa lolos ke babak knockout playoff. Hasil imbang melawan Inter akan menjadi capaian yang sangat berharga bagi mereka.
Di kompetisi domestik, performa Union juga masih stabil. Kemenangan 3–1 atas Charleroi akhir pekan lalu membuat mereka tetap memimpin klasemen Liga Pro Belgia dengan keunggulan tiga poin dari Club Brugge.
Performa Terkini
Union SG – Liga Champions: Menang, Kalah
Union SG – Semua Kompetisi: Menang, Menang, Menang, Kalah, Kalah, Menang
Inter Milan – Liga Champions: Menang, Menang
Inter Milan – Semua Kompetisi: Menang, Menang, Menang, Menang, Menang, Menang
Kabar Tim: Lautaro Panas, Thuram Cedera
Bintang utama Lautaro Martínez tampil on fire dengan torehan 10 gol dari sembilan laga Liga Champions 2025, sejajar dengan Harry Kane dan Kylian Mbappe sebagai top skor sementara.
Namun, Inter harus kehilangan Marcus Thuram yang belum pulih dari cedera hamstring. Cristian Chivu kemungkinan besar akan menurunkan Ange-Yoan Bonny, atau memberi kesempatan kepada Francesco Pio Esposito yang baru mencetak gol debut di Serie A dan timnas Italia.
Bek Matteo Darmian juga masih absen, tetapi rotasi bisa terjadi karena jadwal padat menghadapi Roma dan Napoli. Nama-nama seperti Petar Sucic, Davide Frattesi, Piotr Zielinski, dan Carlos Augusto berpeluang tampil sebagai starter.
Sementara di kubu Union SG, Mohammed Fuseini absen karena cedera pergelangan kaki. Raul Florucz kembali dari hukuman larangan bermain dan siap mendampingi striker asal Kanada, Promise David, yang mencetak 19 gol musim lalu.
Di sektor belakang, Christian Burgess dan Kevin Mac Allister menjadi tumpuan pengalaman, dengan Mathias Rasmussen memegang peran vital sebagai motor serangan dari lini tengah.
Perkiraan Susunan Pemain
Union SG (3-4-1-2):
Scherpen; Mac Allister, Burgess, Leysen; Khalaily, Zorgane, Rasmussen, Niang; Ait El Hadj; Florucz, David
Inter Milan (3-5-2):
Sommer; Bisseck, Acerbi, Bastoni; Dumfries, Sucic, Calhanoglu, Frattesi, Augusto; Bonny, Martínez
Prediksi Skor: Union SG 1–2 Inter Milan
Union SG mungkin mampu mencuri satu gol, namun sulit membayangkan mereka bisa menumbangkan Inter Milan yang sedang berada di puncak performa.
Dengan struktur permainan yang solid dan efisiensi menyerang yang luar biasa, pasukan Cristian Chivu diprediksi akan memperpanjang rekor kemenangan mereka menjadi tujuh laga beruntun di semua kompetisi. (*)
Editor : Niklaas Andries