Gol kemenangan United dicetak Harry Maguire melalui sundulan tajam di babak kedua, memastikan tim tamu membawa pulang tiga poin penting sekaligus menorehkan kemenangan tandang pertama mereka di Anfield sejak 2016.
Pertandingan baru berjalan 62 detik ketika Bryan Mbeumo memanfaatkan kesalahan fatal antara Virgil van Dijk dan Ibrahima Konaté, membawa Manchester United unggul cepat 1–0.
Liverpool merespons dengan serangan agresif. Cody Gakpo menjadi ancaman utama lini depan tuan rumah, namun sial baginya, tiga peluang emasnya hanya membentur tiang gawang. Upaya kerasnya akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78 ketika ia menyamakan kedudukan menjadi 1–1 lewat penyelesaian cerdas di kotak penalti.
Namun, ketika momentum tampak berbalik untuk Liverpool, United justru kembali menusuk. Bruno Fernandes, yang sempat mengenai tiang gawang di babak pertama, mengirim umpan silang akurat yang disundul Harry Maguire dengan sempurna untuk menutup laga dengan skor 2–1 bagi tim tamu.
Kemenangan ini membawa Manchester United naik ke peringkat sembilan klasemen sementara, hanya tertinggal dua poin dari Liverpool yang masih tertahan di posisi keempat namun kini tengah menjalani periode kelam dengan empat kekalahan beruntun di semua ajang.
Fakta Menarik di Balik Kekalahan Liverpool:
1. Krisis Tanpa Ujung
Liverpool mencatat empat kekalahan beruntun di semua kompetisi untuk pertama kalinya sejak November 2014. Di Liga Premier, ini juga menjadi tiga kekalahan beruntun pertama sejak Februari 2021 menjadi sinyal bahaya bagi skuad Jurgen Klopp yang kini kesulitan menjaga konsistensi.
2. Kemenangan Bersejarah di Anfield
Manchester United akhirnya mengakhiri kutukan di Anfield. Kemenangan kali ini adalah yang pertama sejak Januari 2016, kala tim masih diasuh Louis van Gaal. Sebelumnya, Setan Merah melewati sembilan laga tanpa kemenangan (5 imbang, 4 kalah) di markas Liverpool.
3. Momentum Amorim
Pelatih anyar Rúben Amorim mencatat dua kemenangan Liga Premier beruntun untuk pertama kalinya sejak mengambil alih kursi manajer. United juga menjadi tim terakhir dari 17 peserta tetap Liga Premier sejak musim lalu yang akhirnya mencatat dua kemenangan berturut-turut.
4. Pertahanan Liverpool Bocor
Sejak awal Mei, Liverpool menjadi tim dengan kebobolan dua gol atau lebih terbanyak di Liga Premier, dengan catatan 8 kali dari 12 laga terakhir. Statistik ini memperlihatkan lemahnya lini pertahanan The Reds yang dulu dikenal solid.
Kekalahan ini semakin menegaskan bahwa Liverpool sedang berada di bawah tekanan besar, sementara Manchester United perlahan menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Dengan performa yang mulai stabil, Amorim tampaknya berhasil mengembalikan semangat juang Setan Merah di panggung Liga Inggris. (*)
Editor : Niklaas Andries