Tim asuhan Vincenzo Italiano tengah memburu kemenangan ketiga beruntun atas Cagliari di liga, namun statistik menunjukkan bahwa tugas ini tidak akan mudah. Dalam sejarah Serie A, Bologna belum pernah menang dua kali berturut-turut di Sardinia.
Cagliari menatap laga ini dengan performa yang cukup stabil. Dalam lima pertandingan terakhir di Serie A, pasukan Fabio Pisacane mencatat dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang hasil ini menunjukkan tren performa yang belum sepenuhnya konsisten.
Secara keseluruhan, mereka telah mengantongi dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan dari enam laga, baik di kandang maupun tandang.
Sebelum jeda internasional, Cagliari gagal meraih kemenangan dalam dua laga beruntun. Kini, mereka bertekad bangkit sekaligus menyalip Bologna yang unggul dua poin di papan klasemen.
Namun, catatan pertemuan keduanya tidak berpihak pada tuan rumah: Cagliari kalah empat kali dalam lima laga terakhir melawan Bologna, termasuk dua kekalahan musim lalu yakni skor 0–2 di Sardinia dan 1–2 di Dall’Ara.
Satu-satunya kemenangan Cagliari atas Bologna dalam tiga tahun terakhir terjadi pada Januari 2024 dengan skor 2–1, yang tampak lebih sebagai pengecualian daripada tren baru.
Di sisi lain, Bologna datang dengan motivasi tinggi. Jika mampu membawa pulang tiga poin, mereka berpeluang menembus posisi enam besar, bahkan bisa naik ke peringkat tiga tergantung hasil tim-tim lain seperti AC Milan, Inter Milan, Juventus, dan Atalanta.
Dengan 10 poin dari enam pertandingan, Rossoblu perlahan menunjukkan konsistensi, namun performa tandang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi mereka hanya meraih satu poin dari tiga laga tandang sejauh ini, meski tampil sempurna di kandang dengan sembilan poin penuh.
Meski begitu, perlu dicatat bahwa dua kekalahan tandang Bologna musim ini datang dari tim papan atas, AS Roma dan AC Milan, yang membuat performa mereka masih bisa dimaklumi.
Kini, Bologna akan berusaha menulis sejarah baru dengan meraih kemenangan tandang beruntun atas Cagliari untuk pertama kalinya di Serie A.
Performa Terakhir
Cagliari (Serie A): Seri – Kalah – Menang – Menang – Kalah – Seri
Cagliari (semua kompetisi): Kalah – Menang – Menang – Menang – Kalah – Seri
Bologna (Serie A): Kalah – Menang – Kalah – Menang – Seri – Menang
Bologna (semua kompetisi): Kalah – Menang – Kalah – Seri – Seri – Menang
Kabar Tim
Baca Juga: Probolinggo–Besuki Tuntas! 125,72 Kilometer Lagi Tol Probowangi Tembus Banyuwangi
Cagliari menghadapi masalah serius di lini depan setelah kehilangan Andrea Belotti hingga akhir musim akibat cedera lutut parah.
Selain itu, beberapa pemain penting seperti Alessandro Di Pardo, Yerry Mina, Boris Radunovic, dan Marko Rog masih dalam masa pemulihan namun diperkirakan segera kembali dalam waktu dekat.
Ketiadaan Belotti memaksa pelatih Fabio Pisacane memutar otak untuk menemukan solusi baru di lini serang, mengingat striker veteran itu menjadi satu-satunya pemain Cagliari yang mencetak lebih dari satu gol musim ini.
Sementara itu, Bologna justru berada dalam kondisi hampir ideal. Hanya Ciro Immobile yang masih cedera dan tidak bisa dimainkan akhir pekan ini.
Di lini depan, Riccardo Orsolini menjadi ancaman utama dengan torehan empat gol yang membuatnya sejajar dengan bintang AC Milan, Christian Pulisic, di puncak daftar top skor Serie A.
Selain itu, Nicolo Cambiaghi, yang sudah berkontribusi dalam tiga gol, kemungkinan besar akan kembali mengisi sisi sayap berlawanan untuk memperkuat daya dobrak tim tamu.
Perkiraan Susunan Pemain
Cagliari (3-5-2):
Caprile; Zappa, Pedro, Luperto; Palestra, Adopo, Prati, Folorunsho, Obert; Esposito, Borrelli
Bologna (4-2-3-1):
Skorupski; Zortea, Heggem, Lucumi, Miranda; Moro, Freuler; Orsolini, Odgaard, Cambiaghi; Castro
Prediksi Skor: Cagliari 1–1 Bologna
Meski Bologna memiliki rekor impresif atas Cagliari dalam beberapa musim terakhir, performa tandang mereka musim ini masih belum meyakinkan. Cagliari berpotensi memanfaatkan dukungan publik Unipol Domus untuk mengamankan satu poin penting dan menahan laju Rossoblu di pekan ketujuh Serie A 2025. (*)
Editor : Niklaas Andries