Laga berlangsung sengit sejak peluit awal. Pedri membuka keunggulan Barcelona di menit ke-13 lewat sepakan akurat setelah memanfaatkan celah di pertahanan Girona.
Namun tujuh menit berselang, Axel Witsel menyamakan kedudukan dengan aksi spektakuler lewat tendangan salto yang tak mampu dihalau Marc-André ter Stegen.
Ketika hasil imbang tampak tak terelakkan, Frenkie de Jong mengirim umpan silang tajam yang disambut Araujo dengan tandukan keras ke sudut bawah gawang, memastikan tiga poin penting untuk tim asuhan Hansi Flick.
Kemenangan ini tak hanya menjaga tren positif Blaugrana, tetapi juga membawa mereka naik ke puncak klasemen sementara La Liga, unggul satu poin atas Real Madrid yang baru akan bertanding melawan Getafe pada Sabtu (18/10).
Sementara itu, Girona terpuruk di posisi ke-19 dengan baru mengumpulkan enam poin dari sembilan laga.
Mental Juara Barcelona Terselamatkan di Menit Akhir
Meski meraih kemenangan, permainan Barcelona jauh dari kata meyakinkan. Tim Catalan tampil rapuh di lini belakang dan nyaris kehilangan dua poin penting menjelang El Clasico pekan depan.
Pelatih Hansi Flick menurunkan formasi yang cukup berani dengan Toni Martinez (17 tahun) sebagai penyerang utama, didukung Marcus Rashford dan Lamine Yamal.
Bagi Yamal, laga ini menjadi penampilan perdananya setelah pulih dari cedera pangkal paha, bermain selama 64 menit dengan performa menjanjikan.
Fermin Lopez juga memberikan angin segar setelah tampil solid sepanjang babak kedua. Namun Flick jelas memiliki pekerjaan rumah besar di sektor pertahanan, terutama menghadapi Real Madrid yang memiliki lini serang lebih tajam.
Absennya Robert Lewandowski, Raphinha, dan Ferran Torres membuat daya dobrak Barcelona menurun drastis. Beruntung, Araujo yang masuk di menit ke-82 berhasil menjadi pembeda di saat paling menentukan.
Girona tampil berani dan cukup dominan di babak pertama, tetapi kurang efisien dalam memanfaatkan peluang emas.
Sorotan Laga: Gol dan Momen Penting
13’ – Pedri (Barcelona 1-0 Girona)
Pedri membuka skor lewat penyelesaian tenang setelah memanfaatkan ruang bebas di kotak penalti.
20’ – Axel Witsel (Barcelona 1-1 Girona)
Girona menyamakan kedudukan lewat gol indah dari Witsel, yang mencetak tendangan salto menawan dari dalam kotak penalti.
90+3’ – Ronald Araujo (Barcelona 2-1 Girona)
Drama di menit akhir! Araujo memaksimalkan umpan silang De Jong untuk mencetak gol penentu kemenangan Barcelona di waktu tambahan.
Meski Barcelona tidak tampil dominan, Frenkie de Jong layak dinobatkan sebagai Man of the Match. Gelandang asal Belanda itu menjadi motor penggerak permainan dengan akurasi umpan 88%, penguasaan bola matang, dan kreativitas dari lini tengah.
Assist krusialnya untuk gol Araujo menjadi pembuktian bahwa perpanjangan kontraknya bukan tanpa alasan yakni ia adalah roh permainan Blaugrana di bawah era Flick.
Statistik Pertandingan Barcelona vs Girona
Penguasaan Bola: Barcelona 49%-51% Girona
Tembakan: Barcelona 11-17 Girona
On Target: Barcelona 2-6 Girona
Tendangan Sudut: Barcelona 5-2 Girona
Pelanggaran: Barcelona 13-16 Girona
Meski kalah secara statistik, efektivitas menjadi kunci kemenangan Barcelona. Girona menciptakan lebih banyak peluang, namun gagal memanfaatkan momen penting untuk mencuri poin di markas rival sekota mereka.
Pertandingan Selanjutnya
Barcelona kini akan mengalihkan fokus ke Liga Champions, menjamu Olympiacos di Camp Nou pada Selasa malam. Setelah itu, mereka akan menghadapi ujian besar dalam El Clásico melawan Real Madrid akhir pekan depan dengan laga yang bisa menentukan puncak klasemen sementara.
Sementara itu, Girona akan berusaha bangkit ketika menjamu Real Oviedo pada Sabtu mendatang, berharap bisa keluar dari zona merah. (*)
Editor : Niklaas Andries