RADARBANYUWANGI.ID - Ajang Formula 1 (F1) Grand Prix Amerika kembali menghadirkan drama panas.
Kali ini, sorotan tertuju pada pembalap Aston Martin, Lance Stroll, yang dijatuhi hukuman penalti grid lima posisi setelah terlibat tabrakan dengan pembalap Haas, Esteban Ocon, dalam sesi Sprint pada Sabtu, 19 Oktober 2025.
Insiden terjadi di fase akhir balapan sprint sejauh 100 kilometer.
Stroll, yang tengah berusaha menyalip Ocon di tikungan pertama, melakukan pengereman terlambat.
Akibatnya, mobil Aston Martin AMR25 miliknya kehilangan kendali dan menabrak sisi mobil Haas milik Ocon, membuat sang pembalap Prancis harus mengakhiri balapan lebih cepat.
Meskipun sempat mencoba melanjutkan lomba, Stroll akhirnya terpaksa menepi karena kerusakan pada mobilnya cukup parah.
Usai balapan, pihak steward langsung melakukan investigasi terhadap insiden tersebut dengan menghadirkan kedua pembalap serta perwakilan tim masing-masing.
Dalam dokumen resmi hasil sidang steward, disebutkan bahwa mobil nomor 18 (Stroll) mencoba melakukan manuver menyalip di bagian dalam menuju tikungan pertama, namun salah memperkirakan titik pengereman sehingga menabrak mobil nomor 31 (Ocon).
Steward menilai Stroll sepenuhnya bertanggung jawab atas kecelakaan itu dan menjatuhkan hukuman penalti grid lima posisi untuk balapan utama hari Minggu, 19 Oktober 2025.
Selain itu, Stroll juga menerima dua poin penalti tambahan pada lisensinya.
Dengan tambahan ini, total poin pelanggarannya dalam 12 bulan terakhir mencapai tujuh poin.
Jika mencapai 12 poin dalam periode satu tahun, pembalap bisa dikenai larangan balapan satu seri, sebuah ancaman yang jelas ingin dihindari oleh pembalap Kanada tersebut.
Balapan sprint kali ini memang diwarnai banyak insiden.
Selain Stroll dan Ocon yang gagal finis, tiga pembalap lainnya, Lando Norris, Oscar Piastri (keduanya dari McLaren), serta Fernando Alonso dari Aston Martin, juga terpaksa mundur di lap pertama akibat tabrakan beruntun di tikungan awal.
Dengan penalti ini, posisi start Lance Stroll di balapan utama GP Amerika akan turun lima tempat dari hasil kualifikasi.
Sementara itu, tim Aston Martin kini harus bekerja keras memperbaiki performa setelah dua pembalapnya sama-sama gagal menyelesaikan Sprint.
Editor : Lugas Rumpakaadi