Kekalahan ini menambah derita The Reds, yang kini telah menelan empat kekalahan beruntun di semua kompetisi dengan rekor terburuk mereka sejak 2014.
Babak Pertama: Gol Kilat dan Kontroversi di Anfield
Pertandingan baru berjalan dua menit ketika Bryan Mbeumo membuka keunggulan cepat bagi Manchester United dengan gol tercepat kedua dalam sejarah pertemuan kedua tim di Liga Inggris.
Namun, proses terjadinya gol tersebut penuh kontroversi. Alexis Mac Allister sempat terkapar karena benturan dengan Virgil van Dijk, tetapi wasit Michael Oliver memutuskan untuk melanjutkan permainan.
Momen itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh tim tamu. Amad Diallo mengirim umpan luar kaki yang indah kepada Mbeumo, dan penyerang asal Kamerun itu dengan tenang menaklukkan Giorgi Mamardashvili, membawa United unggul 1–0.
Liverpool Tekan, tapi Gagal Maksimalkan Peluang
Liverpool berusaha keras membalas, namun keberuntungan belum berpihak. Cody Gakpo dua kali membentur tiang gawang di babak pertama, sementara Bruno Fernandes juga hampir menambah keunggulan United lewat tembakan keras yang membentur mistar.
Kiper muda United, Senne Lammens, menjadi tembok kokoh dengan menggagalkan peluang emas Alexander Isak, membuat tuan rumah frustrasi hingga turun minum.
Babak Kedua: Gakpo Samakan Skor, Maguire Balikkan Keadaan
Memasuki babak kedua, Gakpo kembali sial setelah tembakannya kembali membentur tiang untuk ketiga kalinya dalam laga ini.
Namun, kerja kerasnya terbayar lunas di menit ke-78. Dalam situasi kemelut, Federico Chiesa memberikan umpan matang di depan gawang dan disambar Gakpo dari jarak dekat untuk menyamakan kedudukan 1–1.
Pelatih Arne Slot memasukkan sejumlah pemain ofensif untuk mengejar kemenangan, tetapi justru Harry Maguire yang menjadi pembeda.
Kapten Inggris itu melompat tinggi dan menanduk bola hasil umpan silang akurat Bruno Fernandes pada menit ke-84, membawa United unggul 2–1 dan membungkam publik Anfield.
United sukses bertahan selama delapan menit tambahan waktu dan akhirnya merayakan kemenangan tandang pertama di Anfield sejak 2016 dimana hasil yang menegaskan kebangkitan mereka di bawah asuhan Amorim.
Ruben Amorim dan “Masterclass” Taktikalnya
Kemenangan ini menjadi momen spesial bagi Rúben Amorim, yang hampir genap setahun menangani Manchester United sejak menggantikan Erik ten Hag.
Untuk pertama kalinya, Amorim mencatat dua kemenangan beruntun di Liga Premier Inggris, sekaligus mematahkan rekor tandang buruk United sejak Maret lalu.
Keputusan berani Amorim untuk menurunkan Harry Maguire sebagai starter dan mencadangkan Benjamin Šeško terbukti jitu. Strateginya memadukan transisi cepat dan efektivitas serangan udara menjadi kunci kemenangan United di markas rival abadinya.
Sorotan Pertandingan
Bryan Mbeumo (2’), Membuka keunggulan cepat United lewat serangan balik penuh kontroversi.
Mohamed Salah (65’), Gagal memanfaatkan peluang emas di depan gawang, peluang yang jarang ia lewatkan.
Cody Gakpo (78’), Menyamakan kedudukan setelah tiga kali membentur tiang gawang.
Harry Maguire (84’), Menjadi penentu kemenangan lewat sundulan keras memanfaatkan umpan Fernandes.
Pemain Terbaik: Harry Maguire
Bek asal Inggris ini tampil solid dan berpengaruh besar di kedua sisi lapangan.
Selain mencetak gol kemenangan, Maguire mencatat 7 sapuan, 3 blok, dan memenangkan 5 duel udara dengan penampilan yang membungkam para pengkritiknya dan membuktikan kualitas kepemimpinannya.
Statistik Pertandingan
Penguasaan Bola: Liverpool 63%-37% Man United
Tendangan: Liverpool 18-12 Man United
On target: Liverpool 6-4 Man United
Tendangan Sudut: Liverpool 9-4 Man United
Pelangaran: Liverpool 8-14 Man United
Pertandingan Berikutnya
Liverpool kini akan mengalihkan fokus ke Liga Champions, bertandang ke markas Eintracht Frankfurt pada Rabu malam sebelum menghadapi Brentford akhir pekan depan.
Sementara itu, Manchester United, yang tidak memiliki jadwal Eropa musim ini, akan menjamu Brighton & Hove Albion di Old Trafford pada Sabtu (25 Oktober) malam waktu setempat — momentum ideal untuk memperpanjang tren positif mereka. (*)
Editor : Niklaas Andries