Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

The Reds Limbung, Jurgen Klopp Buka Suara Soal Peluang Kembali ke Liverpool: Secara Teoretis, Bisa Terjadi!

Niklaas Andries • Selasa, 21 Oktober 2025 | 15:35 WIB

COMEBACK: Terpuruknya Liverpool memunculkan wacana Jurgen Klopp kembali ke Anfield
COMEBACK: Terpuruknya Liverpool memunculkan wacana Jurgen Klopp kembali ke Anfield
RADARBANYUWANGI.ID - Jurgen Klopp memantik spekulasi baru setelah mengaku “secara teoretis, mungkin saja” dirinya kembali ke Liverpool suatu saat nanti.

Meski kini tengah menikmati karier barunya di luar dunia kepelatihan, mantan pelatih The Reds itu tak sepenuhnya menutup pintu untuk reuni dengan klub yang membesarkan namanya di Inggris.

Klopp meninggalkan Anfield pada akhir musim lalu setelah hampir sembilan tahun membawa Liverpool meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk Liga Champions dan Premier League.

Kini, penerusnya, Arne Slot, sedang berada di bawah tekanan besar setelah timnya menelan empat kekalahan beruntun, termasuk kekalahan 1–2 dari Manchester United akhir pekan lalu.

Walau posisinya belum terancam, kegagalan Slot memanfaatkan investasi besar klub pada bursa transfer musim panas bisa memperburuk situasinya di Anfield.

Klopp: “Jika Saya Kembali ke Inggris, Itu Hanya Liverpool”

Baca Juga: MenPAN-RB Ingatkan Kepala Daerah: Jangan Semua Honorer Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu!

Klopp menyinggung kemungkinan dirinya kembali ke dunia kepelatihan dan menyebut hanya Liverpool yang mungkin ia pertimbangkan.

“Saya pernah bilang, saya tidak akan melatih klub lain di Inggris. Jadi, kalau saya kembali ke Inggris, ya itu pasti Liverpool,” ungkap Klopp. “Secara teoretis, hal itu mungkin saja terjadi.”

Namun, pria asal Jerman itu menegaskan bahwa dirinya tidak merindukan pekerjaan sebagai pelatih saat ini.

“Saya mencintai apa yang saya lakukan sekarang. Saya masih melatih, tapi dalam bentuk berbeda bukan pemain. Saya tidak rindu berdiri di bawah hujan selama berjam-jam, menghadiri konferensi pers tiga kali seminggu, atau menjawab belasan wawancara setiap pekan,” tuturnya.

Klopp menambahkan, “Saya sudah memimpin sekitar 1.080 pertandingan, jadi saya sudah cukup sering berada di ruang ganti. Apakah saya harus memutuskan sekarang untuk tidak melatih lagi? Tidak. Saya hanya akan melihat bagaimana masa depan berjalan.”

Liverpool sebelumnya pernah mengalami situasi serupa ketika Sir Kenny Dalglish kembali ke kursi pelatih pada 2011 setelah sempat mundur beberapa tahun sebelumnya.

Namun Klopp menyadari, konteks kali ini berbeda, baik dari sisi kepemilikan klub maupun peran pribadinya saat ini sebagai Global Head of Soccer di Red Bull.

Meski begitu, jika performa buruk Liverpool di bawah Arne Slot berlanjut, rumor mengenai potensi kembalinya Klopp hampir pasti akan semakin menguat.

Namun, berdasarkan pengakuannya, Klopp kemungkinan besar baru akan mempertimbangkan tawaran kembali jika ia benar-benar mulai merindukan atmosfer ruang ganti dan tekanan kompetitif sepak bola. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#premier league #Liverpool #jurgen klopp