RADARBANYUWANGI.ID - Kekacauan terjadi di awal Sprint F1 Grand Prix Amerika Serikat 2025 ketika dua pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, harus mengakhiri balapan lebih cepat setelah insiden di tikungan pertama.
Balapan dimulai dengan Max Verstappen mempertahankan posisi terdepan dari duo McLaren.
Namun, drama langsung terjadi di tikungan pertama. Mobil Nico Hulkenberg dari tim Kick Sauber menyenggol bagian belakang mobil Piastri, membuat pembalap asal Australia itu kehilangan kendali.
Akibatnya, mobil Piastri berputar dan menabrak rekan setimnya sendiri, Norris, yang tidak punya ruang untuk menghindar.
Benturan itu membuat kedua mobil McLaren rusak parah dan tak bisa melanjutkan balapan.
Setelah balapan, Norris mengungkapkan kekecewaannya terhadap insiden tersebut.
“Saya bahkan tidak tahu harus berbuat apa. Saya hanya tertabrak,” ujar pembalap berusia 25 tahun itu.
Menurut Norris, insiden bermula dari kekacauan di barisan belakang yang membuat dirinya menjadi korban tanpa kesalahan.
Sementara itu, Piastri juga menyayangkan hasil buruk tersebut.
“Saya belum sempat melihat rekaman insiden, tapi saya mendapat benturan dari belakang dan kemudian mobil saya menghantam Lando,” ungkap Piastri.
“Sungguh disayangkan, karena kami sebenarnya punya peluang bagus di Sprint ini,” katanya.
Meski gagal finis, posisi Piastri di puncak klasemen Kejuaraan Dunia Pembalap (Drivers’ Championship) masih aman dengan 336 poin.
Namun, Max Verstappen, yang memenangkan Sprint tersebut, kini hanya tertinggal 55 poin di posisi ketiga.
Norris sendiri berada di posisi kedua dengan selisih 22 poin dari rekan setimnya.
Kegagalan di Sprint tentu menjadi pukulan bagi McLaren, terutama setelah performa konsisten mereka sepanjang musim.
Tim asal Woking itu kini fokus memperbaiki strategi dan memastikan insiden serupa tidak terulang pada balapan utama.
Editor : Lugas Rumpakaadi