RADARBANYUWANGI.ID - Pebalap McLaren, Lando Norris, mengaku puas finis di posisi kedua pada ajang F1 Grand Prix Amerika Serikat setelah melalui pertarungan ketat melawan pebalap Ferrari, Charles Leclerc.
Norris menilai bahwa hasil tersebut sudah merupakan pencapaian maksimal dari tim McLaren pada akhir pekan balapan yang menantang.
Sejak awal balapan, Norris sudah menunjukkan performa kompetitif.
Ia start dari posisi kedua di samping pole sitter Max Verstappen.
Namun, selepas lampu hijau, Norris sempat kehilangan posisinya dari Leclerc dan harus berjuang keras untuk merebut kembali tempat kedua.
Pertarungan antara keduanya berlangsung sengit, terutama di Lap 21, ketika Norris berhasil menyalip Leclerc di tikungan ke-12.
Meski sempat unggul, situasi berubah setelah fase pit stop membuat Leclerc kembali berada di depan.
Kedua pebalap pun kembali terlibat duel menarik menjelang akhir balapan, dengan kondisi ban yang mulai menurun.
Menjelang garis finis, Norris akhirnya mampu menyalip kembali Leclerc dan mempertahankan posisi kedua hingga akhir balapan.
Ia menyebut pertarungan tersebut sebagai salah satu yang paling menguras energi di musim ini.
“Akhirnya saya berhasil menyalip Charles di akhir. Pertarungan yang sulit dan menyenangkan,” ujar Norris usai balapan, dikutip F1.
“Kami sudah melakukan segala yang bisa kami lakukan. Tidak banyak lagi yang bisa diperbaiki dari sisi strategi maupun performa,” ungkapnya.
Norris juga mengungkapkan bahwa salah satu kunci suksesnya adalah strategi pendinginan ban yang disarankan oleh insinyur balapnya, Will Joseph.
Ia menjelaskan bahwa ban baru memang memberikan keunggulan pada awal stint, tetapi juga cepat panas dan kehilangan grip jika terlalu dipaksa.
“Saat ban masih segar, kamu ingin segera menyerang, tapi itu juga saat suhu ban paling tinggi,” jelas Norris.
“Saya sempat menahan diri beberapa lap untuk mendinginkan ban, lalu mencoba lagi, dan akhirnya berhasil,” pungkasnya.
Dengan hasil ini, Norris kini memangkas jarak poin di klasemen sementara kejuaraan dunia menjadi hanya 14 poin dari rekan setimnya, Oscar Piastri, yang finis di posisi kelima.
Sementara itu, kemenangan Verstappen membuat pebalap Red Bull tersebut semakin mendekati puncak klasemen, tertinggal 40 poin dari Piastri.
Editor : Lugas Rumpakaadi